myimage.id | Sugeng enjang, sedherek-sedherek. Keberagaman adat tradisi yang di miliki oleh Indonesia memang tidak terhitung jumlahnya. Salah satunya yang dimiliki oleh Kota Semarang yang diadakan setiap menyambut bulan Ramadhan. Ya, Tradisi Bubur India yang disajikan oleh Takmir Masjid Jami Pekojan yang beralamat di Jalan Petolongan No I, Purwadinatan, Semarang Tengah.Bubur IndiaAsal usul Bubur India, dulunya berasal dari para pendatang dari India dan Gujarat yang datang ke kota Semarang untuk berdagang serta menyiarkan agama Islam yang sekarang para pendatang ini banyak menetap di sekitar daerah Petolongan Semarang.Bubur IndiaDan tradisi ini sudah dilakukan puluhan tahun yang lalu yang diteruskan dari generasi ke generasi berikutnya. Ada yang unik dalam tradisi ini dimana Bubur India ini disajikan hanya setahun sekali selama bulan Ramadhan 30 hari penuh yang mana menunya sudah ada lebih dari 100 tahun yang lalu.Bubur IndiaBubur India ini dimasak dalam panci tembaga yang besar, dengan 8 rempah bumbu yang berbeda seperti jahe, bawang putih, cengkeh, pandan, serai yang semuanya ini dicampur dengan beras kemudian diaduk-aduk sampai matang. Sajian ini dihidangkan menjelang berbuka puasa dan setiap harinya menyajikan kurang lebih 200-300 mangkuk.Bubur IndiaSelain ini sajian ini dikompliti dengan telur ayam dan susu/kopi serta buah kurma atau semangka yang semuanya merupakan sumbangan dari masyarakat. Semua menu ini setiap harinya pastinya berubah-ubah sesuai dengan sumbangan masyarakat ini menyumbang apa, itulah yang disajikan. Bahkan banyak pula yang datang dengan membawa tempat sendiri, mereka membawa pulang Bubur India ini untuk dimakan dirumah.Bubur India“Cita rasanya dari dulu sampai sekarang tidak berubah dan kalau sekali mencicipi pasti ingin lagi dan lagi dan ini hanya ada di bulan Ramadhan saja “ ujar Ibu Nana dari Semarang Tengah yang kali ini khusus datang dengan membawa tempat bubur untuk minta Bubur India, untuk dimakan di rumah.Bubur IndiaMasyarakat rata-rata datang dari pukul 16.00 wib di Masjid jami pekojan Semarang ini, memang sebagian besar dari penduduk Pekojan, tapi ada juga datang dari luar Pekojan yang datang karena penasaran dengan cita rasa Bubur India yang unik ini.Bubur IndiaSampai akhir bulan Puasa pun ternyata yang datang sebagai penikmat Bubur Indian ini tidak surut, ketika ditanya alasannya, mereka ingin membuka dan menutup buka puasa di Masjid  Jami Pekojan ini, seperti tahun-tahun yang lalu.Bubur IndiaSalah satu tradisi di bulan Ramadhan yang dimiliki oleh Kota Semarang yang wajib dilestarikan dan dikembangkan yang bisa dijadikan salah satu destinasi wisata religi yang unik yang bisa mendatangkan wisatawan asing maupun lokal untuk datang di Indonesia, khususnya Kota Semarang. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here