myimage.id | Drama Tari Geni Sak Pelik merupakan sebuah drama tari yang menceritakan tentang seorang anak Lurah bernama  Damar yang cintanya di tolak oleh gadis desa bermana Ratri, karena ternyata Ratri sudah punya pujaan hati. Karena di tolak cintanya Damar membuat huru hara dengan memporak porandakan semua yang ada di padepokan Ibunya Ratri.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Dengan kejadian ini Ibunya Ratri melaporan kelakuan Damar kepada orangtua Damar yang kebetulan Ayahnya Damar sebagai Lurah didesa ini. Mendengar hal tersebut kedua orangtua Damar sangat malu, maka ditemuilah Damar dan disuruh minta maaf kepada Ratri dan Ibunya. Damar harus bersikap ksatria, mau mengakui segala kesalahan yang telah diperbuatnya.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Dengan ksatria Damar meminta maaf kepada Ratri dan Ibunya dengan tulus dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Ratri dan Ibunya memaafkan perbuatan Damar ini. Akhirnya perkara ini selesai dengan damai tanpa ada balas dendam diantara kedua belah pihak.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Acara ini di selenggarakan dalam rangka menyambut wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Sepetember 2018 untuk Angkatan 4 oleh Ngarso Ndalem. Drama Tari Geni Sak Pelik  merupakan persembahan untuk  Akademi, Dosen dan masyarakat yang diselengarakan pada tanggal 1 September 2018 jam 19.30 wib sampai selesai di Pendopo Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Drama Tari ini awalannya diisi dengan tarian-tarian, yang kemudian masuk ke alur cerita tentang Geni Seni Sak Pelik. Dalam budaya Jawa memang banyak sekali sanepo-sanepo (ungkapan) yang tersembunyi yang sebenarnya merupakan pelajaran hidup bagi kita semua. Geni Sak Pelik mempunyai ungkapan dari perbuatan kecil, maka imbas atau akibatnya bisa sangat besar (pengaruhnya).

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Naskah Drama Tari Geni Sak Pelik ini di buat oleh Eko Asmoro pada tahun 2018, dimana naskah dan tokoh-tokohnya dibuat dengan bentuk yang sederhana atau simple tapi mempunyai tokoh sentral yang kuat yaitu Damar.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Idenya didapat dari melihat lingkungan sekitarnya yang mana  kita dituntut untuk berbuat baik walaupun itu kecil, karena imbasnya itulah yang di butuhkan. Wong nandur bakal ngunduh (Orang menanam maka akan merasakan hasilnya) yang merupakan pepatah orang Jawa sangat dalam maknanya.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Penyelenggaraan acara ini melibatkan sebagian besar dari angkatan ke 4, Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta. Drama tari ini merupakan rangkuman dari Gendari Kartika (Gabungan Tari, Karawitan dan Kriya) yang mana semua prodi di Akademi ini semua ikut tampil atau terlibat, mulai dari Prodi Tari, Prodi Karawitan sampai Prodi Kriya.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Drama ini  juga menggambarkan aktivitas prodi yang ada di Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta, seperti adegan cara memahat wayang kulit yang sehari-harinya dilakukan oleh Prodi Kriya, kemudian iringan lagu juga dilakukan oleh Prodi Karawitan sedangkan aktornya dilakukan oleh Prodi Tari.

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Kesemuanya itu terangkum dalam Drama Tari Geni Sak Pelik dengan menggunakan busana yang kali ini terbagi menjadi 2 yaitu menggunakan busana gedog dan busana Jawa (kejawen).

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Drama Tari Geni Sak Pelik

1PersembahanAngkatan ke 4, Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta
2Pimpinan ProduksiSri Supeni
3Pimpinan ArtistikOji
4SutradaraEko Asmoro
5Penata TariWibi Sekar
6Penata MusikAlfian
7Penata KastumHaidir
8Penata RiasLilin dan crew Gendari Kartika 2018
9Pemain
  1. Damar (Doni)

2. Ratri (Sekar)

3. Nyi Padepokan (Niken)

4. Pak Lurah (Eko Asmoro)

5. Bu Lurah (Mufa)

Intro putra
1.Andhi Setyawan
2. Adhi Prasetyo Legowo
3.Agus Sulistya
4.Haidir Arif
5.Margantara
6.Fathunisa Nur Karim
7.Qovivah Nafiul Amini

Intro putri

1.Azizah Nur Khasanah
2.Sisma Daimasari
3.Verena Galuh Prakasari
4.Yudia Tantari Putri

Drama Tari Geni Sak Pelik, culture

Drama tari ini ada petuah yang bisa diambil makna dan hilmahnya, hendaklah kita berbuat baik dengan sesama, jangan melukai baik lewat tindakan maupun tutur kata yang dapat mengakibatkan luka sesama kita, dengan kebaikan maka kita akan menciptakan perdamaian di dalam masyarakat dan keluarga. Sukses dan congrulation !!! bagi angkatan 4 Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta, semoga kedepannya lebih bisa berkreasi dan berguna di dalam masyarakat. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here