[metaslider id=3045]

Myimage.id | Hari Tari Dunia adalah hari dimana seluruh dunia memperingati dan melakukan keindahan gerakan berupa tari-tarian, yang diiringi musik secara bersama-sama.

Hari Tari Dunia

Sejarah Hari Tari Dunia

Hari Tari Dunia di canangkan pertama kali pada tanggal 29 april 1982 oleh lembaga Internasional CID (Conseil Internastional de la Dense) . Lembaga ini mempunyai tujuan untuk mengajak semua elemen di dunia untuk menampilkan tari-tarian yang ada, dengan segala keragaman budaya masing-masing.

Hari Tari Dunia

Hal ini disebabkan karena keprihatinan dunia terhadap pelestarian budaya dunia sangat minim. Maka bersama dengan UNESCO membentuk sebuah wadah sebagai sarana untuk menampilkan tari-tarian dngan keragaman budaya masing-masing yang ada di dunia. Tahun 2007 di Indonesia mulai gencar gerakan hari tari dunia ini dengan focus mengajak anak-anak sekolah untuk menampilkan tari-tarian sampai sekarang.

Hari Tari DuniaHari Tari DuniaHari Tari Dunia

Unnes salah satu pelopor di Semarang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mengelar hati tari dunia 2017, pada tanggal 29 april 2017 di kampus Unnes Gunungpati. Kegiatan ini rencana akan berlangsung mulai selama 12 jam nonstop yang dumulai pada pukul jam 06.00-18.00 WIB di tiga titik yaitu gedung B6, Panggung terbuka FBS dan kampung budaya dengan tema “KEBHINEKAAN TARI NUSANTARA MENGISPIRASI DUNIA”

Susunan acara bisa dilihat di bagan.

.

Hari Tari Dunia

Ada 126 kelompok tari dengan 106 jenis tarian nusantara dengan total penari lebih dari 1000 penari yang akan di tampilkan disini. Kegiatan hari tari dunia 2017 di Unnes ini akan di catat LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) karena menampilkan keragaman tari Nusantara paling banyak.

Hari Tari Dunia

Selain tarian Nusantara ada beberapa tarian yang berasal dari negara luar, seperti tarian negara Madagaskar dan tarian dari negara Jepang yang di tampilkan di hari tari dunia di Unnes ini. Pengunjung sangat antusias sekali terhadap acara ini, dan berharap semoga tahun depan tetap di tunggu karena selain sebagai pertunjukan juga sebagai edukasi tentang seni tari dan budaya bagi anak-anak sekolah. Dengan adanya ini maka menjadi salah satu pembelajaran bagaimana kita dapat melestarikan tarian-tarian Nusantara ini supaya selalu lestari dan berkembang sesuai jamannya(Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here