myimage.id | Beksan Menak Sudarawerti Widaningsih merupakan tari klasik menak gaya Yogyakarta yang menceritakan tentang peperangan antara Dewi Sudarawerti  istri Jayengrana melawan Dewi Widaningsih putri dari negeri Tartaripura (Cina). Hal ini karena sangat dendam kepada Jayengrana yang telah membunuh Dewi Adaninggar yang masih saudaranya. Peperanganpun terjadi diantara keduanya, walaupun sama-sama sakti pada akhirnya dimenangkan oleh Dewi Sudarawerti.

Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Tarian golek menak diciptakan pertama kali oleh Sri Sultan HB IX pada tahun 1941, walaupun ide ceritanya mengambil dari serat menak, beliau juga berkenan memasukan berbagai unsur budaya Jawa seperti ekspresi tari topeng, kendangan Sunda dan pencak minang. Perpaduan antara budaya Jawa dengan Islam terlihat pada tarian menak ini, dimana dimasukannya stilisasi gerakan sholat yang selalu mengawali setiap frase tariannya.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Tarian ini disusun oleh KRT. Sunaryadi Maharsisworo, SST. M. Sn pada  tahun 2018, idenya ingin membuat versi tari menak selain yang sudah ada sebagai bagian dari pelestarian dan pengembangan tari menak gaya Yogyakarta secara nyata. Beksan ini disusun dengan durasi yang pendek tanpa harus meninggalkan esensi seperti beksan menak lainnya dengan sedikit pembeda pada karakternya.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, cultureBeksan ini ditarikan dalam acara Sapta Karya Tari sebagai Atraksi Budaya Tari Yogyakarta yang diadakan di POS Rertno Aji Mataram  pada hari Senin tanggal 3 September 2018 pukul 19.00 sampai selesai. Selain tarian ini beliau disini juga menampilkan  total 7 karya terbaru.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram (POSRAM) adalah sebuah sanggar tari klasik gaya Yogyakarta dan tari modern yang berdiri pada tanggal 9 Juli 1984 yang didirikan oleh Dr. KRT. Sunaryadi Maharsisworo, SST. M. Sn. Sanggar tari ini mempunyai base camp di jalan Gedongkiwo MJ I/886 Yogyakarta 55142- Indonesia.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Acara ini sudah berlangsung yang ke 3 kali, dimana pada tahun 2017 dilaksanakan 2 kali yang bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta dan Balai Pelestarian Nilai Budaya DIY. Kali ini Atraksi Budaya Tari  Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Sebuah produktifitas yang sangat tinggi dan layak diapresiasikan oleh semua pihak, selama dua tahun terakhir beliau sudah menghasilkan 21 tarian baru dalam bentuk tari klasik gaya Yogyakarta maupun tari kreasi baru.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Ragam gerak dalam beksan ini hampir sama dengan ragam gerak beksan menak gaya Yogyakarta lainnya, strukturnya merupakan beksan berpasangan. Ada yang spesifik geraknya dimana geraknya menirukan gerak wayang golek (terlihat patah-patah) dan kaku serta kebanyakan bentuk tangannya ngruji dan tegas.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Pola lantainya lebih dinamis dan variatif, hal ini disebabkan karena beksan ini beksan berpasangan dalam adegan peperangan. Maka pola lantainya tidak hanya kekanan dan kekiri tapi juga melingkar, kedepan dan kebelakang dengan dinamisnya. Dengan durasi yang pendek ini penari dituntut untuk sedikit lebih prigel.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Busana yang dikenakan pada Sudarawerti Widaningsih ini juga mengalami perkembangan jaman, artinya tidak seperti pada busana wayang wong pada umumnya. Karena tarian ini mengambil dari Serat Menak yang berhubungan dengan napas Agama Islam yang menjadi latar belakangnya, maka seluruh penarinya menggunakan busana lengan panjang.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Sedangkan busana pelengkap lainnya menggunakan celana cindhe, kain motip parang, selendang cindhe dan asesoris jamang (hiasan kepala), sumping, klat bahu (gelang tangan) dan kalung susun tiga. Pada jamang ada yang khas pada tarian ini dimana terdapat untaian mote-mote warna emas yang dipakai oleh penari Cina. Property yang dikenakan dalam Beksan Menak Sudarawerti Widaningsih adalah keris.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Iringan gendhing yang mengiringi Beksan Menak Sudarawerti Widaningsih ini menggunakan alat musik gamelan klasik Jawa secara lives show dengan lagon jugag pedalangan pelog nem dan ladrang susilomadya pelog nem.Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, culture

Beksan Menak Sudarawerti Widaningsih

1Persembahan:Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram (POSRAM)
2Kareografer:Dr. KRT. Sunaryadi Maharsisworo, SST. M. Sn.
3Penata Iringan:1. Drs. Agung Harwanto

2. Drs. Subuh M.Hum

4Penari:
  1. Ancis (Dewi Widaningsih)

2. Dewati Rahmayani (Dewi Sudarawerti)

Beksan Menak Sudarawerti Mukadarum, calssic dance, cultureMakna dalam beksan ini jangan dilihat dari peperangan dan perebutan kekuasaan saja, tapi dilihat dari cara mengajarkan tentang sifat manusia dalam mengolah rasa atau kalbu yang digunakan untuk meningkatkan nilai sensibilitas kita dalam mengapai apa yang kita inginkan dengan bersandar kepada Yang Maha Kuasa. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here