myimage.id | Beksan Menak Putri adalah tari menak gaya Yogyakarta yang menceritakan tentang peperangan antara Dewi  Kelasworo dari negeri Ngrajak melawan Dewi Widaninggar dari negeri Tartaripura.

Beksan Menak Putri, classic dance

Beksan ini ide ceritanya mengambil dari serat menak, dimana Beksan Menak Putri ini diciptakan oleh istri dari Alm. KRT. Sasmintadipura (Romo Sas) pada tahun 2013 dengan versi pendek, yang digunakan sebagai bahan pengajaran tari menak di AK Seni dan Budaya Yogyakarta.

Beksan Menak Putri, classic danceHal ini disebabkan karena beksan menak ciptaan KRT. Sasmintadipura (Romo Sas) durasinya panjang-panjang, maka diciptakan versi pendeknya tanpa meninggalkan esensi seperti beksan menak lainnya, dengan sedikit pembeda pada karakternya.

Beksan Menak Putri, classic dance

Beksan ini ditarikan sebagai salah satu tarian pembuka dalam acara Drama Tari Geni Seni Sak Pelik yang merupakan acara dalam rangka rangka menyambut wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 September untuk Angkatan 4 oleh Ngarso Ndalem.

Beksan Menak Putri, classic dance

Beksan Menak Putri  merupakan tari yang di persembahan untuk  Akademi, Dosen dan masyarakat yang diselengarakan pada tanggal 1 September 2018 jam 19.30 wib sampai selesai di Pendopo Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta.

Beksan Menak Putri, classic dance

Ragam gerak dalam Beksan Menak Putri ini, hampir sama dengan ragam gerak beksan menak gaya Yogyakarta yang lainnya, dimana struktur tarinya merupakan beksan berpasangan (duet), dengan pengolahan pola lantai yang lebih dinamis dan variatip.

Beksan Menak Putri, classic dance

Beksan menak pada pola lantainya biasanya cenderung hanya ke kanan dan ke kiri saja, kali ini memakai pola lantai yang dalam peperangan dengan bentuk melingkar, kedepan, kebelakang yang sangat dinamis. Dengan durasi yang pendek ini, ada sedikit tuntutan dimana penarinya harus untuk lebih prigel.

Beksan Menak Putri, classic dance

Busana yang dikenakan dalam beksan ini disesuaikan dengan karakter wayang golek menak itu sendiri, dimana disini ada dua tokoh yaitu Kelasworo (Putri Jawa) dengan memakai jamang lar, baju bludru lengan panjang warna hijau tua, celana dan sampur cinde, slepe, kalung susun tiga, klat bahu dengan properti keris dan panah.

Beksan Menak Putri, classic dance

Sedang busana Dewi Widaninggar (Putri Cina) menggunkan busana khusus putri menak Cina dengan properti panah dan cundrik (keris versi cina), dengan riasan yang spesifik/khusus  juga yang mempertegas sebagai putri  dari negara Cina.

Beksan Menak Putri, classic dance

Irama gendhing yang mengiringi beksan ini menggunakan alat musik gamelan klasik Jawa secara live show, dengan gendhing ketawang mbrondong mentul dan playon pelog barang.

Beksan Menak Putri, classic dance

Beksan Menak Putri

1Persembahan:Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta
2Penari:
  1. Kelasworo (Inca Sela Prastiwi)

  2. Dewi Widaninggar (Febriliana Puspa Rahayu)

Beksan Menak Putri, classic dance

Makna dalam tarian ini jangan dilihat dari peperangan dan perebutan kekuasaannya saja, tetapi perlu dilihat dari usaha untuk mendapatkan sesuatunya, dimana semuanya dituntut untuk lebih berusaha yang lebih keras dalam menggapai tujuan dengan dengan segenap konsentrasi dan ketekunan kita. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here