myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya, wilujeng enjang, sedherek-sedherek. Kota Semarang sangat berperan penting dalam perkembangan konteks kebudayaan dan sejarah kota di Nusantara yang syarat akan peristiwa bersejarah yang menjadi potret kebudayaan, sebagai salah satu warisan budaya yang harus kita jaga. Semua ini terlihat dalam penyelengaraan Pasar Sentiling 2019 yang merupakan sebuah Pasar Malam di Festival Kota Lama Semarang yang menampilkan beragam kuliner legendaris dari berbagai kota yang ada di Indonesia.Pasar Sentiling 2019Pasar Sentiling 2019 kali ini mengangkat tema “Kuliner Legendaris”  yang menjelaskan bahwa Indonesia mempunyai banyak kota dengan kuliner cita rasa yang khas ditampilkan diacara ini, yang sementara hanya dari Pulau Jawa, Bali dan Sumatra, dengan ketentuan/prioritas bahwa usaha kuliner ini harus sudah berjalan kurang lebih 10-20 tahun. Disamping ada beberapa jajananan yang tidak legendaris juga ditampilkan disini.Pasar Sentiling 2019Acara ini diselenggarakan oleh orang-orang yang sangat peduli kepada keberadaan Kota Lama Semarang yang semuanya ini di gagas oleh Oen Semarang Foundation, yang diselenggarakan di Taman Kota Lama Semarang, pada tanggal 12-22 September 2019, mulai pukul 15.00 wib sampai 22.00 wib.Pasar Sentiling 2019Pasar Sentiling dulunya bernama Koloniale Tentoonstelling (Expo Kolonial) yang merupakan sebuah expo tingkat dunia sebagai perayaan peringatan 100 tahun kemerdekaan Belanda lepas dari penjajahan Prancis (semasa dipimpin oleh Napoleon Bonaparte) yang jatuh pada tahun 1913, yang diadakan di Semarang.Pasar Sentiling 2019Dulu event ini dibuka pada tanggal 13 Agustus 1914, tepatnya 100 tahun ditanda tanganinya Traktat London yang membuat Belanda mendapatkan kembali Hindia Belanda sebagai daerah jajahannya dari tangan Inggris.Pasar Sentiling 2019Atas inisiatip Pemerintah Belanda di Denhaag, maka diadakan perayaan ini ditanah jajahan Hindia Belanda. Rencana ini kemudian dilanjutkan dengan membentuk panitia penyelenggara Koloniale Tentoonstelling yang diselenggarakan di Semarang, Indonesia yang bertujuan memberikan gambaran perkembangan Hindia yang luar biasa, mulai dari pertanian sampai perdagangannya dalam cakupan yang luas.Pasar Sentiling 2019Koloniale Tentoonstelling di Semarang dipusatkan didaerah Randusari hingga kaki Bukit Candi serta daerah sekitar Pieter Sythofflaan (kini Jalan Pandanaran). Sebuah event yang luas seluruh bangunannya sekitar 39.260 m2 (belum termasuk bangunan dan tenda-tenda dari lunapark dan warung-warung makan) dan ini merupakan 10 expo terbesar didunia saat itu. Selain menampilkan pameran budaya dan perdagangan juga ditampilkan pavilium dari negara Jepang, Australia dan Cina.Pasar Sentiling 2019Festival Kota Lama pertama kali diadakan pada tahun 2012 yang selalu mengangkat tema Kuno, Kini dan Nanti, tapi pada tahun ini secara khusus mengangkat tema “Indische Parade” dimana indische ini mewakili budaya Indonesia Belanda, sedangkan parade mengisyarakatkan banyak aktifitas dengan berbagai rangkaian kegiatan yang kali ini tidak berpusat pada satu tempat saja, tetapi menyebar hampir diseluruh titik di kawasan Kota Lama Semarang.Pasar Sentiling 2019Pasar Sentiling 2019 pada tahun ini diikuti oleh Toko Oen, Istana Wedang, Nasi Goreng Babat Mas Ari, Pisang Plenent Mbah Toerdi, Es Puter Cong Lik, Loempia Hoki, Tongseng Kambing Bu Bekti, Bubur Tumpang Mbak She Salatiga, Pecel dan Jajan Pasar Puri Eco, Mendoan Mbok Dhe, Gudeg Yu Djum Yogyakarta, Kerak Telur, Gulai Rambut Nenek dam masih banyak yang lainnya.Pasar Sentiling 2019Memang tahun ini Festival Kota Lama special sekali, karena selain waktu pelaksanaannya yang sedikit panjang dari tanggal 12-22 September 2019 dengan lokasi hampir di seluruh kawasan ini, Pasar Sentiling ada kurasinya terhadap List Tenant yang mau tampil disini.Pasar Sentiling 2019Animo pengunjung juga sangat luar biasa sekali, hal ini sebelumnya juga sudah dapat diprekdisikan karena tiap tahunnya track recordnya acara ini selalu naik, juga memberikan kepada masyarakat luas agar lebih bisa menikmati acara ini lebih lama, serta adanya permintaan dari para List Tenant dari luar kota, dengan waktu yang panjang akan memberikan keuntungan tersendiri bagi mereka.Pasar Sentiling 2019“Kuliner Legendaris harus tetap hidup dan bertahan, karena makanan ini mempunyai cita rasa yang khas serta cerita tersendiri, yang secara history sangat kuat dan ini semua harus dilestarikan dan dikembangkan sama kapanpun dengan proses yang alami”, ujar Jessie selaku panitia Festival Kota Lama 2019. (Soebijanto/reog biyan).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here