myimage.id | Klana Raja Gagah merupakan sebuah tari klasik gaya Yogyakarta yang mengisahkan tentang seorang Raja yang tengah di rundung asmara terhadap seorang putri  yang cantik jelita, sehingga Raja ini senantiasa berbenah busana (muryani busana) agar nampak berwibawa dan menawan, tarian ini hampir sama dengan tari golek yang merupakan  tari klana versi putri.Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureTarian ini adalah ciptaan dari KRT. Soenartomo Tjondroradono pada tahun 1972. Memang sementara ini banyak masyarakat umum mengetahuinya tarian ini merupakan tarian ciptaan dari KRT.  Sasmintodipuro (Romo Sas), tetapi ada bukti dalam bentuk dance script yang nyata yang dipunyai oleh anak dari KRT. Soenartomo Tjondroradono (Dr. Kuswarsatyo, M.Hum atau lebih dikenal dengan Doktor Jhatilan) bahwa ternyata Tari Klana Gagah ini merupakan ciptaan dari KRT. Soenartomo Tjondroradono.Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureTarian ini ditarikan oleh Paguyuban Kesenian Suryo Kencono special di  Bangsal Trajumas, karena Bangsal  Srimanganti sedang dalam masa rehabilitas lepas gempa Yogyakarta beberapa tahun yang lalu. Acara ini di gelar pada tanggal 24 Juni 2018 yang merupakan sebuah acara rutin digelar bertujuan sebagai tontonan bagi wisatawan lokal maupun asing yang datang mengunjungi Kraton Yogyakarta. Selain itu, pagelaran ini sebagai tempat dan sarana ekspresi bagi seniman-seniman Yogyakarta.

Klana Raja Gagah, classic dance javanese, culturePaguyuban Kesenian Suryo Kencono berdiri pada tanggal 29 Juni 1979 di Ndalem Suryowijayan. Nama  Suryo Kencono yang memiliki makna dan filosofis yang dalam, Suryo berarti cahaya sedangkan Kencono berarti emas atau logam yg tidak pernah/bisa berkarat jadi tetap bercahaya sepanjang masa. Payuban ini selain memberikan pelatihan tari klasik juga memberikan latihan karawitan serta ketoprak (jarang dilakukan karena satu dan lain hal).Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureSecara umum Tari Klana Raja Gagah memang berbeda dengan Tari Klana Alus, secara mudah untuk membedakan keduanya dengan melihat busana yang dikenakan dimana Tari Klana Alus pada bagian kepala ada bulunya, seperti tari golek jaman sekarang, serta geraknya, dimana Tari Klana Raja Gagah ketika mengangkat kakinya lebih tinggi.Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureTarian ini sebenarnya merupakan tarian tunggal, tetapi kali ini ditarikan secara berkelompok sebanyak 4 orang, hal ini disebabkan untuk lebih mengapreasikan jiwa seni para anggota Paguyuban Kesenian Suryo Kencono agar lebih banyak untuk tampil di kalayak umum serta menambah jam tari lebih banyak, dengan demikian mereka merasa di hargai apreasinya yang menyebabkan mereka lebih bersemangat untuk ikut melestarikan dan mengembangkan tari klasik gaya Yogyakarta.Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureKomposisi gerak tarian ini diawali dengan maju gendhing dengan pola lantai selalu bentuknya Y, dimana geraknya di tengah kemudian samping kanan dan samping kiri. Gerak maju gendhingnya menggunakan kinantang, ulap-ulap yang kemudian dilanjutkan dengan gerak muryani busono sampai selesainya tarian ini.Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureRagam gerak Tari Klana Raja adalah sebagai berikut: (Sumber Materi kuliah Tari Yogyakarta 1 Dr. Kuswarsantyo, M. Hum)

1Sembahan:Kedua tangan bertemu
empat jari rapat, ibu jari
tegak menempel pada
lobang hidung
2Sembahan jengkeng:Diawali dengan kedua
tangan ke depan arah
dada kemudian
mempertemukan kedua
tangan pada posisi jarijari
rapat, ibu jari
menempel lobang
hidung
3Kinantang Raja:Ragam baku tari klana
raja dengan posisi
tangan kiri memegang
sampur diletakkan
sejajar dengan kepala
samping kiri, tangan
kanan memegang ujung
keris. Posisi badan
condong ke kiri (beratbadan di kaki kiri)
4Ulap-ulap kanan
miring
:Posisi tangan kanan di
depan kening,
pandangan lurus ke
arah depan, tangan kiri
ngepel siku
5Ulap-ulap methok
kiri
:Posisi tangan kiri di
depan kening, arah
pandangan ke depan
badan hadap depan,
tangan kanan ngepel
siku di samping
pinggang
6Miling-miling:Posisi tangan simetris
metenteng (siku) di
samping kiri dan kanan
badan

Klana Raja Gagah, classic dance javanese, culture

7Etung-etung:Posisi badan hadap
depan tangan kanan
telunjuk membentang
kanan, tangan kiri
membuka posisi sejajar
dengan bahu
8Engkrang:Posisi catok sampur
kedua-duanya, ngoyog
kanan encot kanan,
seblak kiri ngunus kiri
(catok) sampur kiri
9Keplok asta:Diawali dengan posisi
kedua tangan ngepel
sejajar di depan pinggul
(hitungan satu)
pergantingan tangan
kiri berada di atas
tangan kanan
10Usap rawis:Gerak membasuh
kumis. Tangan kiri
nyempurit, tangan
kanan ngruji. Gerak
mengayun dari posisi
bawah ke atas di sekitar
kumis
11Atrap jamang:Posisi tangan kanan nyempurit di samping
kanan kening, tangan
kiri di depan muka ,
pandangan ke kanan
kir
12Miwir – bara:Posisi kedua tangan
menengadah,
digerakkan ke kanan
dan kiri sesuai dengan
gerak badannya.

Klana Raja Gagah, classic dance javanese, culture

13Lembehan asta:Tangan kanan posisi
nyempurit tangan kiri
miwir sampur, tangan
kanan bergantian gerak
ke kanan dan kir
14Atur-atur:Tangan kiri tegak lurus
posisi membuka jari
hadap ke arah muka,
tangan kanan
memegang ujung siku
kiri
15Menjangan ranggah:Kedua tangan saling
bertemu (berhadapan)
dengan posisi jari- jari
membuka . Posisi
tangan di depan muka
16Sekar suwun:Posisi tangan kiri di atas
sejajar dengan muka,
tangan kanan di bawah
samping pinggul
17Ngilo:Posisi kedua tangan
memegang sampur.
Arah di depan badan
tidak menutup muka
sehingga terlihat dari
depan
18Tayungan:Gerak berjalan dengan
posisi tangan kanan
nyempurit, tangan kiri
miwir sampur. Ketika
berjalan kaki kanan
tangan kanan di depan,berjalan kaki kiri
kedepan tangan kanan
menutup ke depan

Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureBusana yang dikenakan pada tarian ini memakai irah-irah yang disebut tropong, probo sebagai identitas seorang bisa terbang dengan memakai sampur 2 buah di pinggang dan dileher, kaweng, boro, buntal dengan memakai jarik parang barong dengan motip ceplok gordo.

Riasan yang dipakai menggunakan riasan gagahan yang didominasi warna merah dan yang jelas lebih tebal dibandingkan dengan Klana Alus, mulai dari brengos (kumis) sampai dengan alis, semuanya tebal.Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureGending yang mengiringi memakai Juru Demung. Antara Tari  Klana Raja Gagah satu dengan yang lain memang iringan gendhingnya bisa berbeda sesuai dengan creator tarinya, tapi rata-rata yang sering digunakan untuk tarian ini memakai gendhing Juru Demung.Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureKlana Raja Gagah

1Persembahan:Paguyuban Kesenian Suryo Kencono
2Penari:
  1. Hangga Uka HMN

  2. Oki Bima Reza

  3. Dwi Cahyono

  4. Ilham Setyo Putra

Klana Raja Gagah, classic dance javanese, cultureDengan semakin banyaknya ragam tari klasik yang terus di lestarikan dan dikembangkan para seniman-seniman di Indonesia, khususnya yang konsisten di bidangnya, maka akan dapat menambah khasanah seni dan budaya Indonesia makin beragam yang semuanya mengikuti perkembangan jaman. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here