myimage.id | Penjual selongsong kupat adalah penjual tempat makanan dalam bentuk kupat yang terbuat dari daun kelapa muda di mana selongsong kupat ini nantinya diisi dengan beras dan merupakan makanan yang harus ada atau wajib ada  di hari Ramadan.

Penjual selongsong kupat

Kupat ini nantinya di hidangkan pada hari raya Ramadhan dengan sayur pelengkapnya adalah opor ayam, sambal goreng kentang di campur hati ayam atau udang di tambah buncis pedas. Setelah di campur dengan sayur itu kupat rasanya akan lezat sekali.

Penjual selongsong kupat

Penjual selongsong kupat ini merupakan bisnis temporer yang hanya di lakukan setahun sekali, mereka lakukan hanya 1 sampai 2 hari menjelang hari raya Ramadhan.

Penjual selongsong kupat

Mereka berjualan di sepanjang jalan seputaran Pasar Bandarjo Ungaran, dan rata-rata para penjual selongsong kupat ini datang dari luar kota Ungaran seperti dari kota Salatiga, Bandungan dan Gunungpati Semarang.

Penjual selongsong kupat

Alasan mereka berjualan di Ungaran adalah harga kupat di Ungaran sangat bagus bagi mereka di bandingkan di daerahnya sendiri dengan begitu mereka dapat meraup untung yang besar atau sekitar 5-6 kali lipat dari beli bahan dasar pembuat selongsong kupat ini. Bahan pembuat kupat ini biasanya mereka dapat dari daerah Salatiga, Boyolali yang masih banyak pohon kelapanya, yang satu ikatnya dengan  harga Rp. 150.000,-.

Penjual selongsong kupat

Rata-rata mereka menjual satu ikat  kupat yang isinya 10 buah dengan harga Rp. 10.000,- dan kalau di tawar pun paling baru di kasihkan dengan harga Rp. 8.000,-

Penjual selongsong kupat

Rata-rata para penjual selongsong kupat ini bekerja dalam kelompok. Satu kelompoknya biasanya berisi antara 3 sampai 6 orang. Bahkan mereka rela untuk tidur di tempat hanya untuk mremo jualan selongsong kupat ini. Karena mereka pikir jadi penjual selongsong kupat hanya di lakukan setahun sekali dan hasilnya pun bisa di harapkan.

Penjual selongsong kupat

Membuat selongsong kupat memerlukan suatu ketrampilan khusus dan tidak semua orang mampu melakukan pekerjaan ini. Kalau di anggap susah ya susah, tidak pun juga tidak ketrampilan ini.

Penjual selongsong kupat

Para penjual kupat ini berprinsip ingin melestarikan tradisi budaya yang mereka dapat dari orang tua mereka. (Soebijanto/reog biyan)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here