myimage.id | Beksan Retno Mataya adalah sebuah tari klasik gaya Yogyakarta yang menceritakan tentang seorang remaja putri  yang gemar berolah tari dan olah rasa didalam Kraton. Ini semua terlihat jelas dari tingkah lakunya yang luwes dan anggun, terlihat santun, penuh tanggung jawab dan percaya diri.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Beksan Retno Mataya adalah salah satu beksan ciptaan dari Dr. KRT Sunaryadi Maharsisworo, SST, M.Sn yang ditampilkan di pusat sanggar tari Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram pada tanggal 14 Mei 2018 jam 20.00 wib.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram (POSRAM) adalah sebuah sanggar tari klasik gaya Yogyakarta dan tari modern yang berdiri pada tanggal 9 Juli 1984 yang didirikan oleh Dr. KRT. Sunaryadi Maharsisworo, SST. M. Sn. Sanggar tari ini mempunyai base camp di jalan Gedongkiwo MJ I/886 Yogyakarta 55142- Indonesia. Selain menerima anggotanya untuk generasi anak-anak, juga untuk ibu-ibu yang umurnya diatas 50 tahun, yang di sanggar ini dibuatkan khusus tarian  mempelajari sesuai dengan umur anggotanya. Selain sebagai bagian dari ekspresi bagi orang tua , tarian ini dapat dijadikan healing atau terapi kesehatan bagi tubuh yang sudah tidak muda lagi.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Acara ini merupakan  Program Penguatan Lembaga Seni dari Dinas Kebudayaan DIY dengan maksud dan tujuan untuk lebih menghidupkan seni budaya di DIY melalui sanggar-sanggar tari klasik agar lebih kreatif untuk menciptakan tarian-tarian klasik yang baru tapi masih mengaju pakem yang ada di dalam Kraton yang berguna untuk pelestarian tari klasik gaya Yogyakarta pada umumnya.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Dalam acara ini Dr. KRT Sunaryadi Maharsisworo, SST, M.Sn menampilkan 7 tarian kreasi yang diciptakan pada tahun 2018 semua. Tarian-tarian tersebut antara lain Tari Topeng Asmarabangun, Tari Kijang, Tari Topeng Sekartaji, Beksan Retno Mataya, Srimpi Jatining Panembah, Kumbokarno Hanoman serta Beksan Wastra Rinakit.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Ragam gerak dari Beksan Retno Mataya ini semuanya mengambil dari bagian ragam gerak Bedhaya Srimpi. Ragam geraknya di petik dari Beksan Sekar Hadi Keprabon yang aslinya merupakan tari kelompok, kali ini di petil dan dijadikan tari tunggal. Ragam geraknya dikembangkan dan dikurangi yang berasal dari tari klasik gaya Yogyakarta putri. Simbol-simbol seorang putri yang gemar berhias dan berolah rasa semua tergambar dalam tarian ini seperti bercermin, merias diri. Unsur Kecantikan dan keluwesan sangat dominan dalam tarian ini.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Dalam pengembangan tari klasik biasanya masih menggunakan gerak pakem/dasar dari tari klasik itu sendiri. Ini semua terbukti kalau tarian ini ditampilkan di Kraton diperbolehkan. Hanya tarian-tarian yang mengaju pada Kraton sajalah yang bisa tampil di dalam Kraton, yang semua ragam geraknya mengambil dari tari klasik gaya Yogyakarta.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Busana yang dikenakan pada bagian kepala menggunakan irah-irahan tropong, sumping, baju lengan panjang yang dihiasi dengan border emas di lengan tanganya, kalung susun tiga, klat bahu, slepe, sampur dengan motip cindhe serta kain jarik dengan motip parang, walaupun bisa menggunakan motip parang barong, klitik dimana ada atau tidak memakai gurdho, sesuai dengan kreasi penata busananya.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Iringan gendhing yang mengiringi Beksan Retno Mataya menggunakan gendhing dengan ukuran kendangan condro atau gendhing kethuk dua kerep kemudian dilanjutkan dengan dawuh ladrang. Dimana cakepan atau syairnya menceritakan tentang tata cara berbusana di Kraton terutama untuk putri dari anak-anak, remaja, dewasa sampai orang tua.

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Beksan Retno Mataya

1Persembahan:Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram
2Kareografer:Dr. KRT Sunaryadi Maharsisworo, SST, M.Sn
3Penata Iringan:
  1. Drs Agung Harwanta

2. Drs. Subuh, M. Hum

4Penari:R. Aj. Sabina Siti Nurul P. S.Psi

 

Beksan Retno Mataya, culture, classic dance

Tari klasik gaya Yogyakarta merupakan sebuah warisan budaya non bedawi yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Keduanya ini harus dipadukan sehingga tari klasik ini tetap hidup di dalam Kraton maupun di masyarakat umum sesuai dengan jamannya. (Soebijanto/reog biyan)

1 COMMENT

  1. […] Kesenian Beksan Retno Mataya adalah sebuah tari klasik gaya Yogyakarta yang menceritakan tentang seorang remaja putri  yang gemar berolah tari dan olah rasa didalam Kraton. Ini semua terlihat jelas dari tingkah lakunya yang luwes dan anggun, terlihat santun, penuh tanggung jawab dan percaya di Ragam gerak dari Beksan Retno Mataya ini semuanya mengambil dari bagian ragam gerak Bedhaya Srimpi. Ragam geraknya di petik dari Beksan Sekar Hadi Keprabon yang aslinya merupakan tari kelompok, kali ini di petil dan dijadikan tari tunggal. Ragam geraknya dikembangkan dan dikurangi yang berasal dari tari klasik gaya Yogyakarta putri. Simbol-simbol seorang putri yang gemar berhias dan berolah rasa semua tergambar dalam tarian ini seperti bercermin, merias diri. Unsur Kecantikan dan keluwesan sangat dominan dalam tarian ini. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here