myimage.id | Hallo Kota Semarang, sugeng enjing sugeng kewarasan. Mungkin bagi masyarakat Kota Semarang, sebuah pertunjukan pagelar seni budaya Semarangan selama ini jarang ditemui, apalagi di ruang terbuka. Tapi semua kerinduan selama ini dapat terobati dengan adanya Pagelaran Tari Gaya Semarang yang merupakan sebuah penampilan karya tari yang susunan tarinya bergaya Semarangan yang disusun oleh Yoyok B. Priyambodo, tarian ini berorientasi terhadap kondisi Kota Semarang mulai dari alam, topografinya serta kehidupan sosial budayanya.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureAcara ini merupakan yang pertama kali di gelar, diadakan pada tanggal 24 November 2018 oleh Manajemen Taman Indonesia Kaya yang bekerja sama dengan Sanggar Greget Semarang pimpinan Yoyok B. Priyambodo, mulai pukul 19.30 wib sampai selesai di Taman Indonesia Kaya Semarang.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureTaman Indonesia Kaya merupakan panggung seni terbuka di Kota Semarang yang diresmikan pada tanggal 10 Oktober 2018, yang dijadikan sebagai tempat menumpahkan ekspresi jiwa seni para seniman-seniman Kota Semarang.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureGaya tari Semarangan memang mempunyai beberapa spesifikasi tertentu yang mungkin tidak dipunyai oleh daerah lain mulai dari ragam geraknya, sekaran, egolan bokongnya endok remek (angka 8), busananya menggunakan kain semarangan (motip batik bunga, pohon asem, lawang sewu dan tugu muda).Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureYang ditampilkan dalam Pagelaran Tari Gaya Semarang kali ini semua karya Yoyok B. Priyambodo, yang dibuatnya mulai dari tahun 1998 sampai 2018 yang semuanya ini didedikasikan untuk Pesona Kota Semarang.Pagelaran Tari Gaya Semarang, culturePagelaran Tari Gaya Semarang juga melibatkan beberapa Sanggar Tari yang ada di Kota Semarang di antaranya Sanggar Tari Tanah Putih, Sanggar Tari Kusumawardani, Sanggar Tari Mahendra dan tidak lupa Sanggar Tari Greget yang beliau pimpin selama ini.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureAcara ini menampilkan 9 karya tari Yoyok B. Priyambodo, mulai Tari Brintik, Tari Batik, Tari Denok Deblong, Tari Turonggo Rimang, Tari Warak Dudgder, Tari Sekar Rinonce, Tari Sekar Cemani, Tari Prajuritan serta Tari Semarang Hebat.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureYoyok B. Priyambodo lahir pada tanggal 25 April 1966 di Semarang, belajar menari dari orang tuanya (Bpk/Ibu Soedibyo) di Sanggar Tari Kusuma Budaya pada tahun 1972. Kemudian pada tahun 1982 bersama keluarganya mendirikan Sanggar Greget Wilang, tapi kemudian berganti nama menjadi Sanggar Greget pada tahun 1992 sampai sekarang.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureAcara Pagelaran Tari Gaya Semarang yang diramaikan diluar Sanggar Greget memang mempunyai tujuan, agar sanggar-sanggar tari ini juga ikut melestarikan dan mengembangkan Tari Gaya Semarangan secara nyata dengan mempelajari serta di beri kesempatan untuk tampil di hadapan masyarakat, seperti di Pagelaran Tari Gaya Semarang ini.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureAntusias masyarakat dalam acara ini sangat di luar dugaan, arena khusus untuk penonton tidak mampu menampung jumlah penonton sehingga banyak yang menonton di pinggir-pinggir tempat yang sudah disediakan panitia. Sebuah fenomena antusiasnya masyarakat Kota Semarang terhadap acara seni dan budaya yang selama ini tidak terlihat harus di apreasikan.Pagelaran Tari Gaya Semarang, cultureSelain itu juga, acara ini ingin mengenalkan tari gaya Semarangan kepada masyarakat Kota Semarang yang mungkin selama ini tidak tahu ada tari gaya Semarangan ada di wilayahnya, yang di lihat dari sektor Pariwisata dapat menarik wisatawan asing maupun lokal untuk datang di Kota Semarang pada khususnya, ujar Yoyok B. Priyambodo. (Soebijanto/reog biyan)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here