pasar randusari
Bagian Depan Pasar Randusari

Pasar Randusari Semarang, sama seperti pasar umumnya di kota Semarang. Menjual aneka bahan makanan maupun baju dan aneka kebutuhan orang. Namun yang juga ciri khasnya adalah bagian depan pasar randusari ini didominasi penjual bunga dan perlengkapan kematian maupun acara adat jawa. Bisa dibilang bagian depan ini buka 24 jam, karena meskipun kematian itu kita tidak tahu kapan datangnya, tapi pasti dan mereka mempersiapkannya. Pasar yang bentuk bangunannya diarsitekturi oleh Thomas Karsten diperkirakan dibangun pada 1938. Satu aliran bentuknya dengan Pasar Johar, Bulu, dan Jatingaleh.

pasar randusari
Mepersiapkan ronce-ronce kembang untuk keranda

Pasar Randusari juga dikenal sebagai pasar bunga untuk berbagai keperluan. Tidak hanya keperluan pemakaman tapi juga wedding atau ucapan selamat lainnya. Banyak pedagang luar daerah sudah menunggu saat pagi mobil pengangkut bunga, mereka kemudian menjualnya lagi di daerah masing-masing, seperti Demak, Kendal, dll. Keberadaan pasar yang juga dekat dengan Bergota, area pemakaman terbesar di Kota Semarang, membuatnya terlihat strategis, apalagi terhitung tengah kota.

pasar randusari
aktivitas pedagang bunga segar

Pasar ini terletak di Jalan Kyai Saleh mendekati ujung jalan Pandanaran, dulunya bernama Randoesarie Traditionele Markten. Bagian depan pasar Randusari didominasi oleh penjual bunga dan perlengkapan kematian. Dari mulai kain kafan, perlengkapan pemakaman hingga berbagai minyak wangi. Di bagian utara pojok memang sedikit berbeda, karena berjualan soto. Aktivitas pagi, diantaranya meronce bunga-bunga untuk hiasan keranda. Bunga yang tidak tahan lama disimpan dalam lemari es.

pasar randusari
kembang melati

Bagian ujung selatan ditempati penjual bunga segar, tidak hanya untuk keperluan pemakaman tapi juga untuk keperluan lain. Aktivitas di area ini meliiputi memilih dan memotong bagian bunga yang kurang bagus, mensortir dan juga menyiapkan pesanan pelanggan.

pasar randusari
Menulis Nisan

Secara umum, dibanding pasar lainnya di kota Semarang, luas pasar Randusari ini tidaklah terlalu besar. Kurang lebih 0,78 Km persegi, terdiri 4 lajur utama dan di kanan kiri pasar diapit gang kecil pada penduduk. Meski kecil, karena lokasi yang tengah kota membuat pasar ini selalu ramai, di bagian tengah dan belakang banyak menjual kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Mulai dari bumbu dapur, daging dan ikan serta aneka sayuran. Dibuat dengan model jamur sehingga sirkulasi udara cukup nyaman meski tanpa pendingin udara.

pasar randusari
soto ayam pasar randusari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here