myimage.id | Golek Lambangsari merupakan tarian klasik putri gaya Yogyakarta yang menceritakan tentang seorang gadis yang sudah matang sebagai seorang wanita seutuhnya, dimana dalam susunan atau tataran tari golek tarian ini merupakan tari golek yang paling tinggi.

Golek Lambangsari, culture, classic dance

Tarian ini diciptakan oleh KRT. Sasmintadipura (Romo Sas) pada tahun 1976 dan merupakan tarian tunggal, tapi bisa juga ditarikan lebih dari satu penari. Tarian ini sangat cocok sekali ditarikan sebagai tarian hiburan yang pas sekali ditampilkan ditengah-tengah acara.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Tarian ini ditarikan sebagai salah satu tarian pembuka dalam acara Drama Tari Geni Seni Sak Pelik yang merupakan acara dalam rangka rangka menyambut wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 September untuk Angkatan 4 oleh Ngarso Ndalem.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Golek Lambangsari merupakan tari yang di persembahan untuk  Akademi, Dosen dan masyarakat yang diselengarakan pada tanggal 1 September 2018 jam 19.30 wib sampai selesai di Pendopo Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Ragam gerak Golek Lambangsari memakai ragam gerak tari klasik gaya Yogyakarta sama yang ada didalam Kraton, dimana awalannya disebut maju beksan, inti beksan dan mundur beksan.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Pola lantainya hampir sama dengan golek yang lainnya, hanya pada Golek Lambangsari ini lebih dinamis dan variatif, terutama pola lantai melingkar walaupun ada juga yang menyudut dan lainnya.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Busana yang dikenakan pada tarian ini dimulai dari yang dipakai dikepala yaitu memakai jamang dengan lar (terbuat dari bulu menthok) berwarna pink dengan jamang berhiasakan kepala burung merak, cundhuk mentol yang berjumlah 5 buah, ceplok (bunga-bunga merah), pelik (bunga kecil-kecil berwarna putih), junkat dengan bentuk bulan, sumping dengan nama mangkororon dengan onceng dan godhekan.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Yang dipakai pada badan, ada rompi bludru warna merah, jarik dengan motip parang gendreh, sampur/slendang dipinggang dengan motip cindhe, slepe (ikat pinggang dari kulit), kalung susun 3, klat bahu dengan tambahan asesoris kecil-kecil seperti gelang, cincin dan anting-anting.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Properti nya memakai kipas yang merupakan ciri khas tarian ini. Sedangkan riasannya menggunakan riasan cantik untuk menambah karakter kecantikan para penarinya.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Iringan gendhingnya menggunakan gamelan klasik Jawa dengan gendhing lambangsari, sesuai dengan nama tariannya. Inti dari tari golek sebenarnya itu sama semua, walaupun banyak ragamnya seperti tari golek kenyo tinembe, tari golek surung dayung, tari golek pamularsih, tari golek ayun-ayun.Golek Lambangsari, culture, classic dance

Golek Lambangsari

1Persembahan:Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta
2Penari:
  1. Rosa
  2. Indri

Golek Lambangsari, culture, classic dance

Makna dan filosofi dalam tarian ini memberikan tuntunan kehidupan bagi seorang gadis/wanita karena berisi norma-norma yang dapat dijadikan sebagai panutan bagi gadis/wanita untuk tampil sempurna dan percaya diri. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here