[metaslider id=2479]

“Relokasi ke Gedung Parkir, sempit, kurang memadai…”

myimage.id | Pasca kebakaran hebat Pasar Johar pada Mei 2015, awalnya sempat membuat kacau sistem perdagangan yang sudah mapan. Penjual dan pembeli serta suplier sama-sama bingung, tempat yang mereka gunakan selama ini terbakar (bisa melihat foto di artikel “Pasar Johar…. Riwayatmu Dulu #8 Pasca Kebakaran) dan tidak bisa dipakai lagi. Para pedagang pun harus rela untuk direlokasi.

Solusi sementara dari pemerintah adalah penggunaan badan jalan H Agus Salim dan area Gedung Parkir. dan pedagang pun terpaksa menerima lokasi mereka diganti dengan ukuran yang lebih kecil. Sebagian yang tidak mau menerima ini, memilih berjualan di tempat lain atau di rumahnya. Hal ini terlihat dari beberapa kios yang tertutup atau kosong.

Memang dengan kondisi ini membuat omset para pedagang menurun drastis, selain pembeli harus mencari lagi dimana pedagang langganannya, tempat untuk parkir motor dan mobil juga cukup jauh, belum lagi akibat pedagang yang berjualan di jalan, membuat arus lalu lintas sekitar Pasar Johar selalu macet.

Relokasi pasar Johar di area gedung parkir ini berlangsung setahun lebih, karena menunggu persiapan relokasi baru di tanah banda Mesjid Agung Jawa Tengah di Jl. arteri Soekarno Hatta. Saat ini mereka sudah dipindahkan kesana, meski ada juga  satu dua pedagang yang memaksa kembali berjualan di area Johar lama. (Rahman Hakim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here