myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Salam hangat, sehat dan sejahtera. Seni tari klasik Gaya Yogyakarta awalnya hidup di lingkungan Kraton, tetapi sekarang ini sudah mengalami perkembangan jaman di masyarakat. Kata klasik dipakai sebagai sebuah predikat karya yang bermutu atau berkualitas tinggi. Semua hal ini terlihat jelas dalam Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019 yang merupakan sebuah warisan seni budaya yang adiluhung yang awalnya tumbuh dan berkembang di lingkungan kraton dengan segala tatanan dan pranata di dalamnya.Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019Semua ini mempunyai nilai-nilai kearifan yang baik dalam sebuah karya budaya, seni, bahasa dan sastra yang kemudian menyebar luas ke masyarakat yang kemudian muncul lembaga-lembaga seni yang kali ini di pertontonkan ke masyarakat dengan berbagai lakon yang diantaranya diambilkan dari cerita Ramayana, Mahabarata, Panji dan Menak yang secara simbolis mempunyai nilai-nilai tentang kehidupan seperti unggah-ungguh dan kegotong royongan.Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan DIY, tepatnya paa tanggal 20, 21 dan 22 JUni 2019 di Pendopo Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Jl. Parangtritis No. 364 Sewon, Bantul, DIY mulai pukul 19.30 sampai selesai.Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019 di ikuti oleh 6 sanggar tari klasik Yogyakarta diantaranya Paguyuban Kesenian Suryo Kencono “Pendawa Laku Jantra”, Krida Beksa Wirama “ Sekar Tanjung Biru”, Yayasan Siswo Among Bekso “Menak Talsamat”, Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram “Durga Ruwat”, Yayasan Pamulangan Beksa Sasminta Mardawa “Kumbakarna Gugur”, dan Yayasan Irama Tjitra “Joko Bluwo”.Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019 pada tahun ini sudah memasuki tahun ke 4 dan Dinas Kebudayaan DIY senantiasa berupaya memberikan ruang kepada potensi seni dan lembaga seni klasik sebagai wujud aktualisasi pengelolaan seni budaya sebagai pelaku seni serta lembaga seni budaya ikut mengambil peran dalam menciptakan ketahanan berbudaya dan berbangsa.Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019“Pelestarian dalam upaya pemeliharaan dan pengembangan serta pemanfaatan Kesenian Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019 melalui lembaga seni sebagai sarana, di berikan keleluasaan dalam mengolah, menata dan mempergelarkannya”, ujar Aris Eko Nugroho SP, Msi selaku Kepala Dinas Kebudayaan DIY.Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019Dengan demikian pelestarian tidak bermakna statis, namun dapat dipahami sebagai hal yang membuat bilai-nilai budaya lebih hidup dan terpakai dimasa kini dan masa yang akan datang sesuai dengan perkembangan jaman.Pagelaran Wayang Wong Gagrag Yogyakarta 2019Pagelaran ini dapat memberikan manfaat dan energi posistip bagi lembaga seni, agar terus berkembangan dalam upaya pelestarian, pemeliharaan dan pengembangan budaya seiring dengan kemajuan jaman sebagai wujud Ketahanan Budaya Nasional. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here