myimage.id | Benteng Williem II  atau yang lebih di kenal dengan sebutan Benteng Ungaran adalah benteng peninggalan penjajah Belanda yang ada di kota Ungaran yang didirikan pada tahun 1786, tepatnya di  depan kantor Sekretariat Kebupaten Semarang atau jalan Diponegoro 148 Ungaran .

Benteng Williem II

Benteng Williem II ini didirikan untuk memperingati pertemuan antara Pakubuwono 2 dengan Gubernur Jendral Van Imhoff pada tanggal 11 Mei 1746 dimana pada pada tahun 1786 oleh Belanda kala itu Keraton Mataram yang ada di kartosuro di bawah penguasaaan Sultan Pakubuwono 2 di pindah ke Surakarto atau Solo.

Benteng Williem II

Pada sejarahnya sebenarnya benteng Williem II ini di bangun lebih tua di banding banteng Williem I yang ada di Ambarawa yang di bangun tahun 1800 an, Benteng Williem II dulu di kenal dengan sebagai benteng Front Ontmoeting yang pada sejarahya pada tahun 1784-1786 di lakukan renovasi bangunannya yang di jadikan sebagai Garnisum VOC di Ungaran.

Benteng Williem II

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia Benteng Williem II ini menjadi saksi bisu perjuangan Pangeran Diponegoro dimana benteng ini pernah sebagai persinggahannya, atau banyak orang mengenal sebuah sumur yang ada di dalam benteng Williem II ini dulunya pernah di jadikan tempat wundhu Pangeran Dipenegoro.

Benteng Williem II

Benteng Williem II ini pernah juga di jadikan sebagai penjara bagi kaum pribumi yang membangkang kepada penjajah Belanda. Setelah perkembangan jaman kemerdekaan tempat ini pernah dijadikan tempat huni atau asrama oleh sekitar 16 KK keluarga Korps Polisi Indonesia sebelum tahun 2007, tapi kemudian bangunan ini di lakukan pemulihan atau konservasi karena di perkirakan bangunan Benteng Williem II banyak mengalami kerusakan yang parah.

Benteng Williem II

Pada tahun 2007 disusunlah DED dan Teknis Konservasi Revitalisai  Bangunan Cagar Budaya Benteng Williem II ungaran ini melalui Kabupaten Semarang yang bekerja sama depan pihak Polisi Indonesia, dengan disusunnya DED ini maka bangunan Benteng ini makin terjaga keberadaannya sampai sekarang ini. Bangunan ini di jadikan museum, ruang pamer, kegiatan seni masyarakat serta perpustakaan.

Benteng Williem II

Walaupun ada pro dan kontra masalah bentuk dan fungsi yang ada beberapa yang di hilangkan atau tidak sesuai dengan fungsi lamanya, tapi pada umumnya bangunan ini sekarang bisa di nikmati oleh siapa saja yang ingin melihat sejarahnya dari masa penjajahan sampai masa kemerdekaan, terutama para pelajar atau pengamat yang ingin mempelajari keberadaan Benteng Williem II tersebut.

Benteng Williem II

Benteng Williem II

Sekarang tempatnya sudah bersih, bangunan juga lebih baik di lihat secara visual maupun strukturnya dan kesannya lebih familiar tidak menakutkan sebagai bekas bangunan Belanda yang biasanya kesannya angker, sehingga siapa saja yang datang di Benteng Williem II ini akan nyaman. Selain sebagai tempat wisata keluarga tempat ini sebagai wisata edukasi perjuangan bangsa juga sangat cocok.

Benteng Williem II

Benteng Williem II

Fasilitas pendukung sebagai tempat wisata bangunanan ini juga sudah komplit seperti penerangan listrik yang bisa di gunakan pada malam hari, tempat parkir yang luas serta tidak lupa KM/WC juga tersedia ditempat ini dengan kondisi yang bisa di katakan sangat layak. Sebagai salah satu ikon kota Ungaran Benteng Williem II ini layak untuk di lihat oleh siapapun selain sejarah yang mengangkat bangunan ini menjadi fenomena juga sebagai tempat edukasi wisata sejarah perjuangan bangsa Indonesia bangunan ini sangat layak. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here