myimage.id | Batik Lasem adalah sebuah warisan percampuran budaya Tionghoa dan Jawa berupa batik tulis yang memiliki motip yang unik dan warna yang berani dan menarik, yang lahir di pesisir Utara Jawa tepatnya di Lasem, yang konon dimulai sejak masa Na Li Ni atau Si Putri Campa istri Bi Nang Uh, seorang anggota ekspedisi Cheng He (1405-1433) yang memperkenalkan teknik membatik pada abad ke 15.

batik lasem

Masa keemasan Batik Lasem dibangun oleh orang-orang Tionghoa Lasem sekitar tahun 1860 an. Ini merupakan sebuah usaha yang sangat menguntungkan selain berbisnis candu pada waktu itu.

batik lasem

Motipnya sangat mendapat pengaruh dari budaya Tionghoa yang bercampur dengan motip lokal. Motip khas Batik Lasem adalah mempunyai warna merah yang sering disebut dengan getih pithik “merah darah ayam”, serta banyak mengandung makna seperti kupu-kupu yang mempunyai makna kecantikan, bunga piono mempunyai makna keindahan dan burung hong yang mempunyai makna dengan kecantikan.

batik lasem

Banyak sekali makna dari kisah batik yang lama yang kemudian di reproduksi menjadi kisah yang di pakemkan, sehingga Batik Lasem ini memiliki aneka kisah dan simbolisme yang diambil dari sejarah, alam, budaya Jawa bercampur dengan Tionghoa.

batik lasem

Motip dari Batik Lasem ini utamanya ada 3 yaitu latohan, sekar jagad dan watu pecah/kricak, tapi sekarang berkembang motip batik tulis yang mengambarkan tokoh-tokoh mitologi dalam pewayangan seperti Semar berpadu padan dengan kaligrafi aksara Cina. Tapi yang terkenal dari motip Batik Lasem ini bernama Sekar Jagad 3 negeri dan 4 Negeri, walaupun pada perkembangan yang semakin maju ini kemudian muncul motip-motip kontemporer yang juga disenangi oleh masyarakat.

batik lasem

Tentang pewarnaan, Batik Lasem ini masih konservatip mempertahankan warna-warna merah maupun biru. Untuk batik sekar kencana (wedalan) warna birunya menyerupai warna saphire. Namun secara umum warna warna universal merahlah yang menjadi ciri dari Batik Lasem ini.

batik lasem

batik lasem

Sedangkan proses pembuatan Batik Lasem ini hampir sama dengan proses pembuatan batik tulis pada umumnya di daerah lain. Bahan jadi dari batik tulis lasem ini biasanya digunakan untuk kehidupan sehari-hari seperti kain panjang, sarung, selendang, tokwi dan lain-lain.

batik lasem

Sebuah warisan seni budaya Batik yang harus dilestarikan dan di kembangkan agar lestari dan tidak kemakan oleh kemajuan jaman. Dan dapat dijadikan daya tarik wisatawan asing maupun local untuk datang ke Indonesia, khususnya Lasem yang terkenal dengan little Cina nya Indonesia. (Rahman Hakim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here