myimage.id | Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu adalah sejarah jaman dahulu dari mulai di bangunnya Masjid Kauman Semarang sampai dengan berdirinya yang ada hubungan sejarahnya dengan berdirinya kota Semarang.

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu

Masjid ini sekarang menjadi bangunan cagar budaya dan merupakan salah satu bangunan ibadah yang sangat di banggakan masyarakat kota Semarang. Masjid Kauman Semarang mempunyai ciri khas bangunan arsitektur campuran antara khas Pantura dengan style/gaya dari Arab/Persia. Bangunan Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu dekat dengan alon-alon dan pusat pemerintahan (kanjengan) serta dekat dengan pusat perdagangan (Pasar Johar). Satu konsep Masjid Besar yang ada di Indonesia.

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu

Lokasi.

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu terletak di Jalan Alon-alon Barat no 11 Semarang. Dahulu di depan Masjid Kauman Semarang merupakan alon-alon yang sering di gunakan oleh pemerintah waktu itu untuk mengadakan upacara atau semacam tempat berkumpul masyarakat. Dan di alon-alon terdapat semacam trem kereta api yang masih berfungsi yang melintas di tengah alon-alon.

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu

Selain itu di tengah alon-alon juga terdapat semacam panggung kehormatan. Fungsinya panggung tersebut,  di pakai untuk tamu kehormatan pemerintahan Belanda dan Indonesia pada waktu itu. Tapi pada tahun 1936 terjadi pergeseran fungsi di mana alon-alon ini berubah fungsinya menjadi pusat perdagangan (pasar yaik) sampai sekarang.

Sejarah Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu.

Masjid ini di bangun 1170 H bertepatan dengan 1749 M. Dalam prasasti yang di letakan pada Gapura masjid tertulis dengan empat bahasa yaitu bahasa Indonesia,Jawa, Belanda, Arab, salah satunya berbunyi :

Parengetan, Mesigit besar Semarang terbakar hari Djumahat tanggal 30 April 1885 jam ½ 9 malam, sebabdari goentoer. Mulai di bikin betoel tanggal 23 April 1889 dengan pertolongannya Kandjeng toewan GI Delume Assitent Resident Semarang dan Raden Toemenggong Tjokrodi Poero Boepati Semarang. Jang atoer pembikinannya toewan Ingenieur GA Gambier pada tanggal 23 desember 1890 djadinya

Masjid Kauman Semarang

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu Jaman Kemerdekaan.

Masjid Kauman Semarang menjadi saksi sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia, salah satu aktivis masjid ini, Dr Agus memberi tahu masyarakat Semarang sebelum Sholat Jumatan di mimbar bahwa Indonesia telah merdeka dari penjajahan Jepang. Dr. agus mendengar berita itu dari radio bahwa kemerdekaan Indonesia di proklamirkan oleh Soekarno/Hatta di Jakarta tepatnya di Jalan Pegangsaan Timur no 56 Jakarta pada jam 10.00 wib pada hari Jumat. Untuk mengenang peristiwa itu maka pada tahun 1952 Presiden Soekarno mengunjungi Masjid Kauman Semarang ini. Merupakan peristiwa langka sekali yang tidak akan kita temui lagi.

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu

Pada masa kejayaan sekarang ini Masjid ini mengalami beberapa pembangunan bangunan tambahan maupun renovasi Masjid. Beberapa bangunan tambahan antara lain tower sebelah Utara, sound system, gedung serbaguna dan sirene pengganti bom udara (mercon dung). Mercon dung ini adalah mercon yang di nyalakan sebagai penanda Umat Islam berbuka puasa pada waktu masa puasa menghadapi Bulan Ramadhan.

Masjid Kauman Semarang Tempo Dulu

Serta bangunan renovasi seperti tempat wundhu Selatan sama Utara, ruang kantor dan ruang rapat. Dari pembangunan tambahan dan renovasi ini maka fasilitas Masjid ini bertambah komplet sekarang. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here