myimage.id | KTT Ngudi Makmur adalah sebuah kelompok tani ternak sapi perah yang ada di dusun Indrokilo, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Kelompok ini merupakan salah satu dari sekian banyak kelompok tani ternak yang ada di Kabupaten Semarang yang masih eksis dan berproduksi susu sapi yang memiliki kualitas yang unggul.

KTT Ngudi Makmur

Ide awal berdirinya KTT Ngudi Makmur ini muncul dari beberapa orang yang perduli terhadap kehidupan yang sehat di dusun ini. Konsep yang mereka tawarkan sebenarnya sangat sederhana tapi sangat berlian. Biasanya hampir semua di Indonesia rata-rata orang desa mempunyai sapi atau lembu, dan pasti kandangnya jadi satu dengan rumah utama kita. Dalam bahasa jawanya itu orang desa ngeloni/tidur dengan sapinya. Kehidupan seperti itu pasti tidak sehat karena mulai dari bau yang di hasilkan oleh kotoran sapi sampai kebersihannya sangat tidak bisa di jaga. Maka muncullah ide ini, mereka ingin membentuk sebuah kandang ternak tapi di luar rumah utama mereka secara komunal.

KTT Ngudi Makmur

Dari ide ini mereka bersama-sama membentuk KTT Ngudi Makmur pada tahun 1996 yang letaknya di atas bengkok dusun yang mereka kelola secara bersama-sama. Beberapa kali KTT Ngudi Makmur ikut lomba kelompok tani yang di adakan oleh pemerintah kabupaten sampai pusat KTT Ngudi Makmur meraih juara. Sampai sekarang kelompok ini bekerjasama dengan kelompok lain untuk saling bertukar ilmu yang tujuannnya untuk meningkatkan hasil produksi susu, seperti kelompok tani ternak Getasan yang banyak juga memproduksi susu sapi perah ini.

KTT Ngudi Makmur

Sekarang hampir 70 sapi ada pada kelompok ini, yang hampir 50% berproduksi dengan baik. Setiap hari susu yang di hasilkan oleh kelompok ini kurang lebih 320 L, yang pada umumnya langsung di ambil oleh pengecer dengan harga Rp.3 500 sampai Rp.4.000,-

KTT Ngudi Makmur

 

KTT Ngudi Makmur

Prinsip dasar untuk menghasilkan susu yang baik dan banyak adalah pola makan yang stabil dan ada tambahan bekatul yang baik kondisinya. Untuk mendapatkan rahasia ini KTT Ngudi Makmur melakukan beberapa kali try error yang di bantu dengan dinas terkait di wilayah ini, sampai menemukan formulanya. Setelah menemukan ini maka produksi susu yang mereka hasilkan selain bertambah juga kualitas susunya juga sangat baik. Mereka juga tidak sungkan-sungkan untuk berbagi ilmu ini dengan sesama  peternak sapi peras di mana saja kalau ada yang bertanya. Bahkan KTT Ngudi Makmur mendapatkan bantuan dari pemerintah, pemotong rumput untuk memudahkan mereka bekerja memberi makan sapinya.

KTT Ngudi Makmur

 

KTT Ngudi Makmur

KTT Ngudi Makmur

Lokasi kandang ternak mereka juga sangat bersih dan teratat rapi. Air yang sangat vital disini sangat mudah mereka disini karena di daerah Dusun Indrokilo ini sumber mata air sangat banyak, maka salah satu sumber ini mereka manfaatkan khusus untuk pemenuhan kebutuhan KTT Ngudi Makmur ini.

KTT Ngudi Makmur

KTT Ngudi Makmur

Limbah yang di hasilkan oleh sapi ini juga di manfaatkan mereka antara lain di bentuk pupuk kompos organic yang sangat bagus untuk pertanian mereka. Selain itu air seninya yang tercampur dengan sumber air di tampung dalam satu bak penampungan, juga sangat bermanfaat sebagai penyeimbang ph tanah pertanian. Semuanya itu boleh di ambil oleh warga dusun dengan gratis. Jadi semua yang ada di KTT Ngudi Makmur sangat berguna dan semua bisa di manfaatkan.

KTT Ngudi Makmur

KTT Ngudi Makmu

KTT Ngudi Makmur ini juga tidak menutup diri bilamana ada anak-anak sekolah mau melihat proses mulai dari memberi makan sampai memeras susu bagi sekolah-sekolah di mana saja, sebagai pembelajaran wisata edukasi, bahkan para siswa boleh ikut andil dalam semua proses ini. Ayo…siapa yang mau kasih makan sampai memeras susu sapi secara langsung dengan arahan para guide, rasakan sensasinya tanpa anda harus kuatir karena sapinya juga jinak dan tempatnya selain bersih juga pemandangannya bagus sekali. (Soebijanto/reog biyan)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here