myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya, wilujeng enjang, sedherek-sedherek. Pengaruh local wisdom bagi para seniman Indonesia sangatlah kuat, sering sekali digunakan sebagai ide dalam membuat sebuah karya seni. Bahkan para mahasiswa menggunakannya untuk belajar berkarya yang kemudian semua ini dikreasi menjadi sesuatu yang lebih inovatif. Ya, ini terlihat dalam ujian mata kuliah Komposisi Tari II yang merupakan sebuah ujian mata kuliah dari Jurusan Sendratasik, Universitas Negeri Semarang yang bertujuan untuk pengetahuan tentang komposisi serta mempraktekan unsur-unsur dan elemennya.Komposisi Tari IIPada prinsipnya komposisi sebuah tari dapat dilihat dari bentuk dan isi (form and shape) yang mana keduanya harus menjadi satu kesatuan utuh. Bentuk harus menggambarkan isi dan sebaliknya, hal ini disebabkan karena keduanya tidak bisa dipisah.Komposisi Tari IIDari pelajaran bentuk dan isi ini pastinya mempunyai muara yaitu mata kuliah Koreografi yang mana disini semua sudah murni penciptaan yang sudah memikirkan bentuk dan isi secara keseluruhan bahkan kemudian kedua unsur ini dikreasi menjadi sesuatu yang inovatif.Komposisi Tari IITema yang diambil dalam pementasan pertunjukan ini diserahkan kepada mahasiswa, kampus hanya membuat pedoman bahwa untuk membuat sebuah karya. Mereka bisa mengambil tema yang berbasis pada cerita legenda, sejarah, Mahabarata, Ramayana maupun yang lainnya.Komposisi Tari IIMemang kampus tidak membatasi yang ditampilkan itu berbasis tradisi maupun klasik. Akan sangat memungkinkan para mahasiswa mempertunjukan pementasan tari ini dalam bentuk tari kontemporer, tetapi semua ini harus berbasis dari cerita yang diambil. Semua diolah menjadi sesuatu, yang ditampilkan dalam bentuk yang berbeda-beda dan ini merupakan sebuah kreasi dari mahasiswa.Komposisi Tari IIAcara ini diselenggarakan oleh Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni, pada tanggal 14 Desember 2019 mulai pukul 09.00 wib sampai selesai dengan dosen pengampu Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum, Rimasari Pramesti Putri  S.Pd M.Pd, Sestri Indah Pebrianti S.Pd M.Pd.Komposisi Tari IIProses mata kuliah ini dalam satu semester ada 16 pertemuan, dimana pertemuan 1 sampai 5 para mahasiswa mendapatkan teori pendalaman tentang komposisi berupa isi (shape), kemudian pertemuan 6 sampai 16 para mahasiswa praktek dengan bimbingan para dosen pengampu yang dibagi 3 kelompok bimbingan yang awalnya adalah konsep.Komposisi Tari IISetelah konsep kemudian makna yang dilanjutkan dengan proses penuangan dalam bentuk gerak, iringan dan busana yang dilakukan secara berjenjang sampai terbentuk sebuah komposisi tari yang diinginkan yang endhingnya berupa praktek pementasan pertunjukan.Komposisi Tari II

Komposisi Tari IIMata kuliah Komposisi Tari II sangat mendukung sekali Unnes sebagai kampus konservasi, dalam artian cerita-cerita yang dibawakan para mahasiswa adalah cerita-cerita yang berasal dari local wisdom yang merupakan kekayaan keanekaragaman Indonesia yang ditampilkan secara inovatif dan kreatif sehingga menjadi menarik untuk ditonton. Jadi istilah konservasi tetap melekat didalam local wisdom ini.Komposisi Tari IIKomposisi Tari II penilaiannya terbagi menjadi 2, pertama adalah nilai proses yang dimulai sejak awal yang dipantau oleh Dosen Pembimbing mulai dari proses sejak bimbingan-bimbingan melalui aktivitas para mahasiswa secara individu, bagaimana mereka terlibat dalam karya ini dan nilai akhir yaitu nilai pementasan pertunjukan dimana disini ada nilai kelompok dan individu.Komposisi Tari IIUrutan sajian Komposisi Tari II

1Kelompok 1 (Kelompok Yusfie):Ratu Kahay
2Kelompok 2 (Kelompok Dinda):Kolo Yuwa
3Kelompok 3 (Kelompok Tantya):Sang Hyang Djayang Sekar
4Kelompok 4 (Kelompok Irhamni):Nyamber Ati
5Kelompok 5 (Kelompok Monica):Tresno Angkoro
6Kelompok 6 (Kelompok Elsa):Roro Mendut

Komposisi Tari II

7Kelompok 7 (Kelompok Intan Vitri):Adarma Rahwana
8Kelompok 8 (Kelompok Panji):Prasetya
9Kelompok 9 (Kelompok Ajeng):Cahyaning Katresnan
10Kelompok 10 (Kelompok Anom):Noyogi Mbal
11Kelompok 11 (Kelompok Elok Dinda):Kinasihing Sunsang
12Kelompok 12 (Kelompok Dian):Resisalya

Komposisi Tari II“Ketika mahasiswa ini lulus, mereka akan langsung mempraktekan dilapangan, mereka diharapkan tidak canggung lagi. Dengan pengalaman berkarya seperti inilah semua ini diperlukan, kreatifitas ini sangat mendukung untuk berkreasi dan bersosilisasi didalam masyarakat”, ujar Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum selaku dosen pengampu disela-sela acara. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here