myimage.id | Prosesi Obor Salib adalah sebuah prosesi arak-arakan obor dalam bentuk salib yang diarak bersama-sama dari depan Gereja ST. Maria Assumpta  menuju tempat doa dan semadi di Bukit Kendalisodo.

Prosesi ini merupakan  rangkaian acara dalam rangka HUT Stasi Gereja ST. Maria Assumpta Glodokan Bawen yang ke 51 yang diadakan tiap tahun, yang kali ini dilaksanakan tepatnya pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2018 pukul 18.30 wib.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, cultureProsesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, cultureGereja ST. Maria Assumpta Glodokan Bawen merupakan stasi yang masuk di Paroki ST. Stanislaus Girisonta Karangjati, yang mana Gereja ini mempunyai 6 wilayah dengan umat totalnya kurang lebih 1.600. Bangunan Gereja direhab pertama kali pada tahun 1997, dengan pertimbangan makin bertambahanya umatnya. Lokasi Gerejapun hampir sebagian besar penduduknya adalah penganut agama Katolik.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

Tema HUT Gereja ST. Maria Assumpta Glodokan tahun ini adalah ‘Merajut Kebhinekaan Dalam Kebersamaan’ dengan makna yang mau disampaikan adalah dengan segala perbedaan agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia malah menjadi sebuah kekayaan menuju satu kesatuan negara yang berdaulat NKRI yang semakin maju dan solid.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

Prosesi Obor Salib ini diikuti hampir oleh seluruh umat Katolik Gereja ST. Maria Assumpta yang pada tahun ini semua kegiatan di kelola oleh Orang Muda Katolik (OMK) yang dikemas apik mulai dari awal sampai akhir acara.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

Arak-arakan Prosesi Obor Salib diikuti hampir 700 orang dengan obor salib yang rata-rata terbuat dari bambu yang diberi minyak tanah mulai dari anak-anak, remaja sampai orang tua bersemangat ikut dalam prosesi ini walaupun medan yang dilalui sangat terjal dengan cuaca yang sangat dingin sekali.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

Sebelum acara ini dimulai, diawali dengan doa bersama di depan Gereja ST. Maria Assumpta yang dipimpin oleh Romo. M. Nico Jumari JKL. PR yang kemudian dilanjutkan dengan penyalaan api pertama pada obor salib.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

Arak-arakan di awali dengan drumband anak-anak SD, yang diikuti oleh Romo,  putra altar dan para umat. Ada yang menarik dalam arak-arakan ini, dimana sepanjang jalan yang dilalui, lampu penerangan jalan semua dimatikan oleh penduduk desa, sehingga suasana arak-arakan ini menjadi lebih khidmat, hanya penerangan obor merekalah yang menjadi penerang jalan dalam prosesi ini.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

Jalan yang naik menuju tempat doa dan semadi di Bukit Kendalisodo menjadi tantangan tersendiri bagi peserta arak-arakan ini, walaupun sudah beraspal tapi cuaca dingin pada malam itu menjadi tantangan tersendiri bagi peserta arak-arakan, sepanjang jalan mendekati lokasi terdapat pos-pos jalan salib, yang kali ini digunakan sebagai tempat beristirahat untuk melepas letih sebentar untuk menuju puncak bukit.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

Diatas bukit para umat katolik ini mendapat sirama rohani dengan khusuk. Rangkaian acara HUT Gereja ST. Maria Assumpta pada puncaknya ada pesta umat, yang pada saat itu ada yang special dimana disediakan kekhasan dari daerah Glodokan ini yaitu makanan tradisional ‘gendar pecel’ yang nanti akan dimakan bersama-sama oleh seluruh umat.

Prosesi Obor Salib, Gereja ST. Maria Assumpta, culture

HUT Stasi Gereja ST. Maria Assumpta Glodokanan Bawen juga sebagai bagian dari penyatuan dalam kebersamaan umat Katolik khususnya, terutama anak-anak dan OMK sebagai generasi penerus serta mengali potensi yang ada untuk selalu mengadakan kebersamaan yang guyub rukun sehingga dapat menimbulkan kegiatan-kegiatan yang positip dilingkungan gereja dan masyarakat setempat, ujar Haryoto sebagai koordinator Prodiakon di Gereja ST. Maria Assumpta. Proficiat !!! Semoga kedepannya menjadi lebih ok dan tambah sukses, Berkah Dalem. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here