myimage.id | Beksan Tandya Taya adalah sebuah tari klasik putri dari Kadipaten Pura Pakualaman yang menggambarkan tentang remaja putri yang sedang belajar menari disebuah taman bunga yang indah.

Beksan Tandya Taya

Untuk mempelajari dasar tari gaya Pakualaman harus intens dan berlatih dengan rutin untuk mendapatkan gerakan yang sempurna. Salah satu ciri khasnya beksan ini yaitu gerakan tari ini dirangkai dari satu gerakan ke gerakan yang lainnya sehingga menjadi sebuah tarian yang mengalir indah dan dapat menimbulkan semangat para remaja untuk mempelajari tari ini.

Beksan Tandya TayaBeksan ini ditarikan oleh 4 orang penari putri yang mempunyai makna filosofis menunjukan empat arah mata angin selain itu menggambarkan 4 unsur yang ada di dunia ini yaitu air, api, tanah dan udara.

Beksan Tandya Taya

Beksan Tandya Taya dipentaskan dalam Gelar Budaya Catur Sagatra 2018 di Pagelaran Kraton Yogyakarta pada tanggal 15-16 Juli 2018 pada pukul 19.30 wib-22.00 wib, yang menampilkan tari klasik dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Kraton Kasunanan Surakarta, Kadipaten Pura Pakualam dan Kadipaten Pura Mangkunegaran.

Beksan Tandya Taya

Pola lantai pada Beksan Tandya Taya di buat seperti pada pola lantai Tari Srimpi, sedangkan ragam geraknya menggambil ragam gerak tari klasik putri yang biasanya ditarikan di Pura Pakualaman. Ada satu gerakan yang special dalam tarian ini yang berbeda dan tidak dipunyai oleh Kraton lain yaitu gerakan pada bagian leher.

Beksan Tandya Taya

Busana yang dikenakan menggunakan kain seretan bukan samparan walaupun di Pura Pakualaman ada dua jenis busana yang biasa digunakan untuk tarian putri, kemudian memakai rompi dengan hiasan border warna emas, jamang dan memakai bulu pada bagian kepalanya. Dengan asesoris tambahan berupa sumping, klat bahu, gelang tangan dan kalung susun tiga.

Beksan Tandya Taya

Riasan yang dipakai menggunakan riasan korektif yang memberikan efek kecantikan semakin terlihat pada penarinya serta memberikan kesan yang lebih terhadap peran apa yang sedang ditarikan oleh para penarinya.

Beksan Tandya Taya

Iringan yang digunakan dalam Beksan Tandya Taya menggunakan gendhing teplek yang mana balungan yang digunakan sudah ada, dari sini kemudian diisi dengan syair dan vocal sesuai dengan sinopsis dari tarian ini.

Beksan Tandya Taya

Beksan Tandya Taya

1Persembahan:Kadipaten Pura Pakualaman
2Penari:
  1. Retno Swasti Astuti.

  2. Diah Laksitaningrum

  3. Niluh Anita Maharani

  4. Risah Mursih

Beksan Tandya Taya

Dengan adanya Pagelaran Catur Sagatra yang diadakan rutin tiap tahunnya oleh Pemda DIY, maka acara ini merupakan bagian dari pelestarian dan pengembangan Trah Mataram untuk rujuk menjadi satu dengan wujud silaturahmi dalam sesi pertunjukan seni dan budaya yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara luas, ujar Prof. Doktor, Hermin Kusmayati (sesepuh/pakar tari Kadipaten Pura Pakualaman). Proficiat Catur Sagatra !!! Semoga bertambahnya tahun semakin kompak dan jaya. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here