myimage.id | Kacang Gris, kacang kulit yang disangan, yaitu digoreng tanpa menggunakan minyak tapi pasir hitam. Legenda, karena pernah jaya pada masanya. Dulu, saat jenis jajanan belum sebanyak sekarang, pilihan orang sangat terbatas, tapi yang namanya kacang kulit sudah lama ada dan digemari.

Salah satunya adalah Kacang Sangan Asin Gris, yang merujuk pada lokasi jualan di depan gedung Gris waktu itu (depan gang Sekayu, sekarang Paragon Mall). Sekarang ini lokasi jualan berpindah ke seberang jalan, namun nama yang disematkan para penggemar kacang ini tetap ada. Kacang Gris.

kacang gris

Legenda Kacang Gris, Cemilan Wajib Menonton Wayang

Dulu area gedung Gris (Gedung Rakyat Indonesia Semarang), ini sebagian digunakan sebagai Gedung Bioskop “Gris”, di sampingnya ada gedung Ngesti Pandawa yang setia menggelar Lakon Wayang Orang, dan di seberang gedung Gris ada Gedung Bioskop “Semarang”. Tiga gedung pertunjukkan ini ramai dikunjungi orang mencari hiburan. Bisa dibilang menu kacang gris adalah menu wajib bagi penonton bioskop dan wayang.

 

Awalnya Berkeliling

H Rindho (81 tahun), awalnya berjualan keliling menjajakan kacang sangan ini di daerah Bulu dan Jl Pemuda, namun kemudian menetap dengan gerobaknya di depan Gedung Gris pada tahun 60 an akhir. Sekarang ini yang meneruskan berjualan kacang adalah anak dan menantunya, sementara H Rindho, hanya di rumah memproduksi kacang sangan ini. Rumah di Jl Srikandi Raya 322 Plombokan Semarang adalah hasil dari berjualan kacang sangan ini, termasuk juga mengentaskan 6 orang putra-putrinya yg semua sarjana.

Dibalik cerita sukses kacang Gris, bisa dibilang saat ini hanya meneruskan tradisi dan bertahan tetap berproduksi. Omzetnya menurun drastis sejak Mall Paragon beroperasi, dan mereka tidak boleh lagi berjualan di sisi Paragon, berpindah ke seberang jalan (di depan eks Semarang Theatre). Bentuk kiosnya tak lagi nampak seperti dulu yang selalu terlihat penuh dengan kacang. Akibat sepinya pembeli, memaksa penerusnya juga berjualan aneka penganan lain dan minuman instan.

Kacang Gris, hingga kini masih terjaga kualitasnya. Rasa gurih dan asinnya bikin kangen. Bagi generasi 80-an mungkin sudah nggak boleh banyak-banyak makan kacang, tapi tetap sebuah kelangenan. Sebagai pilihan kuliner, kacang ini tetap rekomended. Semoga tetap bisa berproduksi. (Rahman Hakim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here