myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Sugeng enjang sedherek-sedherek. Hari Raya Imlek sudah dekat, segala persiapan prosesi penyambutan telah dipersiapkan dengan sempurna. Hari ini selalu ditunggu oleh setiap manusia yang merayakan dengan harapan yang baik. Salah satu prosesi penyambutan tersebut adalah Prosesi Sang Sin yang merupakan sebuah prosesi ritual menjelang Imlek yang dilakukan oleh Klenteng Tay Kak Sie Semarang yang mengantarkan para dewa-dewi terutama Dewa Dapur (Toa Pek Kong) menghadap  kepada Sang Yang Maha Kuasa.Prosesi Sang SinDewa Dapur selalu ada disetiap rumah manusia yang selalu mencatat perbuatan baik dan buruk kita manusia didunia ini dan pada prosesi ini tugasnya melaporkan perbuatan manusia di dunia ini kepada Sang Yang Maha Kuasa.Prosesi Sang SinSetelah Tahun Baru dewa-dewi ini turun kebumi dengan membawa catatan baru buat manusia dari Sang Yang Maha Kuasa yang didasarkan kepada perbuatan tahun sebelumnya kita manusia yang berimbas pada tahun ini kita akan mendapat anugerah apa dari Yang Maha Kuasa.Prosesi Sang SinProsesi Sang Sin diselenggarakan setiap tahunnya menjelang hari Raya Imlek oleh Klenteng Tay Kak Sie tepatnya di Jalan Gang Lombok, Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, pada tanggal 18 Januari 2020, pukul 16.00 wib sampai selesai.Prosesi Sang Sin“Tujuan diadakan acara ini adalah mengingatkan perbuatan kita sebagai manusia pada setiap harinya agar selalu yang baik-baik saja, yang nantinya pasti akan mendapat pahala yang baik pula”, ujar Tanto Hermawan, selaku Ketua Yayasan Tay Kak Sie Semarang.Prosesi Sang SinProsesi Sang Sin diikuti oleh para umat, pengurus dan abdi para Dewa-Dewi yang ada di Klenteng Tay Kak Sie, selain itu banyak pula masyarakat umum yang ikut dalam prosesi ini, baik hanya sekedar ingin melihat keunikan prosesi ini.Prosesi Sang SinSetelah Prosesi Sang Sin paginya di lanjutkan bersih-bersih patung dan altar yang dimulai dengan pembersihan patung 3 Budha terdiri dari Satia Muni, Amitaba dan Ya Kok Soe. Kemudian patung dewi Kwan In yang di samping kanan kirinya di kawal oleh Sam Po Tay Djien dan Thian Siang Seng Boo atau yang lebih dikenal dengan 18 arhat maksudnya mereka adalah 18 pengawal dewi yang jago bertarung  dan siap membantu dewi Kwan In setiap saat.Prosesi Sang SinTidak ketinggalan dewa-dewi lain yang ada pada  Klenteng Tay Kak Sie juga semua di bersihkan. Pada acara bersih-bersih Klenteng Tay Kak Sie ini tiap-tiap dewa-dewi ada petugas atau umat yang secara berkelompok-kelompok membersihkan altar atau patung  dewa sendiri-sendiri. Acara ini biasanya dilaksanakan setahun dua kali. Pertama waktu menghadapi hari Raya Imlek dan keduanya waktu hari ulang tahun Klenteng Tay Kak Sie.Prosesi Sang SinPada hari Raya Imlek yang di laksanakan pada tanggal 25 Januari 2020 dilaksanakan pada pagi hari tanggal 24 Januari 2020 dimulai pukul 00.00 wib yang diikuti oleh para umat Klenteng Tay Kak Sie. Mereka mengikuti yang disebut Sembayang Tian.Prosesi Sang SinDengan urutan petugas menyiapkan dan memandu umatnya untuk sembayang Tian. Mulai dari membunyikan tabur dan genta yang ada di dalam Klenteng Tay Kak Sie, petugas itu antara lain pimpinan upacara dan para pendampingnya, kemudian petugas upacara membagikan dupa.Prosesi Sang SinKlenteng Tay Kak Sie merupakan klenteng terlengkap dewa-dewinya di Semarang, dimana ada 29 dewa-dewi yang menghuni klenteng ini. Dan di dalam klenteng ini ada no urutnya serta ada petugas sendiri-sendiri untuk mengurusinya.Prosesi Sang SinSelain minta keselamatan, ketentraman dalam diri manusia ada harapan doa yang khusus dimana minta agar negara Indonesia dijauhkan dari mara bahaya, aman dan tentram bagi warganya. Selain itu agar bumi, udara, air dan api juga selalu berteman dengan manusia.Prosesi Sang SinBiasanya pada hari Raya Imlek, mereka bersilaturahmi kepada keluarga dan handai taulan dengan makan bersama-sama, suasana gembira sangat menyelimuti hari Raya Imlek dapat dirasakan oleh tidak hanya yang merayakan tetapi juga yang ada disekitarnya juga. Selamat Hari Raya Imlek 2571. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here