myimage.id | Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017 merupakan salah satu rangkaian acara yang menampilkan gerobak-gerobak sapi yang dihiasai mulai dari bentuk tradisional sampai bentuk modern yang ditarik oleh sapi-sapi pilihan, acara ini  bersamaan dengan festival candi kembar yang di gelar dari tanggal 1 sampai 3 September di Desa Bugisan Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten di pelataran candi Plaosan sebagai pusat acara.

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017

Gerobak-gerobak sapi yang tampil disini sangat atraktif sekali baik dari bentuk sampai warna yang di tampilkan disini sangat beragam, mereka tampil sangat kreatif. Tidak hanya gerobaknya saja tapi sapi yang ditampilkan disini juga bukan sembarang sapi. Rata-rata sapi disini merupakan sapi unggulan dengan bentuk badan yang besar, bersih dan sangar (seperti banteng).

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017

Pada Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017 ini total peserta yang tampil disini sebanyak 107 gerobak sapi. Sedangkan rute yang harus mereka tempuh dari lapangan Tlogo menuju Candi Sewu, Kantor Kecamatan Prambanan kemudian melewati jalan Yogya Solo, Kantor Kepala Desa Taji dan berahkir di pelataran Candi Plaosan dengan jarak kurang lebih 5 Km.

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017

Rata-rata peserta Festival Gerobak Sapi ini adalah dari seputar Prambanan Sleman dan Prambanan Klaten, yang mana di daerah ini gerobak-gerobak sapi masih banyak dijumpai yang umumnya sapi-sapi ini banyak digunakan untuk membajak sawah. Antusias pengunjung pada festival ini sangat besar. Dari anak-anak sampai orang tua mengunjungi acara ini. Bahkan pada iring-iringan gerobak sapi ini, mereka mengiringi dari belakang gerobak sapi dari yang memakai sepeda motor sampai memakai mobil. Bilamana ada gerobak sapi yang berhenti di tengah jalan karena kelelahan, para pengunjung ini menggunakan momen ini untuk berselfi ria dengan gerobak sapi bersama dengan Bajingan (Kusir yang mengendalikan gerobak sapi).

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017

Selain parade acara ini juga melombakan para peserta gerobak sapi ini, dimana yang dinilai dari para peserta yaitu kreatifnya mereka menampilkan gerobak mulai dari bentuk tradisional sampai modern sampai dengan keunggulan sapi mereka. Juara satu mendapat penghargaan uang sebesar Rp. 2.5 juta yang di menangkan dari Sanggrahan Prambanan Klaten, juara dua mendapat hadiah Rp. 2 juta dari Solodiran Manisrenggo dan juara 3 mendapat Rp. 1,5 Juta

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017 di akhiri dengan acara jathilan jaran kepang yang di tampilkan di halaman atau pelataran candi Plasosan, walaupun udara panas sekali pada hari itu, tidak menyurutkan antusias penonton dan penari jatilan untuk menampilkan tarian sebaik mungkin pada acara ini. Acara ini rencananya akan di jadikan agenda tahunan oleh Desa Wisata Bugisan yang pada tahun 2015 di canangkan sebagai desa wisata. Selain untuk melestarikan tradisi budaya acara festival gerobak sapi ini dapat di jadikan salah satu andalan untuk menarik wisatawan lokal maupun asing  agar mau datang di Desa Wisata Bugisan ini.

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017

Bahkan setelah acara selesai, para pengunjung di perbolehkan untuk naik gerobak-gerobak sapi ini untuk berkeliling di seputar candi Plaosan dengan biaya Rp. 250.000, untuk short trip seputar candi Plaosan dan Rp.300.000,- untuk long trip dengan rute desa bugisan sampai Desa Pereng sebelah jalan Yogya Solo.

Festival Gerobak Sapi Prambanan 2017

Gerobak sapi yang dulunya sapi-sapinya hanya di pakai untuk membajak sawah saja, sekarang gerobak sapi ini di manfaatkan untuk menarik wisatawan asing atau lokal untuk datang di Desa Wisata Bugisan ini. Festival ini juga untuk mengangkat kearifan budaya lokal yang di bungkus dalam bentuk wisata budaya yang sangat potensial sekali. (Soebijanto/reog biyan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here