myimage.id | Dugderan semarang merupakan acara rutin di Semarang menjelang puasa. Konon kata dugder muncul karena menjelang pengumuman bahwa akan dimulainya puasa atau awal bulan Ramadhan, pemerintah mengumumkan pada masyarakat diiringi dengan pukulan bedug yang berbunyi “dug dug” dan dentuman meriam yang menggelegar seantero kota, “der der”.

Dugderan Semarang, Aneka Mainan

dugderan semarang
wahana bianglala dilihat dari bawah

Dugderan juga identik dengan aneka macam jualan serta wahana permainan. Lokasinya dekat alun-alun kota Semarang atau di area Jl Agus Salim dan Jl. Kauman Semarang. Pernah dulu berpindah lokasi di polder tawang dan Arteri Soekarno Hatta, tapi akhirnya kembali lagi di area Masjid Besar Semarang atau Masjid Kauman. Saat ini area dugderan juga menggunakan sebagian jalan Pemuda, dari depan Kantor Pos Johar, perempatan Hotel Metro hingga depan gang Bangunharjo.

Lamanya dugderan kurang lebih satu minggu dan di situ orang berjualan aneka barang dan mainan tradisional khas seperti gerabah, celengan sapi, macan, ayam dan lain-lain. Kapal-kapalan ‘othok-othok’, warak ngendog, gangsingan dan juga mainan masa kini seperti boneka barbie. Kemudian permainan besar seperti bianglala, tong stand, ombak banyu dan helikopter.

dugderan semarang
aneka penganan seperti onde-onde dan martabak

Makanan seperti lumpia, martabak, onde-onde juga aneka bakso dan mie ayam, turut memeriahkan stand-stand sepanjang arena dugderan. Asyiknya berkunjung ke dugderan hiburannya terhitung banyak pilihan dan kulinernya juga terjangkau, dari pagi hingga malam. Akan berakhir persis tanggal 1 Ramadhan.

Saat mengunjungi dugderan, jangan terlalu asyik dengan segala yang tersaji disitu, jangan lengah dengan anak atau pun barang bawaan. Bisa-bisa anak lepas dari pengawasan dan tersesat atau barang hilang diambil orang. Prinsipnya hati-hati.

Untuk yang senang memotret atau hobby street photography, acara semacam ini sangat menarik untuk difoto, baik siang maupun malam. Nantikan liputan Dugderan Semarang saat malam di artikel berikutnya. (Rahman Hakim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here