Kusir dokar

myimage.id | Kusir dokar adalah orang yang mengendalikan kendaraan yang beroda dua yang di tarik  oleh kuda. Dokar merupakan kendaraan umum yang biasanya pada jaman dahulu di pakai oleh orang pedesaan untuk bepergian dengan jarak tempuh yang dekat. Dokar merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang semakin terpinggirkan.

Kusir dokar

Istilah dokar bersal dari bahsa inggris yaitu Dog Cart yang artinya kendaraan berkuda yang ringan dimana awalnya kendaraan ini untuk berburu dimana disebelah belakang kusir atau pengendalinya terdapat kotak anjing pemburu yang pada perjalanan waktu berubah menjadi bangku untuk orang duduk. Rata-rata bentuk dokar disatu tempat dengan tempat lain hampir sama bentuknya.

Kusir dokar

KELENGKAPAN DOKAR

Kelengkapannya yang merupakan kereta yang memakai roda dua yang terbuat dari kayu yang di lapisi ban bekas mobil,  mempunyai beberapa asesoris yang khusus antara lain:

  1. Tropong atau topengan

Pada tropong atau topengan ini di letakan pada wajah kuda. Ini berfungsi supaya kuda waktu menarik kereta hanya focus melihat di depan saja, sehingga kusir dokar bisa 100% mengendalikan kudanya.

Kusir dokar

  1. Sarungan

Adalah satu asesoris yang melekat pada badan kuda. Ini berfungsi secara keseluruhan artinya semua badan kuda menyatu dengan dokarnya.

Kusir dokar

  1. Dada Bahu.

Ini berfungsi untuk mengendalikan kuda dalam posisi kuda waktu jalan naik.

Kusir dokar

  1. Apus dan Bruk

Ini berfunsi untuk mengerem, artinya ketika dokar sedang berjalan dan tiba-tiba kita ingin berhenti, apus dan bruk inilah yang berfungsi untuk mengerem atau menhentikan aktifitas dokar ini.

Kusir dokar

  1. Lis

Lis ini berfungsi sebagai pengendali keseluruhan dokar ini, kalau di kendaraan saya gambarkan sebagai setirnya.

Kusir dokar

PERKEMBANGAN DOKAR DI JAMAN SEKARANG.

Sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia dokar sebagai alat transportasi sangat perlu di lestarikan. Dokar banyak di temui di daerah Solo, Yogyakarta, Boyolali, Sragen, dan daerah lain di Jawa Tengah. Tapi seiring dengan jaman yang semakin modern ini keberadaan Dokar malah semakin terpinggirkan.

Kusir dokar

Seperti yang dialami oleh SUMIARTO, yang menjalani kehidupannya sebagai kusir dokar lebih dari 30 tahun. Sumiarto sudah mengalami masa jayanya dokar sampai terpuruknya masa dokar ini. Penghasilan dari kusir dokar sekarang sangat jauh penurunannya dan sangat terasa sekali dengan banyaknya munculnya angkutan alternative buat masyarakat seperti ojek, angkutan umum. Dulu pada tahun 1980 adalah masa jaya-jaya angkutan dokar ini. Sebagai kusir dokar walaupun semakin terpinggirkan bagi Sumiarto ini adalah kehidupannya, maka apapun yang terjadi dia tetap ingin melestarikan warisan budaya ini.

Kusir dokar

Tukang dokar yang mangkal di Pasar Bandarjo Ungaran,Kabupaten Semarang sekarang hanya tinggal 25 buah yang dulunya ratusan. Alasan banyak hilangnya dokar ini adalah banyaknya angkutan alternative lain disamping para kusirnya mencari pekerjaan lain dan menjual dokarnya ini. Sumiarto telah mengalami perganti 3 kuda sampai sekarang ini.

Kusir dokar

Servicenya bila mana terjadi kerusakan seperti perbaikan roda dan lain-lain yang ada hubungannya ada di daerah Ambarawa dan itu adalah satu-satunya di daerah Kabupaten Semarang yaitu di samping terminal Ambarawa (Pak Tulus), kalau asesoris dokar ada di daerah Kauman Salatiga , disini asesoris kompit semua ada. Semoga warisan budaya Indonesia tidak punah dengan seiringnya jaman yang menggerus budaya dokar ini. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here