myimage.id | Tari Topeng Ireng Dayakan merupakan sebuah seni tari yang sangat poluler sekali di seputar daerah Gunung Merbabu, Merapi, Menoreh serta Sindoro Sumbing. Tarian ini memadukan gerakan syiar agama Islam dengan ilmu bela diri tradisional Jawa atau pencak silat. Nama Tari Topeng Ireng Dayakan merupakan rangkaian dari kata toto lempeng irama kenceng, dimana toto berarti menata, lempeng berarti lurus, irama berarti nada dan kenceng berarti keras, oleh karena itu Tari Topeng Ireng bisa di katakana tarian yang mana penarinya berbaris lurus dan diiringi musik dengan irama yang keras dan penuh semangat.

Tari Topeng Ireng Dayakan

Munculnya Tari Topeng Ireng Dayakan menurut sejarahnya yang beredar di masyarakat dan melegenda bermula pada masa penjajahan Jepang, dimana aktivitas penduduk pribumi yang berhubungan dengan kegiatan kanuragan/ilmu pencak silat di larang beredar di masyarakat. Maka untuk mengelabui penjajah, prajurit keraton menyamar sebagai penduduk biasa tapi melakukan aktivitas pencak silat tapi diiringi dengan musik. Alat musiknya pun masih sederhana sekali seperti jedor, seruling, dan alat music tradisonal yang lainnya. Salah satu tempat yang diyakini munculnya pertama kali Tari Topeng Ireng Dayakan ini adalah disekitar lereng bukit Menoreh Magelang tepatnya di daerah Tuk Songo. Dulu nama tarian ini dinamakan Topeng Kawedar, karena menampilkan gerakan-gerakan ilmu silat tradisional Jawa yang diiringi alat musik perkusi jedor.

Tari Topeng Ireng Dayakan

Pada waktu dulu kastum yang di kenakan Tari Topeng Ireng Dayakan tidak sekomplit sekarang, dimana dulu masih sangat sederhana sekali hanya menggunakan janur kuning yang di letakan di tangan , kaki dan kepala serta menggunakan lonceng yang di letakan di pinggang para penarinya.

Tari Topeng Ireng Dayakan

Unsur gerakan Tari Topeng Ireng Dayakan meliputi gerakan Kubro Siswo, roded atau gandul muslimin dan gerakan pencak silat. Sedangkan riasan yang digunakan hanya menggunakan warna hitam dari arang dan putih dari kapur. Seiring dengan perkembangan jaman, sekarang riasannya memakai berbagai macam warna sehingga menambah tampilannya jadi menarik.

Tari Topeng Ireng Dayakan

Setelah kemerdekaan Indonesia kesenian Tari Topeng Ireng dalam pentasnya menampilkan banyak penari sehingga disebut dayakan. Dayakan berarti banyak penarinya, serta nama ini digunakan berdasarkan kastum yang digunakan menyerupai pakaian adat suku dayak dimana menggunakan asesoris hiasan bulu berwarna warni menyerupai mahkota suku Indian. Tidak hanya itu saja kastum yang digunakan berumbai rumbai dengan gelang krincingan di kaki yang banyak sehingga di setiap gerakannya menimbulkan suara riuh gemerincing.

Tari Topeng Ireng Dayakan

Sekarang alat musik pengiring Tari Topeng Ireng Dayakan mengalami inovasi, tidak hanya alat musik tradisional saja yang digunakan seperti gamelan , seruling, kendang, terbang, bende, rebana tapi kadang di tambah drum dan gitar listrik. Disetiap gerakan Tari Topeng Ireng Dayakan ini selalu pada gerakan tertentu menimbulkan keriuhan, karena mereka kadang meneriakan sesuatu sehingga menambah semangat yang menari maupun penontonya tapi masih seirama dengan musik pengiringnya. Gerakan dasar tarian ini sangat sederhana sekali tapi ekspresif sedangkan formasinya mulai bentuk persegi hingga melingkar.

Tari Topeng Ireng Dayakan

Sekarang banyak sekali berkembang kelompok-kelompok Tari Topeng Ireng Dayakan ini di seputar Magelang seperti Genta Rimba dari dusun Ngampel, Dewa Rimba dari Ngablak, Satria Rimba dari Ploso Gede Ngluar, Kidung Kawedar dari Gejayan, Putra Seni Rimba dari Tempuran, Mutiara Rimba dari Secang, Jimat Kalimosodo dari Sawangan, Bina Muda dari Srumbung dan masih banyak yang lainnya.

Tari Topeng Ireng Dayakan

Sebagian grup tari itu yang ada di Kabupaten Magelang, padahal perkembangannya sekarang banyak grup-grup Tari Topeng Ireng Dayakan yang banyak bermunculan dari luar dari daerah itu seperti dari Getasan, Salatiga, Boyolali bahkan Temanggung. Semoga dengan phenomena bermunculan grup-grup tari ini dapat membantu menaikan wisata seni dan budaya di daerah tersebut yang dapat dijadikan salah satu andalan untuk menarik wisatawan asing maupun lokal untuk datang didaerah ini, dimana sekarang ini disetiap hajatan atau festival khususnya didaerah ini sering sekali menampilkan Tari Topeng Ireng Dayakan sebagai salah satu hiburannya. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here