myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Sugeng enjang sedherek-sedherek. Seni tari adalah sebuah nilai kejujuran dalam gerak kehidupan, bahkan dalam gerak yang paling sederhana. Perjalanan hidup lebih dari 35 tahun dalam urat dan nadi tari merupakan survival yang hebat. Semua ini terlihat dalam Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia dalam mengadakan Pelatihan Tari Kreasi Baru yang merupakan sebuah ujian kopentensi yang diikuti oleh murid-muridnya yang terdiri dari murid pra madya sampai madya (guru pelatihan) yang dilakukan di Yogyakarta.Pelatihan Tari Kreasi BaruSanggar ini berpusat di Jl. Solo KM 10 Sorogenen II RT 02 RW 01 Purwomartani, Kalasan, Sleman Yogyakarta, yang merupakan sebuah tempat pendidikan atau pembelajaran tari yang sifatnya sosial, yang berdiri pada tanggal 14 Februari 1987.Pelatihan Tari Kreasi BaruSanggar Tari Kembang Sore Indonesia diciptakan untuk memberi materi ajar kepada guru, sebuah pelatih tari di seluruh Indonesia yang dilakukan secara mandiri, tidak bekerjasama dengan pihak manapun di Indonesia. Sanggar ini didirikan oleh Untung Muldjono yang sampai sekarang masih aktif sebagai Dosen di ISI Yogyakarta.Pelatihan Tari Kreasi BaruPelatihannya diberi jenjang dari tingkat pelatihan madya, utama, lanjut khusus, yang semuanya ini sifatnya kurikuler yang diatur dalam kurikulum, pembelajaranya mulai dari 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun sampai 6 tahun.Pelatihan Tari Kreasi BaruSetelah 6 tahun dan memiliki kecakapan atau kemampuan baik dalam teknik kepenarian maupun pengetahuan, akan menempuh ujian pra pelatih anak-anak, maka disini ada 2 golongan yaitu para pelatih (senior dan para guru pelatih sanggar) dan golongan siswa dari cabang.Pelatihan Tari Kreasi Baru

Pelatihan Tari Kreasi BaruDisini lebih mementingkan proses pembelajaran dan pendidikan. Anak-anak yang pra madya yang siswa, materi ujiannya ada 5 tarian, kalau guru-guru ada 3 tarian. Walaupun anak-anak ini ijazahnya di SMP, tidak sekolah tapi sudah dewasa dan sebagai guru pelatih di sanggar, dia boleh kursus di pelatihan bersama-sama guru tari. Guru merupakan predikat formal juga sebagai pelatih.Pelatihan Tari Kreasi BaruPembelajaran di Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia tingkatannya ada D1 (dasar 1 dan 2), pengembangan 1,2 dan magang 1,2 yang semua ini disebut dengan Pra Madya, prosesnya 6 tahun. Tetapi ada juga pelatih khusus yang mempunyai ciri-ciri selalu mendapatkan materi karya terbaru yang belum pernah diajarkan.Pelatihan Tari Kreasi BaruMateri ujian tari semua merupakan produk tari dari sanggar yang kali ini semua produknya tari kreasi baru, tetapi kalau dalam kurikulum semua tarian yang diajarkan mulai dari tradisi, kreasi baru sampai klasik yang semuanya bersifat apresiasi. Yang wajib ujian adalah tari kreasi baru dengan maksud supaya secara nasional seragam.Pelatihan Tari Kreasi BaruSpirit yang digunakan dalam Pelatihan Tari Kreasi Baru adalah “Indonesia”, realitanya cabang sanggar ada di Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung (non aktip) dan berpusat di Yogyakarta. Memang pengelolaan sebuah sanggar tari membutuhkan survival yang hebat dan itu dialami oleh semua sanggar yang ada.Pelatihan Tari Kreasi BaruSebuah apreasiasi yang layak diberikan oleh siapa saja terhadap keberadaan Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia, selain non profit sanggar ini sejak tahun 1987 sudah memikirkan keberadaan guru tari yang dibutuhkan di Indonesia. Disini idenya memberikan materi ajar kepada para guru tari agar mendapat kredit komulatif (waktu itu).Pelatihan Tari Kreasi BaruEra reformasi malah merubah keadaan ini semua, karena banyaknya sarjana pendidikan cetakan dari Perguruan Tinggi, tetapi Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia tetap melayani ini semua, karena ketrampilan tidak tentu bisa diajarkan di formal sekolah. Sanggar ini selalu memberikan ruang kepada siapa saja untuk belajar ketrampilan tari khususnya.Pelatihan Tari Kreasi BaruSelama ini sanggar sangat konsisten di tari kreasi baru, ini semua sebagai bentuk apresiasi dalam pengembangan dan pelestarian bentuk tari tradisi maupun klasik secara nyata. Tradisi dan klasik sudah banyak yang menggarap, kemudian dibuat pengembangan mulai dari tempo, iringan, gerak dan busana dengan kreasi sehingga dapat dipelajari oleh semua orang.Pelatihan Tari Kreasi BaruDi dalam Pelatihan Tari Kreasi Baru, penilaiannya hanya secara umum saja, diantaranya mulai dari sudah layak atau belum, kemampuan kepenariannya ada tidak, sudah mengerti irama, sudah bisa mengolah tubuhnya, yang semuanya itu merupakan bagian dari sebuah pertunjukan yang nantinya akan dilihat oleh audience.Pelatihan Tari Kreasi BaruSanggar Tari Kembang Sore Indonesia sudah berlangsung 32 tahun dan ini merupakan bukan barang baru dan secara alami terbukti di masyarakat. Banyak tarian dari Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia yang beredar dan ditarikan dalam pertunjukan-pertunjukan didalam masyarakat mapun lomba-lomba.Pelatihan Tari Kreasi BaruMembuat tarian adalah hal sulit dan mahal harganya, apalagi tarian tersebut untuk pendidikan tari anak-anak dimasyarakat yang spiritnya untuk bangsa dan negara dengan tujuan agar anak-anak Indonesia itu berbudaya, bermartabat, beretika dan mempunyai jati diri sebagai Bangsa Indonesia.Pelatihan Tari Kreasi BaruSalah satu kiat dari Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia untuk mengaet anak-anak milenial yaitu dengan selalu menciptakan tarian up to date sesuai dengan selera sekarang ini, tanpa harus meninggalkan tradisi maupun klasik. Ini terbukti dalam satu sanggar di Jawa Timur ada yang muridnya lebih dari 400 anak.Pelatihan Tari Kreasi BaruPelatihan Tari Kreasi Baru tiap tahunnya memang beda, ini dapat dilihat dari kemampuan anak-anak sekarang jauh lebih bagus dibandingkan dengan anak-anak dulu artinya pola pembelajaran yang terus berkesinambungan ini pasti berbuah baik. Proses waktu adalah pendidikan yang terbaik selama ini dan itu terbukti.Pelatihan Tari Kreasi Baru“Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia memberikan pendidikan etika, estetika maupun filososi budaya bangsa untuk mencapai karakter yang ingin dicapai. Rasa kebersamaan, solidaritas, saling menghargai dan ini semua harus terus berlangsung”, ujar Untung Muldjono disela-sela acara. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here