myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Sugeng enjang sedherek-sedherek. Sebuah event yang terus dikembangkan untuk mengayomi sebuah pertunjukan, conference, workshop dan screening film menjadi ideal manakala event ini terus berjalan secara konsisten tiap tahunnya dan pastinya akan terus membuka ruang lain untuk ikut berkembang di dalamnya. Ya semua ini terlihat dalam International Dance Conference and Festival 2019 yang merupakan sebuah event atau rangkaian acara bagian dari Dies Natalis ISI Yogyakarta yang diadakan oleh Fakultas Seni Pertunjukan dengan penyelengaranya adalah Jurusan Seni Tari ISI Yogyakarta.International Dance Conference and Festival 2019International Dance Conference and Festival 2019 diikuti oleh 5 negara diantaranya Indonesia, Thailand, Korea, Australia dan Amerika Serikat (USA) yang diadakan pada hari Minggu tanggal 27 Oktober dimulai pukul 15.00wib -18.00 wib dan 19.00 wib – 20.00 wib kemudian dilanjutkan pada hari Senin tanggal 28 Oktober mulai pukul 08.30 wib – 15.00 wib di ISI Yogyakarta.International Dance Conference and Festival 2019Bagi sebuah lembaga Pendidikan Seni Akademis, conference sangat penting dengan bentuk-bentuk seminar maupun diskusi dengan lingkup skala International sebagai bentuk pertanggung jawaban dari sebuah akademis. Seni tidak hanya praktek tetapi juga ada makna dan filosofinya.International Dance Conference and Festival 2019Dan yang lebih penting conference ini mengambil isu-isu tentang seni dan kemajuan teknologi. Secara makro tema Dies Natalis kali ini berkaitan dengan industry for point zero dalam arti membicarakan seni tidak akan lepas dari perkembangan teknologi.International Dance Conference and Festival 2019Sedangkan festivalnya sendiri banyak menampilkan karya-karya generasi muda terutama para mahasiswa mulai dari ISI Yogyakarta, ISI Solo, ISBI Bandung, ISI Padangpanjang, Shinakarinwirrot University Dana Taisoon Burgea Dance Company, Victoria of the Auls Melborne University, Visual Theater Compan CCGT Korea, Prehistoric Body Theater, California Institute of the Arts.International Dance Conference and Festival 2019“Sebuah penjelajahan dan negosiasi ketubuhan dari tema-tema yg membicarakan ruang tradisi yang milenial, tradisi dalam konteks ketubuhan yang intens”, ujar Dra. Setyastuti M.Sn selaku sie workshop di International Dance Conference and Festival 2019 disela-sela acara.International Dance Conference and Festival 2019International Dance Conference and Festival 2019 kali ini mengangkat tema “Dance, Industry and Media” dengan subtema Dance as a creative industry, Dance and Media Industry, Dance and Community, Dance, Media and Communication.International Dance Conference and Festival 2019Yang tampil disini semua merupakan undangan yang kemudian dikurasi sehingga layak untuk dipentaskan dalam event ini, tetapi ada pula kurasinya bukan berdasarkan pada materi saja, tetapi berdasarkan lembaga dengan pihak lembaga mengirimkan teamnya.International Dance Conference and Festival 2019International Dance Conference and Festival 2019 sebenarnya tidak hanya conference dan festival tetapi disini juga ada workshop. Penamaan dan pelabelan hanya untuk branding supaya mempunyai daya tarik lebih luas. Jadi selain pertunjukan dan conference ada juga screening film dan semua ini sangat memungkinkan karena ide dasarnya semua berjalan.International Dance Conference and Festival 2019Event yang mempunyai dampak dalam bidang artistic dan kreatifitas bagi semua civitas akademi. Mereka bisa melihat perkembangan tari dari manca negara, serta semakin terbuka untuk mengapreasi, membandingkan serta sebagai bagian untuk lebih percaya diri bahwa karya anak bangsa tidak ketinggalan dalam lingkup international.International Dance Conference and Festival 2019Dampak ini juga terasa di luar civitas akademis, dimana ISI Yogyakarta semakin “berbunyi”, karena selama ini ISI Yogyakarta belum mempunyai festival yang permanen, dalam arti ada tapi tidak dibuat dengan serius. Ada satu tahun, tahun berikutnya hilang tidak berkelanjutan.International Dance Conference and Festival 2019International Dance Conference and Festival 2019 akan diuji oleh waktu, apakah bisa bertahan tahun-tahun berikutnya. Harus mempunyai daya tahan yang semuanya dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Kerjasama, kemitraan, dukungan dan kerja keras serta konsistensi. Dengan ide didukung oleh donator bagus maka semua akan terlaksana serta adanya aspek yang mengikuti mulai dari manajemen, team work, maka semua akan terlampaui dengan sempurna.International Dance Conference and Festival 2019Kalau ini dilakukan berulang-ulang, maka akan menjadi ruang kreatif yang selalu ditunggu-tunggu baik oleh peserta maupun penonton, baik dari luar kota mapun mancanegara dengan kualitas tampilannya pastinya akan naik secara automatis, baik dari aspek penonton maupun penyajinya.International Dance Conference and Festival 2019“Mengharapakan adanya kelanjutan dari pihak ISI Yogykarta, bahwa International Dance Conference and Festival 2019 itu penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada ISI Yogyakarta, sehingga eksistensinya semakin tampak di masyarakat”, ujar Martinus Miroto selaku Artistic Director koordinator Festival di International Dance Conference and Festival 2019 disela-sela acara.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here