myimage.id | Semua bermulai dari Kali Semarang yang merupakan percabangan Kali Garang  dan bermuara di Laut Jawa. Festival Kota Lama 2018 merupakan sebuah upaya untuk mengangkat kawasan Kota Lama Semarang agar masyarakat tahu, mengerti, tertarik dan ikut bergerak bersama untuk menghidupkan dan menjalankan Kawasan Kota Lama ini.Festival Kota Lama 2018Acara ini berlangsung dari tanggal 20 sampai 23 September 2018, yang pada tahun ini Festival Kota Lama 2018 mengusung tema “Beda Masa Satu Rasa” yang mengingatkan kita kembali dulunya Kota Lama merupakan daerah potensial dan prestisius, serta pada masanya pernah Kota Lama pernah menjadi Bronknya Kota Semarang.Festival Kota Lama 2018Festival Kota Lama 2018 tahun ini sudah yang ke 7 kalinya, dimana kawasan Kota Lama Semarang sekarang  sudah termasuk dalam daftar Tentative List UNESCO yaitu daerah yang berpotensi menjadi warisan dunia (World Heritage). Dengan predikat ini kawasan Kota Lama menjadi daerah tujuan wisata dunia Internasional yang sangat potensial.Festival Kota Lama 2018Tahun ini panggung utama Festival Kota Lama 2018 terletak di perempatan Jalan Letjen Suprapto, Jalan Ronggowarsito, Jalan Raden Patah dan Jalan MT Haryono, sedangkan bazaar makanan disepanjang Jalan Cendrawasih, sedangkan Pekan Film Semarang di Tekodeko Koffiehuis.Festival Kota Lama 2018Panggung utama diisi dengan pertunjukan jaran kepang dari Kabupaten Semarang, Tari Nginang, Nial Djuliarso, Dansa dari atlit Dansa Jawa Tengah, dan Tari Mbarang yang dimulai dari pukul 20.00 wib sampai 23.00 Wib.Festival Kota Lama 2018Kawasan Kota Lama mengingatkan kita, bahwa dulunya kawasan ini sangat berperan sekali bagi aktifitas niaga di Kota Semarang. Sebuah kawasan  kawasan yang terbentuk dari belahan Kali Semarang yang merupakan percabangan Kali Garang disebelah Barat Kota dan bermuara hingga di Laut Jawa.Festival Kota Lama 2018Perkembangan Kota Semarang bisa dikatakan sangat tergantung dari Kawasan ini, sebagai urat nadi  dan penanda jaman tentang vitalnya bagi aktivitas perniagaan di Kota Lama pada jaman dulunya.Festival Kota Lama 2018Hal ini terlihat dari rekam jejaknya mulai dari gaya Arsitekturalnya, motip batik, ritual kebudayaan hingga istilah bahasa yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Kawasan ini terbentuk bersamaan dengan budaya masyarakat Kota Semarang yang sangat unik, yang terbentuk dari berbagai unsur kebudayaan seperti Jawa, Tionghoa, Arab, Gujarat dan Belanda.Festival Kota Lama 2018Di tempat ini sangat membutuhkan rasa, tidak hanya bangunan saja tapi harus ada seni budaya, maupun ekspresi dari masyarakatnya. Acara ini tidak  hanya untuk acara tahunan saja, tapi setiap Minggu, karena ini akan menjadi Roh yang memunculkan gagasan baru, ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat pembukaan Festival Kota Lama 2018.Festival Kota Lama 2018Bertambahnya jumlah pengunjung dari waktu ke waktu, serta meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap Festival Kota Lama Semarang 2018 akan berdampak pada perluasan pariwisata. Dengan kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari masyarakat, pemerintah, instansi terkait, komunitas hingga kerjasama dengan negara-negara lain maka diharapkan Kawasan Kota Lama dapat menjadi salah satu destinasi Pariwisata yang mengena di hati wisatawan asing maupun lokal sehingga dapat menjadi media untuk tumbuh bersama yang saling menguntungkan. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here