myimage.id | Melasti di Pantai Marina Semarang adalah sebuah upacara penyambutan Hari Suci Nyepi yang dilaksanakan umat Hindu yang intinya adalah penyucian hati atas dosa-dosa yang kita lakukan dan berharap semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dalam segala hal di dunia ini.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Melasti pada hakekatnya adalah menyucikan diri. Upacara ini biasanya dilakukan di tepi danau atau ditepi laut karena hal ini berkaitan dengan “Ngayundang Malaring Gumi Hgamat Tirta Amarta”yang mempunyai arti, menghanyutkan dosa-dosa yang ada di dalam diri kita lewat air yang ada di dunia ini, karena air bagi umat Hindu adalah sumber kehidupan yang harus selalu dijaga keutuhannya.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Penyucian diri sebenarnya tidak hanya diri kita sendiri tapi juga meliputi juga alam, sarana dan prasarana yang di ada di sekeliling kita. Sebelumnya juga ada namanya penyucian “Tawur”, penyucian ini kalau di pulau Jawa lebih dikenal dengan “Mamahayu Hayuning Bhawana” yang artinya ruang budaya sekaligus spiritualitas budaya, yang akan dilaksanakan sehari sebelum Hari Suci Nyepi.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Melasti, upacara keagamaan, culture

Setelah tawur ini, maka pada tanggal 17 Maret 2018 semua umat Hindu akan melaksanakan Hari Suci Nyepi secara bersama-sama dimana pada hari itu ada 4 pantangan yang harus dilaksanakan diantaranya tidak boleh bepergian, tidak ada api, tidak boleh marah dan tidak boleh bersenang-senang. Kesemua itu dilaksanakan sebagai bagian untuk intropeksi diri agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan berbuat lebih baik.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Semua ini dilaksanakan karena umat Hindu melaksanakan sesuai dengan Tri Hita Karana, di mana disini ditekankan tentang hubungan manusia dalam kehidupan di dunia yang meliputi hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta rasa harmonis terhadap umat beragama yang lain dalam pengembangan dan pelestarian alam semesta.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Melasti, upacara keagamaan, culture

Bahkan pada tanggal 25 Maret 2018 akan diadakan karnaval seni budaya lintas agama yang di meriahkan juga pawai ogoh-ogoh yang bertujuan untuk mengimplementasikan Tri Hita Karana dimana kita harus selalu rukun  dengan umat beraga yang lain yang ada di lingkungan kita. Ini akan dilaksanakan di titik KM 0 (Depan kantor Pos Besar Semarang) dan akan berakhir di Balai Kota Semarang.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Acara ini juga dijadikan salah satu Program Pariwisata Kota Semarang sebagai bagian untuk menarik wisatawan lokal maupun asing untuk datang ke Kota Semarang untuk menikmati segala keunikan kerukunan budaya antar umat beragama yang tumbuh subur di Kota Semarang.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Tema perayaan  Hari Suci Nyepi pada tahun ini adalah meningkatkan soladiritas dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama sekaligus untuk menguatkan rasa persatuan dan kesatuan sesama umat manusia di dunia ini.

Melasti, upacara keagamaan, culture

Melasti menggambarkan bahwa bumi ini sebagai sumber kehidupan akan ayu (berkah) bagi umat manusia yang mengharapkan tidak ada perang, permusuhan dan saling benci. Karena ini merupakan falsafah yang ideal untuk kehidupan di dunia ini yang harus selalu eling dan waspada sebagai umat manusia yang dituntut selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here