myimage.id | Kaum disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan secara fisik, mental, sensorik dan emosional untuk kegiatan sehari-hari secara normal atau layak. Salah satunya adalah Andi Sunarko ini, berasal dari Dusun Talang, Kecamatan Kepanjen, Malang Jawa Timur.

SUNARKO

Andi Sunarko adalah penyandang disabelitas kategori D, yang mana kategori ini adalah golongan tuna daksa, dari kecil Andi Sunarko kakinya tidak berfungsi normal. Walaupun dengan keadaan seperti ini Andi Sunarko tidak patah semangat untuk menjalini kehidupan ini. Tonggak motivasi hidup yang dia alami yang tidak bisa di lupakan dia adalah ketika pertama kalinya dia di bawa oleh orang tuannya di BBRSBD (Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa) Prof. Dr. Soeharso di kota Solo.

SUNARKO

Di sini semua kaum disabilitas selain di beri motivasi  hidup juga di ajarkan ketrampilan sesuai dengan kemampuan atau bakat masing-masing. Seperti menjahit, elektronika, bengkel, handcraft dan masih banyak lagi. Dari sinilah dia sadar bahwa dengan tubuh yang kurang sempurna yang melekat pada dirinya bukan merupakan halangan untuk melanjutkan hidup dan bergaul di masyarakat selain juga dukungan keluarga yang lebih penting.

SUNARKO

Andi Sunarko lepas dari BBRSBD Prof. Dr. Soeharso, pernah bekerja di beberapa pabrik di berbagai kota mulai dari Kota Magelang sampai Kabupaten Semarang. Dia bekerja sama dengan PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) sering mengadakan pelatihan atau memberi motivasi kepada sesama kaum disabilitas ke daerah-daerah yang bekerja sama dengan Dinas Sosial pemerintah setempat. Memang sekarang perhatian pemerintah terhadap kaum disabilitas sudah sangat baik melalui kegiatan Dinas Sosial setempat, mulai dari pelatihan-pelatihan yang sering di adakan sampai memberikan fasilitas yang di butuhkan para penyandang  disabilitas ini.

SUNARKO

Dan semua ini kembali lagi kepada para penyandang disabilitas ini mau tidak menggunakan kegiatan ini untuk menghadapi realita di masyarakat. Dan disinilah peran dari Andi Sunarko sebagai motivator sangat penting. Karena dalam kenyataan di lapangan kaum disabilitas ini banyak menemui kendala-kendala yang harus mereka hadapi. Sering sekali kita sebagai masayarakat umum masih memandang rendah atau sebelah mata terhadap kaum disabilitas ini. Padahal mereka hanya ingin diterima/di beri kesempatan untuk hidup dan berusaha seperti masyarakat pada umumnya bukan di kasihani. Suatu permintaan yang sangat wajar sekali kita sebagai manusia yang di ciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan kondisi tubuh apapun.

SUNARKO

Bahkan sekarang Andi Sunarko menjadi salah satu motivator yang dimiliki Dinas Sosial Kabupaten Semarang. Setiap ada kegiatan yang berhubungan dengan kaum difabel dia selalu di undang sebagai pembuka, dengan materi motivator. Menurut Andi Sunarko sebenarnya kendala yang paling berat di alami oleh kaum disabilitas ini adalah masalah mental terutama bagi penyandang disabilitas baru, artinya dia yang dulunya normal dengan tubuh yang sempurna karena sakit atau kecelakaan salah satu bagian tubuhnya menjadi cacat. Dan inilah mental kaum disalitas ini yang paling susah untuk di pulihkan. Rata-rata mereka malu untuk berinteraksi terhadap masyarakat. Disinilah peran Andi Sunarko sangat di butuhkan sebagai motivator. Bahkan dia sering di minta keluarga korban disabilitas baru ini untuk memberikan motivasi. Dia dengan suka cita tanpa pamrih untuk mendapatkan imbalan materi mau melakukan itu semua. Karena menurut dia dengan semakin banyak bergaul dengan sesama kaum disabilitas maka mental pasti akan bangkit untuk melakukan keinginan dan tidak akan ada rasa rendah diri atau malu.

SUNARKO

Selain menjadi motivator, sekarang Andi Sunarko ikut membantu SLB Negeri Ungaran sebagai guru honorer. Intinya dia membantu SLB ini bukan ingin menjadi pegawai negeri tapi lebih ingin memberikan atau berbagi ilmunya terutama ketrampilan dengan kaum disabilitas ini.  Selain itu di rumahnya di komplek Loka Bina Karya (LBK) Penyandang Cacat Karangjati, Jl Tegal Sari Bergas yang merupakan rumah binaan Dinas Kesejahteraan Sosial dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang, dia membuka usaha salon Dinda, yang setiap harinya ada saja yang potong rambut atau creambath di salonnya.

SUNARKO

Harapan Andi Sunarko sebagai motivator adalah semoga masyarakat umum lebih terbuka untuk mau menerima dan memberi kesempatan kaum disabilitas untuk bergaul dan berkarya bukan dikasihani. Harapan yang sangat sederhana dan mudah sekali kita pahami. (Soebijanto/reog biyan)

2 COMMENTS

  1. Baguus pakde ko… Lanjutkan trus supaya para penyandang disabilitas tidak minder., malu
    Supaya para penyandang disabilitas bisa juga bisa berkreasi sesuai ketrampilan. Pokoe pakde ko terbaik…
    Ditunggu wejangan wejangane nggeh pakde.. Assalamualaikum

    • semoga dengan semakin banyak orang mengerti tentang kaum disabilitas saya yakin meereka akan bisa diterima masyarakat dengan segala bakat dan kreatifitas mereka bukan malah di kasihi ….saya yakin itu….and i hope…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here