myimage.id | Labuhan Ageng Parangkusumo adalah sebuah acara dalam rangka memperingati Jumenengan Ngerso Dalem Hamengku Buwono X yang sampai tahun ini sudah terhitung 29 tahun, yang mana Jumenengan Ngerso Dalem Hamengku Buwono X ini pertama kali dulu diadakan tepatnya pada tanggal 7 Maret 1989.

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Pada tahun ini disebut dengan Labuhan Ageng, dimana labuhan ini dilaksanakan atas dasar perintah Raja Kasultanan yang dilaksanakan hari Senin Legi, 30 Rejeb, Dal 1951 atau tepatnya tanggal 16 April 2018 dilaksanakan Hajad Dalem Labuhan Ageng di Pemancingan, Parangkusumo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Karena pada tahun ini merupakan Labuhan Ageng, yangnya dilaksanakan di empat tempat yaitu di wilayah Yogyakarta dilaksanakan di Labuhan Parangkusuma (Kecamatan Kretek) dan Labuhan Merapi (Kecamatan Cangkringan), serta di wilayah Jawa Tengah di  Labuhan Lawu (Kecamatan Karangpandan), Labuhan Wonogiri (Kecamatan Tirtomoyo).

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Labuhan Ageng selalu dilaksanakan di 4 tempat ini dan dilaksanakan tipa 8 Tahun sekali, sedangkan Labuhan Alit yang dilaksanakan tiap tahunnya hanya di laksanakan di tiga tempat yaitu Labuhan Parangkusuma, Labuhan Merapi dan Labuhan Lawu.

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Rangkaian upacara Hajad Dalem Labuhan Ageng Parangkusumo dimulai dari barang-barang yang mau dilabuh di serah terimakan pada Bupati Bantul yang kemudian disinggahkan di Pendopo Kecamatan Kretek, kemudian diserahkan pada juru kunci pantai Parangkusuma (mas penewu Suraksojaladri) kemudian di bawa ke Pemancingan, lalu ke napak tilas tempat pertemuan Panembahan Senopati dengan Nyai Roro Kidul, baru kemudian barang-barang tersebut di labuhkan di pantai Parangkusuma.

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Barang-barang yang akan dilabuhkan terbagi menjadi 4 bagian yaitu:

1.Pengajeng

Nyamping Cinde Abrit, Nyamping Pandan Serat, Nyamping Limar, Nyamping Cangkring, Semekan Solok, Semekan gadhung Tepen, Semekan gadhung Mlati Tepen, Semekan Jingga Tepen, Semekan Udaraga Tepen, Semekan Banguntulak Tepen.

2.Pendherek

Nyamping Polang, Semekan Solok, Semekan gadhung Mlati, Semekan Dringin, Semekan Songer, Semekan Pandan Binetot, Semekan Podhang Ngisep Sari, Semekan Banguntulak, Semekan Teluhwatu, Kuluk Kanigara, Kuluk Pethak, Songsong Gilap, Ratus, Pethekan Alus, Lisah Konyoh, Sela, Yantra Tindhih.

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

3.Lorodan Agem Dalem

Dhesthar, Rasukan Surjan, Nyamping, Hem, Lancingan Panjang, Lancingan.

4.Sanese

Rikma Dalem, kenaka Dalem, Layon Sekar Kanjeng Kyai Ageng, Lanyon Sekar.

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Sebelum acara Labuhan Ageng ini dilaksanakan, di Kraton Yogyakarta juga sudah diadakan rangkaian acara pendukungnya mulai dari Ngabluk, Ngapem sampai Sugengan di Bangsal Kencono yang semua dilasanakan secara terutup. Baru pada tanggal 16 April 2018 ini, ugorampe labuhan ini diberangkatkan dari Bangsal Srimanganti.

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Selama acara ini berlangsung di Pantai Parangkusuma, sangat menarik wisatawan yang kebetulan ada di tempat ini. Tidak hanya wisatawan lokal saja yang tertarik, bahkan wisatawan asing pun tertarik dengan prosesi ini, mereka tanpa sadar mengikuti acara budaya ini, yang secara tidak langsung sangat menarik bagi wisatawan di Yogyakarta.

 

Labuhan Ageng, ragam budaya indonesia, culture

Haparapan diadakan acara Hajad Dalem Labuhan Ageng Parangkusumo ini semua untuk kesejahteraan masyarakat Yogyakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, agar dijauhkan dari malapetaka, selain itu juga sebagai rasa ungkapan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas segala berkat dan hidayahnya selama ini. Selain sebagai bagian dari sebuah ritual, acara ini secara tidak langsung dapat menarik wisatawan lokal maupun asing untuk melihat prosesi ini sebagai bagian dari pariwisata Yogyakarta dan ragam budaya indonesia. (Soebijanto/reog biyan)

2 COMMENTS

  1. UNDANGAN WISATA KHUSUS EXCLUSIVE @genpi #wisataspiritual #spiritual #wisatamalamjogja #visitnesia #omahkecebong ( Mengenal Indonesia sejati )
    11 September 2018,jam.21.00-03.00 KIRAB BETENG KRATON KASULTANAN YOGYAKARTA dan KADIPATEN PURO PAKUALAMAN
    2 Oktober 2018 MENCUCI semua PUSAKA KERAMAT milik Kerajaan 09.00
    14 November 2018 GAMELAN KERAMAT di keluarkan jam 21.00
    20 November 2018 GAMELAN KERAMAT dikembalikan ke Kerajaan jam 21.00
    21 November 2018 KIRAB GUNUNGAN 09.00-15.00
    yang mau ikut ACARA di JOGJA silahkan
    NB. Yang mau menikmati malam EXCLUSIVE 24 jam di Yogyakarta silahkan @kopi_margomulyo #kedaikopimargomulyo
    BUKA INI :https://www.instagram.com/p/Bm_HBj6HowK/ https://www.youtube.com/watch?v=H2thNnctRcs https://www.youtube.com/watch?v=GsksB0rpwxc&feature=youtu.be
    BUKU SEJARAH DAN INFO di : https://mataramgolonggilig.wordpres.com dan ACARA Tgl.8-9 September yang MINAT silahkan Hubungi WA.085743755487 Mr Frans. 08122962959 Mrs Arum. #ambarharum70 @ambarharum70

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here