myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya, sugeng enjing, sugeng kewarasan sedoyo. Seni budaya yang lahir dari Kraton dapat dikatakan sebagai jaminan mutu dan sering digunakan sebagai pakemnya seni budaya, apalagi kemudian dikemas dalam sebuah “Festival”. Kata festival sekarang ini dianggap sebagai jaminan mutu, bahwa event ini akan menarik dan sukses. Ya, semua ini terlihat dalam Festival Wayang Bocah 2019 yang merupakan sebuah event seni budaya dramatari klasik gaya Surakarta yang syarat akan norma melalui aspek tari, musik, sastra, rias dan seni rupa yang dilakukan oleh anak-anak Surakarta.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceFestival ini setiap tahunnya selalu di gelar dan pada tahun ini memasuki tahun ke 8, diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Kebudayaan, pada hari Selasa sampai Kamis, tanggal 20-22 Agustus 2019, mulai jam 09.00 wib sampai selesai di Gedung Wayang Orang Sriwedari Surakarta.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceFestival ini mempunyai tujuan sebagai bagian dari pelestarian dan pengembangan seni budaya Wayang Orang dan memberikan ruang ekspresi bagi seniman-seniman muda untuk menampilkan jiwa seninya serta mengenalkan Wayang Orang kepada generasi milenial agar tahu dan mencintai untuk ikut melestarikan warisan budaya ini kedepannya.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceSelain dalam bentuk festival, event ini juga dilombakan, dimana pesertanya adalah para siswa SD sampai SMP (maksimal kelas IX) dari Sanggar Seni/Kelompok Seni yang berada di wilayah Kota Surakarta yang ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan Kota Surakarta dengan jurinya Dr. Daryono S.Kar, M.Hum, Blacius Subono, S.Kar, M.Sn dan Wahyu Santoso Prabowo, S.Kar, MSFestival Wayang Bocah 2019, classic dance“Sangat senang dengan festival ini karena event ini dapat menunjukan kepada masyarakat bahwa Wayang Orang adalah kesenian yang wajib dilestarikan dan diuri-uri karena merupakan sebuah karya adiluhung warisan nenek moyang Bangsa Indonesia yang master piece”, ujar Sri Wardoyo S.Sn selaku penonton dan pengiat seni dari Bengkel Seni Adanu Jumantoro.Sanggar Seni/Kelompok Seni yang ikut diantaranya dari Sanggar Gedhong Kuning, Sanggar Metta Budaya, Sanggar Adanu Jumantoro, Sanggar Sang Citra, Sanggar Semarak Candra Kirana, Sanggar Pincuk, Sanggar Cemara Dua, Sanggar Gendewo Pinentang, Sanggar Pagutri dan Sanggar Suryo Sumirat sebagai peserta eksebisi.Festival Wayang Bocah 2019, classic dance

Festival Wayang Bocah 2019, classic danceTiap sanggar yang mendapat undangan untuk ikut tampil dalam Festival Wayang Bocah 2019 ini, juga mendapat dana stimulan yang digunakan untuk biaya proses latihan, transportasi, sewa kastum serta komsumsi selama pelaksanaan festival.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceSemua karya yang ditampilkan dalam Festival Wayang Bocah 2019 merupakan garapan baru yang berpijak pada Wayang Orang Tradisi Gaya Surakarta yang bersumber dari cerita Mahabarata dan Ramayana yang belum pernah diikut sertakan pada Festival Wayang Bocah sebelumnya.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceTema cerita bersifat bebas tapi harus memuat kepahlawanan yang bersifat edukatif, dimana tiap peserta tampil memakai iringan gamelan klasik Jawa (Slendro dan Pelog) yang disediakan oleh panitia serta 1 orang Dalang.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceAntusias penontonya layak di beri apresiasi oleh siapa saja, semua kursi yang disediakan panitia penuh, bahkan mereka mau berdesak-desakan untuk melihat pagelaran ini. Dan yang paling menggembirakan adalah 90% penontonnya adalah anak-anak sekolah, selain sebagai penonton mereka memberikan support kepada sanggar-sanggar yang tampil dalam event ini.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceDurasi penyajian tiap peserta antara 45-60 menit, dimana tiap Sanggar Seni/Kelompok Seni tampil dengan minimal 20 orang pemain Wayang Orang, sedangkan kriteria penilaian melingkupi materi (lakon), penyajian, antawacana (ucapan), tembang,  tata rias dan busana.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceKota Surakarta memang selama ini mengunggulkan destinasi budaya dan inilah yang membedakan karakteristik secara signifikan dengan kota lain yang ada di Indonesia, dengan pelestarian dan pengembangan seni budaya Wayang Orang ini maka akan melahirkan generasi penerus kesenian tradisional.Festival Wayang Bocah 2019, classic dance“Surakarta sebagai salah satu kota Seni Pertunjukan harus bisa menjadi inisiator, fasilitator maupun leader di semua sisi seni pertunjukan baik di bidang pedalangan, tari maupun karawitan, maka dengan adanya Festival Wayang Bocah 2019, generasi milenial secara langsung ikut bagian dalam pelestarian dan pengembangan secara nyata”, ujar Ispurwaningsih selaku Kepala Bidang Pelestarian, Dinas Kebudayaan Pemkot Surakarta.Festival Wayang Bocah 2019, classic danceDengan Festival-festival ini yang dapat menjadi pondasi maupun jatidiri yang kuat bagi kaum milenial dalam menghadapi gempuran budaya asing yang masuk ke Indonesia, dan kita tidak perlu kwatir terhadap keberadaan generasi penerus kita dalam menghadapi ini semua. Kita sangat yakin dengan pondasi dan jatidiri yang kuat bangsa Indonesia lewat anak-anak jaman now akan selalu hidup di mata dunia. (Soebijanto/reog biyan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here