myimage.id | International Mask Festival (IMF) 2017 merupakan sebuah festival pertunjukan seni topeng berskala Internasional yang diadakan di kota Solo, Jawa Tengah selama dua hari dari tanggal 27-28 Oktober 2017. IMF ini diselenggarakan oleh SIPA Community dan ASGA (Akademi Seni Mangkunegaran).

International Mask Festival (IMF) 2017

Acara ini dulu awalnya bernama IIMF (Indonesia Internasional Mask Festival) yang di gagas oleh Dra. Irawati Kusumorasri pada awal tahun 2014 yang mendapat dukungan dari Kementrian Pariwisata.

International Mask Festival (IMF) 2017

Dalam perkembangan tahun ketahun kemudian berubah menjadi IMF (International Mask Festival). Dulu gagasan awal acara ini tidak hanya di selenggarakan di Solo saja tapi juga di kota-kota lain di Indonesia seperti Yogyakarta, Malang, dan Jakarta.

International Mask Festival (IMF) 2017

Tapi pada akhirnya untuk pertama kalinya acara IMF ini diselengarakan di Benteng Vastenburg kota Solo pada tahun 2014 selama dua hari yang mana rangkaian acaranya meliputi workshop pembuatan topeng, seminar tentang topeng dan penampilan tari topeng.

International Mask Festival (IMF) 2017

Tema International Mask Festival (IMF) 2017 ini adalah “Topeng Ekspresi dan Imajinasi”. Tema tersebut memiliki arti bahwa topeng menggambarkan imajinasi bagi pemakainya dan topeng menggambar ekspresi setiap keadaaan yang ingin ditampilkan oleh pembuatanya.

International Mask Festival (IMF) 2017

Pada tahun ini International Mask Festival (IMF) 2017 diadakan di Pura Mangkunegaran karena Pura ini memiliki koleksi ratusan topeng yang tersimpan rapi dari jaman Mangkunegara VII di museum Pura Mangkunegaran. Betapa kayanya hubungan baik yang dilakukan Pura mangkunegaran dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara seperti Kerajaan Ceribon, Yogyakarta, Madura, Malang serta Bali terutama Karangasem.

 

International Mask Festival (IMF) 2017

Dari semua ini maka diadakalah International Mask Festival yang mempunyai jaringan Internasional dengan nama IMACO (International Mask Art and Culture Organisation) yang berpusat di Korea. Pada tanggal 31 Oktober Dra. Irawati Kusumorasri di undang di Laos sebagai nara sumber pada konnferensi International Mask, dimana ini menunjukan eksistensi Indonesia (ASGA) terhadap dunia tentang seni topeng ini. Selain itu pula ini juga sebagai diplomasi budaya terhadap dunia yang memiliki kekayaan tentang seni topeng.

International Mask Festival (IMF) 2017

International Mask Festival (IMF) 2017 di kota Solo ini selain acaranya pertujukan seni yang berhubungan dengan topeng yang diikuti oleh beberapa Negara dunia seperti Meksiko, Nigeria, Argentina, Spayol, Italia, Hungaria dan Indonesia dimana mereka adalah para mahasiswa ISI Solo yang berpartisipasi di festival ini, juga diisi oleh seminar dan workshop tentang pengenalan sejarah Pura Mangkunegaran, koleksi topeng Pura mangkunegaran serta workshop pembuatan topeng klasik dan kontemporer.

International Mask Festival (IMF) 2017

 Selain itu juga festival ini lebih mengenalkan Indonesia yang memiliki satu budaya berkesenian yang turun temurun salah satunya seni topeng yang memiliki makna dan nilai historis yang sangat tinggi. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here