myimage.id | Membuat jenang abang didesa merupakan sebuah  keharusan dalam menyajikan menu ini di salah satu perhelatan atau acara seperti pernikahan, sunatan maupun acara yang lain. Jenang abang merupakan salah satu jajan pasar yang banyak ditemui dan digemari oleh siapa saja dan bisa di katakan makan ini merupakan makanan klagenan atau banyak dicari, yang ada di masyarakat kita.

Membuat jenang abang

Dalam membuat jenang abang ini di dalam masyarakat desa masih menggunakan bahan-bahan tradisional yang banyak terdapat didesa, serta tempat memasak pun unik, dibuat non permanen yang biasanya terbuat dari glugu atau batang kelapa yang tua dengan bahan bakar arang. Sedangkan alat masaknya pun terbuat dari bahan wajan tembaga merah, di mana sebelum di pakai untuk memasak dicuci dulu dengan ampas kelapa yang sudah di ambil sari santannya.

Membuat jenang abang

Makanan jenang ini disetiap daerah atau desa mempunyai suatu kekhasan sendiri-sendiri dalam hal rasa walaupun dasar bahan yang dipakai pembuatan jenang abang ini hampir sama semua yaitu terbuat dari beras ketan, santan kelapa, gula jawa, gula pasir. Ada yang khasnya gurih ada pula yang manis. Tetapi dalam membuatan  jenang abang ini ada yang unik untuk kita lihat lebih dalam lagi yaitu dalam pembuatannya melibatkan orang banyak yang bisanya di desa di kerjakan secara bergotong royong atau bersama-sama terutama dalam hal mengaduk bahan ini di dalam wajan tembaga ini.

Membuat jenang abang

Biasanya pekerjaan terbagi menjadi dua bagian di mana tiap bagiannya harus mempunyai keahlian sendiri-sendiri. Ibu-ibu biasanya menyiapkan bahan-bahan pembuat jenang abang ini seperti mencampur beras ketan dengan santan dulu yang di jadikan bahan dasar membuat jenang abang ini. Membuat sari santan kelapa yang murni dan kental sampai menyiapkan bahan-bahan yang lain. Sedangkan bapa-bapak yang biasanya di bantu oleh anak-anak muda menyiapkan tungku yang terbuat dari batang kepala dan mencuci wajan tembaga dengan bahan ampas kelapa yang sudah diambil sarinya. Dan pekerjaan yang paling berat adalah waktu mengaduk bahan-bahan jenang ini jika sudah jadi satu dan menjadi matang.

Membuat jenang abang

Pekerjaan membuat jenang abang ini membutuhkan tenaga yang besar secara kontinyu makanya perlu orang banyak terutama dalam mengaduknya. Mereka akan selalu bergantian untuk mengaduk bahan ini sampai matang. Membutuhkan kurang lebih 4 sampai 5 jam untuk mengaduk jenang abang ini. Ciri-ciri jenang abang ini sudah matang adalah ketika bahan yang kita cicipi sudah tidak menempel di atas lidah kita maka jenang abang ini sudah bisa di katakan matang, sebaliknya jika masih menempel berati belum matang dan harus diaduk terus sampai matang.

Membuat jenang abang

Makanan ini sangat awet walaupun tidak di beri bahan pengawet makanan dan tahan terhadap cuaca dingin maupun panas. Yang dapat kita petik hikmah dalam pembuatan jenang abang ini selain ini merupakan salah satu makanan khas tradisonal Indonesia tapi bisa kita lihat lebih dalam lagi waktu pembuatannya di mana masyarakat desa tanpa di minta tolong mereka akan datang di tempat yang punya hajat untuk ikut kebersamaan dan gotong royong menyumbangkan tenaganya tanpa disuruh dan minta imbalan apapun. Mereka otomatis datang dan ini masih tumbuh subur di desa-desa di Indonesia untuk proses ini. Kebersamaan mereka inilah yang patut kita contoh dalam kehidupan kita sehari-hari di masyarakat. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here