myimage.id | Merti Desa merupakan sebuah ungkapan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa atas segala karunia yang telah di berikan berupa rahmat dan limpahan rejeki warga desa. Acara ini di lakukan oleh warga Desa Jetis Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung pada bulan sapar (bulan Jawa) tepatnya pada tanggal 1 November 2017, yang dianggap bulan baik untuk melakukan semuanya ini.

Merti Desa

Salah satu bentuk atau wujud syukur tersebut mereka wujudkan dengan mengadakan kirab budaya pada Merti Desa kali ini menampilkan berbagai kesenian dan kreasi yang terbaik bagi warga Desa Jetis. Barisan prajurit, anak-anak memakai baju adat Indonesia, Punokawan yang diikuti oleh patung semar yang sangat tinggi kurang lebih 6 M, tari topeng ireng anak, badut bahkan drumband anak-anak sekolah ikut memeriahkan acara Merti Desa kali ini.

Merti Desa

Kirab budaya ini mengelilingi Desa Jetis, walaupun jalan desa ini naik turun yang cukup ekstrim karena letaknya di lereng Gunung Sumbing tapi para peserta kirab ini sangat antusias sekali untuk meramaikan acara ini yang hanya dilaksanakan setahun sekali pada bulan Sapar.

Merti Desa

Merti Desa

Tidak hanya para peserta yang antusias, tapi para penonton sepanjang jalan penuh sesak menyaksikan acara ini sampai selsai. Setelah kirab budaya ini selesai, gunungan polowijo diperebutkan oleh peserta maupun penonton yang menginginkannya. Tidak hanya itu saja setiap RT mengadakan pertunjukan kecil-kecil oleh para peserta kirab budaya tadi seperti dari tari-tarian yang diiringi music live oleh para peserta.

Merti Desa

Disetiap acara Merti Desa ini, antusias warga Desa Jetis sangat besar disamping mereka mengadakan kirab budaya ada yang unik disini yaitu disetiap rumah warga selalu menghidangkan makanan dan minuman khas Desa Jetis yang diperuntukan bagi siapa saja yang menginginkan boleh makan atau sekedar mencicipi makanan khas desa tersebut secara gratis selama acara berlangsung.

Merti Desa

Merti Desa

Acara Merti Desa yang dilaksanakan sehari penuh dari pagi sampai pagi lagi pada puncaknya ada acara wayang kulit semalam suntuk yang dilaksanakan tepat ditengah-tengah Desa ini.

Merti Desa

Acara Merti Desa ini merupakan ekspresi spiritual yang mengarah kepada strategi budaya dalam rangka mengarahkan masyarakat kepada kepeduliaan, pemeliharaan dan pelestarian lingkungan agar tercipta harmonisasi lingkungan yang menghasilkan kesejahteraan karena panen pertanian yang berhasil. (Soebijanto/reog biyan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here