myimage.id | Indonesia Oh Indonesia adalah pagelaran tarian tentang sebuah hiburan yang syarat akan kritik maupun simbol-simbol yang ingin disampaikan lewat lakon “Si Bolang”. Pagelaran ini berisi  tentang kemegahan Indonesia dengan tujuan menghibur dan memberikan sentuhan edukatif bagi para penonton, agar lebih cerdas untuk melihat Indonesia lebih dalam lagi.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Tarian ini ditarikan pada pegelaran seni tari di Dalem Prangwedan Pura Mangkunegaran dalam acara Setu Ponan ke 46, tepatnya pada tepat tanggal 17 Pebruari 2018, acara ini sebagai peringatan lahirnya KGPAA Mangkunegaran IX yang lahir pada hari Sabtu Pon yang selalu digelar setiap 35 hari sekali, dimana penyelengaranya adalah Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) Surakarta.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Indonesia Oh Indonesia kali ini dapat dikatakan menjadi sebuah pagelaran pagelaran musik, tari dan fashion yang khusus ditarikan pada Setu Ponan ke 46 yang diciptakan oleh Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Jiwo Suryonegoro, dimana dalam tarian kali ini, mempersilahkan para penonton untuk menerjemahkan sendiri konotasi Indonesia itu seperti apa. Bisa kagum (Wow…Indonesia !!!) atau bahkan hanya oh.. Indonesia…ya begitu…

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Diawal tarian yang megah ini sebenarnya sangat mudah sekali ditangkap apa yang sebenarnya mau disampaikan oleh Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Jiwo Suryonegoro. Dimana Si Bolang awalnya bermimpi tentang segala kemegahan yang ada di Indonesia.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Baru setelah adegan menyanyi “mimpi” inilah, kemudian muncul benar-benar kemegahan Indonesia yang asli (kenyataan), walaupun ternyata tidak selalu benar dikenyataannya, bahwa Indonesia juga mengalami permasalahan-permasalahan bangsa yang juga dihadapi oleh bangsa lain di bumi ini.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Walaupun begitu Si Bolang tidak patah semangat dan memberikan aura positip untuk lebih mencintai Indonesia. Dalam tarian ini terbagi menjadi beberapa grup yang semuanya mempunyai makna “Inilah Warna Indonesia”.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Urutan pagelaran kali ini diawali dengan Si Bolang dalam keadaaan bermimpi naik jaran kepang yang sekarang ini jarang sekali anak-anak kecil memainkan seni jaran kepang. Ini merupakan atribut Indonesia yang dihubungkan dengan seni tari Jathilan. Selain itu, isi tarian ini tidak hanya tentang kemegahan Indonesia, tapi disinggung juga tentang Si Bolang yang religius yang bertemu dengan para bidadari-bidadari yang memberi dia pengestu, dan bidadari-bidadari ini merupakan gambaran ibu pertiwi.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Secara keseluruhan dari kareografer, kostum/busana, riasan maupun iringan lagu ditangani sendiri oleh Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Jiwo Suryonegoro. Dan yang unik disini, bahwa iringan lagunya diambil dari lagu-lagu masa kecilnya Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Jiwo Suryonegoro. Kumpulan lagu-lagu ini ada digudang musiknya, yang mana dia waktu itu yakin sekali bahwa suatu saat nanti lagu ini akan menjadi hit dimasa yang akan datang. Pendukung tarian ini diambilkan dari para penari prosfesional dari ISI Surakarta, sedangkan penata suara dan penata cahaya semua dari kru Kota Surakarta.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Indonesia Oh Indonesia ini merupakan pilot project pertama Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Jiwo Suryonegoro yang memakai Si Bolang, yang kedepannya akan ditampilkan pada hari tari Dunia yang akan ditampilkan di Theater Besar ISI Surakarta yang biasanya akan menampilkan tari-tari Indonesia selama 24 jam nonstop. Dan nanti pagelaran ini nanti selain menampilkan drama juga musik, fashion dengan inti si Bolang dengan durasi yang lebih lama.

Indonesia Oh Indonesia, culture, modern dance

Sebuah pagelaran tari yang syarat akan makna dan symbol-simbol yang secara keseluruhan, selain memberikan hiburan tapi juga memberikan nilai edukasi yang layak mendapatkan apresiasi. Walaupun muncul glamour-glamour kebarat-baratan tapi semua itu mengandung sentuhan Indonesia. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here