myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya, sugeng enjing, sugeng kewarasan sedoyo, rahayu, rahayu, rahayu. Lagi-lagi festival dan festival, memang selama ini kata-kata ini merupakan ungkapan yang hebat untuk menarik orang agar mau datang melihat sebuah pagelaran. Kata “Festival” identik dengan sebuah pagelaran seni budaya yang pastinya menarik dan sukses untuk di gelar. Seperti halnya Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019 yang merupakan sebuah pagelaran yang menampilkan seni budaya tradisi yang hidup berkembang di Jawa Tengah, mulai dari tarian, musik sampai hasil hand made yang semuanya menjadi produk unggulan Jawa Tengah.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Acara ini merupakan program rutin tahunan seni budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Tengah yang pelaksana teknisnya dari Taman Budaya Jawa Tengah selama 4 hari, mulai dari tanggal 23-26 Juli 2019 mulai pukul 19.30 wib di Pendopo Ageng Taman Budaya Jawa Tengah.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Selain itu Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019 sebagai ajang silaturahmi diantara seniman-seniman yang tergabung dalam sanggar-sanggar atau kelompok-kelompok seni yang ada di Kabupaten maupun Kota se Jawa Tengah. Memang semua belum terwakili, karena adanya keterbatasan dalam program ini, sehingga mereka digilir untuk bisa tampil disini.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Program-program Pemerintah Jawa Tengah memang berkelanjutan yang semuanya untuk mengangkat, melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional Jawa Tengah, dimana setelah acara ini pada bulan Oktober ada festival dengan tajuk “Kontemporer atau Modern” dengan maksud untuk mewadahi seniman-seniman jaman now (milineal).Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Memang selama ini Taman Budaya Jawa Tengah mempunyai beberapa devisi seperti, tari,  teather, seni rupa, seni pedalangan, sastra, karawitan. Tetapi capaian tahun ini memang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini lebih memfokuskan pada seni tradisi tari dan musik disamping hasil kerajinan hand made.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Pembagian acara tiap devisi dilakukan Pemerintah Jawa Tengah dilakukan berimbang, artinya dalam Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019 kali ini acaranya pada tanggal 23-24 Juli 2019 berupa tari-tarian tradisional, sedangkan pada tanggal 25-26 Juli 2019 berupa seni karawitan disamping itu ada pameran produk unggulan dari seniman-seniman Jawa Tengah seperti Payung Juwiring (Klaten), kerajinan kuningan (Boyolali) dan masih banyak yang lainnya.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Pada seni tari diharapkan mempresentasikan dalam garapannya memasukan unsur lokal genius dan mengangkat cerita rakyat dalam bentuk fragmen, tapi itu semua diserahkan semuanya kepada seniman-seniman daerah untuk menerjemahkan sehingga bisa berjalan bersama-sama.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Sedangkan untuk karawitan  lebih memfokuskan pada garapan vokalnya artinya dalam palembromo arahnya bagaimana dan untuk detailnya sekalian. Semua ini bisa menjadi performa atau seni pertunjukan yang menarik dan disukai oleh masyarakat Indonesia.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Dalam festival ini ada yang spesial dimana yang tampil perform hampir sebagian besar adalah para remaja (kaum milineal). Sebuah pengharapan yang terwujud dimana anak-anak inilah yang nantinya akan memegang semuanya ini, sedangkan Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Tengah hanya memberikan bimbingan dan tempat untuk berekspresi.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Ada yang menarik disini, dimana setelah para seniman-seniman ini tampil, mereka tidak langsung pulang tetapi mereka berkumpul untuk mendiskusikan karya-karya mereka, mulai dari mengupas satu persatu karya mereka yang semuanya ini menjadi ajang silaturahmi, serta untuk meningkatkan karya mereka menjadi lebih kreatif di masa datang.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Sebuah apresiasi yang layak kita berikan kepada mereka dimana para seniman ini tampil dengan maksimal dengan menampilkan karya terbaiknya, dengan pengharapan masyarakat bisa menerima dan bisa lebih menghargai karya mereka”, ujar Suparman selaku Kepala Seksi Pertunjukan dan Pameran Seni TBJT Jateng di Surakarta.Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2019Apalagi sekarang ada UU No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, ini sangat menguntungkan sekali bagi para seniman-seniman di Indonesia, karena ini bisa dijadikan payung hukum untuk melangkah lebih lebar di masyarakat. Dan diharapkan UU ini tidak hanya muncul tetapi dapat di representatifkan kepada para seniman. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here