myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya, sugeng enjing, sugeng kewarasan sedoyo. Menjadi seorang seniman atau calon seniman tari membutuhkan sebuah proses yang panjang, dapat digambarkan sebegai proses kehidupan yang tanpa lelah kearah sebuah kreatifitas. Semua ini terlihat dalam Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019 yang merupakan ujian Tugas Akhir Sarjana S1 untuk penciptaan tari , yang diselenggarakan dengan pementasan karya tari mahasiswa Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta.Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerAcara ini di selenggarakan di Auditorium Jurusan Tari, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Jalan Parangtritis KM 6,5 Sewon Bantul, tepatnya pada tanggal 11 sampai 12 Januari 2019, mulai pukul 19.30 Wib sampai selesai.Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerGelar Karya Tugas Akhir Tari 2019 pada tahun ini mengangkat tema “Harmonisasi Tubuh Dalam Keberagaman Rasa” yang mempunyai makna bahwa dalam mencipta karya seni tari bisa melalui sebuah keberagaman kreatifitas yang dapat meningkatkan kualitas kepekaan seniman, yang kemudian akan mendorong hadirnya suatu karya-karya baru.Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporer

Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerYang menentukan tema kali ini adalah mahasiswa Produksi Tugas Akhir, dimana masing-masing mahasiswa mempunyai 2 Dosen Pembimbing, tapi setelah ujian karya penyajian, 2 sampai 3 hari lagi ada ujian konsep dan tariannya yang akan diuji oleh Dosen Pembimbing 1 dan 2, Dosen Penguji Ahli dan Ketua Jurusan sebagai Ketua Tim Penguji.Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerSelain konsep dan penyajian dalam Tugas Akhir ini juga ada penilaian penulisan, musik , busana dan unit secara keseluruhan. Sedangkan proses persiapan untuk Tugas Akhir ini, para mahasiswa diberi waktu satu semester, dimana diawal mereka mengisi KRS dan di akhir semester mereka ujikan. Dan materinya para mahasiswa diberikan kebebasan menentukan sendiri karena basic mereka berbeda-beda.Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerGelar Karya Tugas Akhir Tari 2019 sebagai persyaratan untuk meraih gelar Kesarjanaan yang wajib ditempuh oleh para mahasiswa Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta, pada kesempatan ini ada 7 koreografer yang menampilkan karya-karyanya sebagai perwujudan tari dari menempa ilmu di Jurusan Tari, ujar Dra. Supriyanti M. Hum (Ketua Jurusan Tari).Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporer

Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerDengan keanekaragaman  tari  di Indonesia yang jumlahnya tidak terhingga, ditangan-tangan generasi muda inilah akan menjadi sangat berarti dan semakin menambah khasanah seni dan budaya Indonesia semakin beragam.Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerHarapan  setelah para mahasiswa ini lulus dari Tugas Akhir ini adalah mereka mampu survival di dalam masyarakat. Tidak harus menjadi pencipta atau kareografer, tapi akan lebih bermakna manakala mereka menjadi ispirator penggiat seni di daerahnya, sehingga kesenian-kesenian daerah lebih mampu hidup dan bergairah.Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerGelar Karya Tugas Akhir Tari 2019

1Koreografer:Chandra Maulana
Karya:Ba’ayun Maulud
2Koreografer:Lariska Febti Triyaninda
Karya:Akara Amurti Anjani
3Koreografer:RA Renata Astria
Karya:Sincere
4Koreografer:Rinjani Hanggarasih Larasati
Karya:My Step


Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporer
Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporer

5Koreografer:Valentina Ambarwati
Karya:Degup
6Koreografer:Irwanda Putra Rahmandika
Karya:Sata
7Koreografer:Yurika Meilani Purwaningsih
Karya:Tiga Kasih Pikiran

Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporer

Gelar Karya Tugas Akhir Tari 2019, tari kontemporerSelain sebagai syarat pemenuhan Sarjana S1, acara ini juga merupakan persembahan anak-anak muda kepada kekayaan karya tari yang ada di Indonesia yang sangat memungkinkan bisa dipentaskan di luar Institute Seni Indonesia Yogyakarta nantinya, ujar Dr. Drs. Darmawan Dadijono M.Sn (Dosen Penguji). (Soebijanto/Reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here