myimage.id | Debu pada Sensor adalah kotoran yang nampak pada hasil foto. Biasanya terlihat seperti titik pada hasil foto. Pernahkah teman-teman merasa heran dengan hasil foto kalian saat memotret pemandangan misalnya dan terdapat titik-titik hitam menyebar di daerah langit? Titik hitam pada hasil foto kita, umumnya berasal dari sensor yang kotor, bukan dari lensa yang berdebu atau berjamur.

debu pada sensor

Untuk mengecek lensa yang kotor, silahkan lepas dari body dan diterawang biasa saja ke langit yg bersih atau apapun yg lebih terang, jangan lupa dilepas tutup lensanya. dan asal tahu titik debu pada lensa, relatif tidak menghasilkan tanda titik hitam pada foto, karena jarak optis ke sensornya yang jauh, bila lensa berjamur atau kotor, foto terasa kabur, kurang tajam.

Titik hitam yang terlihat pada hasil foto justru terjadi bila sensor kamera kita kotor, jadi ada debu pada sensor (dust) sekian mikron yang tidak nampak mata telanjang.

Tips untuk mengecek sensor kamera kita bersih atau tidak adalah:

  • Tempatkan modus kamera pada AV, iso 100, pilih bukaan tersempit (angka terbesar) misal 36, 40, putar focal length terjauh, misal 55 pada kit 18-55, bila menggunakan lensa fix ya sedapatnya, biasanya 22 untuk lensa 50 mm.
  • Set fokus pada manual (M) saja, kemudian cari bidang putih atau terang, coba fotolah. Bila speed lambat tidak masalah, bila perlu sedikit gerakkan kamera.
  • Lihat hasilnya, bila ada titik hitam, itulah debu yg telah menempel pada sensor, pastikan dengan memperbesar hasilnya (magnified) dan lihat di seluruh permukaan dengan mengitarinya, titik yg berjalan itulah debunya, sangat mungkin ada banyak titik.

Pada beberapa kamera sudah ada fasilitas cleaning sensor dan adapula yg diaktifkan saat menghidupkan dan mematikan kamera tetapi berdasar pengalaman, fasilitas itu tak banyak berguna bila debu yg menempel juga kuat. Amplitudo getaran sensornya tak mampu menendang debu itu untuk jatuh ke dalam trap (jebakan debu) di bawah sensor.

Ada beberapa pilihan untuk membersihkan sensor kamera kita:

  • Membersihkan sendiri cara hemat, tetapi beresiko adalah umumnya dengan blower, pilih menu cleaning sensor manually pd canon, atau mirror lock up pada nikon, kondisi bateray harus penuh, kemudian blower ditiupkan setelah mirror terangkat. Ulangi beberapa kali hingga bersih, resikonya adalah menjadi bersih atau tambah kotor.
  • Membersihkan sendiri tapi mahal adalah membeli peralatan di http://www.visibledust.com/ tapi harus belajar lagi untuk mengoperasikannya dan pastinya harga di internet harus ditambah ongkos kirim dan pajak untuk masuk ke Indonesia.
  • Saya tidak merekomendasi untuk peralatan cleaning yg harganya murah, dilarang menggunakan cairan beralkohol.
  • Menggunakan jasa cleaning sensor. Dealer masing-masing kamera menyediakan jasa ini, berarti kamera harus dikirim via toko atau kurir (sama aja, lama nggak bisa motret) lamanya proses berkisar 2-3 minggu dan kalau mau aman, dikirim dengan asuransi (karena cukup beresiko di perjalanan)
  • Alternatif terakhir, datang ke tempat kami.
    Kami membuka Jasa cleaning sensor di Semarang. biaya di tempat kami hanya Rp. 150.000,- untuk DSLR APSC dan Rp. 200.000,- untuk DSLR APSH dan fullframe (atau Rp. 300-400 ribu membersihkan lengkap) dan yang menyenangkan, bisa ditunggu.*

Untuk itu bila berkenan cek kamera atau cleaning sensor, bisa kontak no hp 0812 291 6106 atau add pin bb digimage.

Kenapa debu pada sensor ini bisa masuk dan menempel?

  • Bisa saja terjadi pada kamera dengan body yg sering lepas lensa, pada saat pergantian lensa itu debu ikut masuk, dan saat memotret debu masuk ke sensor.
  • Kamera lama juga bisa, dikarenakan trap di bawah sensor sudah tidak efektif menampung debu dan malah menyebarkan (saran 2 tahun sekali dibersihkan)
  • kamera baru? kasusnya karena salah simpan dan terlalu kering, sehingga beberapa elemen kamera getas dan malah bikin kotor pada kamera nikon terbaru dan canon high end, malah terjadi cipratan semacam gemuk/oli yg masuk dan nempel ke sensor, biasanya karena burst/continuous dan high speed.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here