myimage.id | Indrokilo adalah salah satu dusun yang ada di lereng Gunung Ungaran yang mempunyai banyak keistimewaan di bidang seni budaya serta alamnya sangat menarik, letaknya di lereng gunung Ungaran tepatnya di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat , Kebupaten Semarang.

Indrokilo

Menuju ke dusun Indrokilo perlu sedikit ekstra berhati-hati karena jalan menuju Indrokilo ini sangat menanjak dimana sepanjang jalan ini sebelah kiri adalah jurang ketika kita mendekati dusun Indrokilo. Rata-rata angkutan orang dusun Indrokilo ini adalah sepeda motor, walaupun ada juga yang memakai mobil.

Seni budaya dan alam yang menjadi andalan pada dusun ini adalah :

  1. IRIBAN

Iriban dilakukan setiap mau waktu menanam tanaman pertanian, mereka pasti ada semacam selamatan yang di laksanakan di pinggir desa atau di dekat sumber air. Tradisi ini sangat unik di mana para penduduk desa membawa ayam yang nantinya di potong di dekat sumber air dimana ayam ini akan di bakar dan jeroannya di masukan di dalam bumbung bambu yang nantinya di bakar sampai matang. Setelah matang ayam dan jeroan ini di potong-potong di campur dengan sambal kelapa dan beberapa daun-daunan seperti daun kopi muda, di campur menjadi satu. Setelah itu di makan dengan menggunakan nasi yang telah mereka siapkan dari rumah masing-masing dan tempat makanpun juga unik , dari daun aggrek. Mereka melakukan ini agar hasil panen kedepannya dapat menghasilkan panen yang baik dan bisa di pakai untuk kehidupan mereka sehari-hari.

Indrokilo

  1. SADRANAN

Sadranan adalah salah satu tradisi yang mungkin disetiap desa ada, biasanya di lakukan sebelum menghadapi bulan puasa. Mereka membawa makanan untuk di makan bersama-sama di dekat makam kampung, sebelum kegiatan ini di lakukan biasanya di lakukan doa yang di pimpin oleh para sesepuh dusun. Ini dilakukan agar dalam menghadapi puasa mendapatkan berkah dan arwah para leluhur di terima disisi yang maha kuasa.

Indrokilo

 

  1. SUNAT MANTEN

Sunat manten yaitu bilamana seorang anak laki-laki yang mau disunat, anak ini akan diarak keliling desa dengan naik kuda di iringi dengan tatabuhan rebana atau drumband yang diikuti oleh para warga desa. Sepanjang jalan desa ini mereka akan malantunkan lagu yang intinya minta keselamatan anak ini serta keselamatan desa umumnya yang biasanya di pimpin oleh sesepuh desa sebelum acara ini di mulai.

Indrokilo

  1. MANTEN JARAN

Manten Jaran adalah acara budaya dimana seorang yang mau menikah sebelum resmi lewat penghulu, pasangan pengantin ini di arak oleh warga dengan naik sepasang kuda. Arak-arakan ini menyusuri desa dengan diiringi tetabuhan rebana dengan nyanyian yang intinya mengagungkan kekuasaaan Tuhan yang Maha Esa. Sebelum acara di mulai biasanya di mulai dengan doa yang dipimpin oleh para sesepuh desa yang intinya minta supaya kedua mempelai nantinya dalam menjalani hidup berumah tangga dalam langgeng sampai tua.

Indrokilo

 

  1. PERMAINAN LESUNG

Lesung adalah alat penumbuk padi secara tradisional. Alat ini biasanya di pakai bilamana penduduk sedang berpesta atau ingin menumbuk padinya. Pesta di maksud disini adalah pesta memainkan alat lesung ini yang dapat menghasilkan suara yang harmoni sekali dan sekarang sangat susah kita menemui acara pesta lesung ini. Biasanya yang dapat memainkan alat lesung ini adalah orang-orang tua. Alat ini sekarang di pakai untuk menyambut tamu agung yang datang ke dusun Indrokilo ini.

  1. MEMBUAT KOPI.

Warga Dusun Indrokilo ini pada hakekatnya di beri alam yang sangat makmur. Gemah ripah loh jinawi. Kopi yang di hasilkan rata-rata jenis arabika yang pada dusun ini banyak terdapat disetiap rumah warga di mana pada waktu panen sangat berlimpah. Mereka membuat kopi yang asli tanpa bahan pengawet di mana cara pembuatannya juga dengan alat-alat tradisional, mulai dari mengeringkan kopi, meyangan sampai dengan menumbuknya mereka menggunakan alat-alat tradisional. Dan hasil kopi tradisional ini rasanya sungguh benar-benar kopi bagi pecinta kopi.

Indrokilo

  1. MEMBUAT GULA AREN.

Selain penghasil kopi yang benar-benar kopi warga dusun Indrokilo juga menghasilkan Gula aren asli yang di dapat dari pohon aren yang ada disekitar dusun ini. Dibuat dengan bahan yang asli dan diolah dengan alat-alat tradisional sehingga rasa dan aromanya pun sangat sedap sekali. Gula ini bahkan jadi semacam  pengganti penyedap rasa untuk masakan. Dengan di tambah sedikit gula aren Indrokilo ini maka semua masakan yang kita masak di jamin akan menjadi lebih sedap dan baunya tambah harum.

Indrokilo

 

  1. PETERNAK SAPI PERAH.

Dusun Indrokilo ini juga ada semacam perkumpulan peternak sapi perah. Disini kita akan dapat melihat proses sapi perah ini mulai di beri makan  sampai diambil susunya. Kita juga dapat berinteraksi langsung dengan para pelaku peternak ini. Bilaman kita mau , kita juga dapat ikut andil dalam memeras susu sapi ini dan dapat juga langsung meminum susu sapi yang baru saja kita peras. Wow…suatu perjalanan wisata edukasi yang sangat menantang untuk kita lakukan tanpa mengganggu aktivitas para peternak di dusun Indrokilo ini.

Indrokilo

 

  1. PAWON DESA.

Pawon atau dapur tempat memasak masyarakat di dusun ini rata-rata hampir semua masih menggunakan tungku tradisional yang bahan bakarnya dari ranting atau kayu kering. Sehingga segala masakan yang di masak pada pawon ini dan sekaligus bisa di makan di dalam suasana pawon desa ini pasti akan enak yang tidak akan kita temui di perkotaan. Suasana pawon desa ini sangat tradisonal dari tungku sampai alat-alat memasaknya pun semua masih berbau tradisional. Apalagi pada siang hari sauasana pawon ini akan lebih eksotik lagi karena adanya sinar matahari yang masuk lewat genting kaca di pawon ini menambah keindahan suasana pawon ini. Dalam istilah photografi disebut roll, cahaya ini terbentuk dengan adanya asap yang di hasilkan oleh tungku yang dipergunakan untuk memasak ini.

Indrokilo

  1. CURUG INDROKILO.

Curug ini masih sangat perawan, masih banyak sekali masyarakat yang masih belum tahu keberadaan curug Indrokilo ini. Tempatnya sebenarnya gampang ditemukan. Mungkin karena publikasi yang kurang sehingga curug ini masih banyak yang tahu. Curug ini berada di sebelah barat Dusun Indrokilo, jalan menuju ke curug ini juga sangat mudah di lalui oleh kendaraan bermotor. Dari tempat parkir kita dapat berjalan menuju curug ini hanya sekitar 15 menit dengan berjalan santai. Jalan yang tidak terlalu terjal dan tergolong landai akan kita temui dengan pemandangan kanan kiri pohon kopi. Menuju ke curug ini akan sangat asik sekali. Pohon-pohon rindang dan alami akan dapat kita temui sepanjang jalan ini. Setelah sampai di tempat curug pun kita akan terpesona dengan air terjun yang sangat jernih dan asri ini. Lepas melihat kita dapat pulang dengan menyusuri jalan yang lebih menantang lagi. Walaupun jalan pulang sedikit terjal tapi sangat menantang untuk di lewati. Sepanjang jalan kita akan menyusuri hutan bambu dan kita dapat melihat sungai asal curug Indrokilo ini berasal.

Indrokilo

 

  1. PEMANDANGAN ALAM.

Pemandangan alam yang bisa kita lihat di dusun Indrokilo ini sangat menawan baik di pagi hari maupun malam hari. Kalau di pagi hari kita akan disuguhi oleh banyaknya awan yang berlapis-lapis di sepanjang kaki gunung Ungaran ini, apalagi pada bulan-bulan tertentu matahari pagi akan semburat berwarna orange, akan menambah eksotiknya pagi hari pemadangan ini. Sepanjang garis cakrawala , pohon yang hijau dengan kombinasi awan pagi sampai gunung Muria Kabupaten Kudus akan terlihat dari dusun Indrokilo ini. Sangat sensasional sekali.

Indrokilo

Bila malam hari, sepanjang kota Ungaran, Semarang sampai perbatasan kota Kendal akan terlihat dengan pernak-pernik lampu kota yang sangat indah. Di jamin siapapun yang melihat pemandangan ini pasti akan kagum dengan segala ciptaan Tuhan ini.

Indrokilo

Dusun Indrokilo ini sering di datang oleh turis asing terutama dari Negara Jepang. Mereka rata-rata ingin melihat kehidupan warga dusun ini serta belajar cara membuat gula aren dan kopi alami. Siapapun bisa merasakan sensasi hidup didesa ini. Sekarang pemuda-pemuda desa ini juga lebih maju . Mereka buat paketan wisata untuk dapat merasakan sensasi untuk merasakan kehidupan di dusun Indrokilo ini. Yang menurut kita sebagai warga kota paketan wisata mereka dapat di golongkan sangat murah. Kita akan disuguhi semua yang ada di dusun Indrokilo ini (kecuali acara yang tidak bisa setiap hari kita lihat seperti iriban, sadranan, sunat manten, manten jaran) sehari hanya membayar Rp. 500.000,-per orang, sudah dengan penginapan (Home stay) dan makan 3 kali. Jadi hitungannya sehari full 24 jam. Minimal 5 orang. Dengan meeting point di Alon-alon Lama Kota Ungaran. Dengan menghubungi Sdr. Kelik (081325650377). Rasakanlah sensani kehidupan di dusun Indrokilo, anda pasti ingin dan ingin lagi. (Soebijanto/reog biyan)

16 COMMENTS

  1. […] desawisatalerep.com | Desa wisata lerep hari Sabtu tanggal 6 Januari 2018 kedatangan tamu dari Pemerintah Desa Tambahrejo, Kecamatan Pager Ruyung, Kabupaten Kendal. Rombongan datang sekitar jam 9.00 wib yang terdiri dari Bapak Kades, Perangkat Desa, Bumdes dan BPD. Mereka ingin belajar tentang Bumdes Lerep dan administrasi Pemdes Lerep. Selain study banding mereka juga mengunjungi  obyek wisata Watu Gunung dan Embung Sebligo yang merupakan tempat wisata yang ada di Desa Wisata Lerep. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here