myimage.id | Opera Anak Bangsa Move merupakan sebuah pagelaran yang menggambarkan tentang sekilas perjuangan Sanggar Swargaloka yang sejak lahir di Yogyakarta dalam melestarikan dan mengembangkan seni tradisi ditegah-tengah laju perkembangan jaman.

Opera Anak Bangsa Move, Sanggar Swargaloka

Pagelaran ini dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun yang ke 25 Sanggar Swargaloka, yang digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, tepatnya hari Sabtu tanggal 21 Juli 2018 pada pukul 20.00 wib.

Opera Anak Bangsa Move, Sanggar SwargalokaSelain itu, pagelaran ini sebenarnya juga untuk memperingati Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli yang digabungkan dengan hari jadi Swargaloka, yang mana semangat Hari Anak Nasional dibawa untuk membangun kekuatan supaya tidak lepas jati dirinya mengenal budaya tradisi Indonesia.Opera Anak Bangsa Move, Sanggar SwargalokaSanggar Swargaloka di didirikan di Yogyakarta pada tanggal 17 Juli 1993, tapi kemudian pindah ke Jakarta pada tahun 1997 sampai sekarang, dengan alamat Taman Seni Swargaloka, Jalan Sumur Bungur no 51 Cipayung , Jakarta Timur. Meski telah pindah, namun Swargaloka tidak pernah melupakan awal sejarahnya. Yogyakarta adalah roh yang membuat swargaloka hidup dan berkembang hingga saat ini.Opera Anak Bangsa Move, Sanggar Swargaloka

Opera Anak Bangsa Move, Sanggar Swargaloka

Sebelum acara performance Opera Anak Bangsa Move, diawali dengan Swargaloka Award yang diberikan kepada Drs. Kristianto Eko Utomo, Dra. Kun Hardiani dan Dra. Sulistyowati yang telah berjuang menciptakan tari dan menjadi guru di wilayah Yogyakarta, Bantul dan Sleman.

Opera Anak Bangsa Move, Sanggar SwargalokaPerhargaan ke 2 diberikan kepada Romo Dinusatomo yang telah memberikan legalitas kelembagaan pada masa pendirian Swargaloka, Drs. Hersapandi yang telah memberikan wawasan dan kesempatan untuk berkarya dalam wadah Yayasan Puspo Warno di Pura Paku Alam, Drs. Sumaryono sebagai seniman yang mendorong terbentuknya Swargaloka, Ir. H.R. Hennry Purwanto sebagai pejuang seni yang memberikan kepercayaan Swargaloka untuk berkarya di Sanggar Ayodya serta Bondan Nusantara sebagai penulis drama tradisional yang produktif.Opera Anak Bangsa Move, Sanggar Swargaloka

Perhargaan ke 3 diberikan kepada RA. Sutanti Singgih Suryanto (Mami Singgih), yang telah meyediakan rumahnya untuk latihan tari atau karawitan bagi siapa saja yang berminat. Atas ide kreatif Didik Nini Thowok, Mami Singgih di buatkan Sanggar Tari Antika Budaya yang diambilkan dari nama panggilan beliau, Anti.Opera Anak Bangsa Move, Sanggar SwargalokaPagelaran Opera Anak Bangsa Move ini melibatkan dari yang masih anak-anak kecil sampai dewasa, mulai dari penari, pemusik, art director sampai kareografernya merupakan binaan dari Sanggar Swargaloka, yang mana mereka beberapa kali dapat penghargaan dari Pemerintah. Acara ini juga didukung oleh Pemda DIY, sponsor dan teman-teman komunitas seni yang secara luar biasa memberikan semangat dan motivasi agar acara ini terselenggara dengan sukses dan lancar.Opera Anak Bangsa Move, Sanggar SwargalokaOpera Anak Bangsa Move menampilkan ciri khas dari Sanggar Swargaloka yaitu sebuah pertunjukan seni tradisi yang dikemas dengan memasukan unsur-unsur yang mewakili jaman sekarang, mulai dari tari, busana, musik teaternya diramu dengan kreatif dan dinamis, yang diharapkan acara ini mampu bersaing dengan kesenian-kesenian lain diera digital tanpa meninggalkan roh tradisionalnya sebagai jati diri utama.

Opera Anak Bangsa Move, Sanggar SwargalokaAcara Opera Anak Bangsa Move ini ditutup dengan dialog budaya yang menampilkan Dr Sumaryono, MA Bodan Nusantara dan Mochamad Boy Rifai yang dilaksanakan dalam suasana yang santai di halaman Taman Budaya Yogyakarta.Opera Anak Bangsa Move, Sanggar SwargalokaOpera Anak Bangsa Move

1Persembahan:Sanggar Swargaloka
2Produser:Suryandoro
3Production Designer:Dewi Sulastri
4Kareografer:Bathara Saverigadi Dewandoro
5Composer:Antonius Wahyudi Sutrisno

Opera Anak Bangsa Move, Sanggar Swargaloka

6Castum Desainer:Yani Wulandari
7Penari Palawijan:Dila, Kayyisa, Nabila, Vini, Shifa, Sofwa, Talitha, Villa, Zia, Manda, Flora, Rica, Kania, Theresa, Tsaniya, Damar, Gentur, Radit
8Penari Bedayan Ura-Ura:Arcel, Karin, Prita, Kinan, Rani, Putri, Cantika, Deera, Vio, Muti, Nadia, Dini
9Penari Kelompok:Arista, Cinta, Helen, Minda, Raga, Silvi, Sekar, Ayu, Endah, Ayu, Fazar, Chikal, Yani, Bathara, Denta
10Pemusik:Dedek Wahyudi, G. Kris Mahendra, M Baihaqi, Verdian A, M. Rose F, Elisabet, K Usha RA, Linda, Prita HP, Dwi Agung BC, Dhimas BA, Adi CN, Dika PI, S Rio MP, Alfian AA, Aji C, Setyaji, Hamdan F, Yudha JS, Dimas PDN, Danang DB, Helga AB, Rahadyan F, Anzhar F, F Malik FT, Agus P, Anggara PP.

Opera Anak Bangsa Move, Sanggar Swargaloka

Makna yang disampaikan dalam pagelaran Opera Anak Bangsa Move adalah untuk meraih sebuah kesuksesan membutuhkan sebuah perjuangan, suka duka, kesuksesan dan kegagalan adalah sebuah proses yang harus kita alami. Kita harus ‘move’ supaya bisa menuju cita-cita yang kita inginkan, ujar Drs.Suryandoro (Faunder Swargaloka). Bravo Swargaloka !!! Semoga tambah sukses kedepannya. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here