myimage.id | Jalur pedestrian adalah jalur yang di peruntukan bagi pejalan kaki maupun penyandang disabilitas (kursi roda)/tuna netra. Tapi pada kenyataannya sekarang ini jalur pedestrian sering sekali di artikan berbeda. Jalur pedestrian ini malah di gunakan sebagi tempat jual beli (PKL) bahkan sebagai tempat parkir sepeda motor, terutama di perkotaan besar.

Jalur pedestrian sebagai jalur keselamatan bagi pejalan kaki, biasanya di bangun pada sisi kanan-kiri jalan. Sering sekali kita lihat pada desain yang ditampilkan di lapangan masih jauh sekali dari sifat humanis manusia. Seperti jalur ini tidak ramah terhadap kaum disabilitas, dimana jalur ini tidak menyediakan bagi penyandang disabilitas menggunakan kursi roda atau jalur tuna netra. Padahal seharusnya jalur ini harus menyediakan itu semua, karena jalur ini di peruntukan bagi semua manusia yang menggunakanya.

Idealnya jalur pedestrian adalah:

  • Jalur pedestrian ini tempatnya harus luas, kalau di pakai oleh manusia, jika ada pertemuan sesama manusia tidak akan bersinggungan badan (sebaiknya 3 meter)
  • Dilengkapi dengan jalur penyandang disabilitas baik untuk penyandang tuna netra yang di buatkan jalur khusus berupa lantai yang bisa di deteksi mereka maupun jalur penyandang disabilitas lain seperti tempat menuju pedestrian ini awalannya harus bisa di akses oleh kursi roda. Tapi biasanya malah akses ini di gunakan para pengguna sepeda motor untuk mereka akses bilamana jalur mobil dan sepeda motor dalam kondisi macet atau crowded.

  • Tempatnya harus teduh atau rindang. Jalur pedestrian ini di desain dengan penempatan pohon-pohon peneduh dengan maksud agar manusia yang berjalan pada jalur ini merasa nyaman.
  • Adanya akses untuk duduk atau beristirahat yang nyaman, sehingga pejalan kaki ini bisa menikmati sekitar jalur ini.
  • Yang terakhir adalah tempat pedestrian ini jika waktu malam harus ada penerangannya sehingga orang yang berjalan merasa nyaman dan aman.

Dari itu semua sebaiknya di harapkan adanya perhatian dari pemerintah untuk membuat atau mendesain jalur ini menjadi lebih humanis, selain itu juga di harapkan semua pihak harus sadar akan fungsi dan kegunaan jalur pedestrian ini. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here