Ritual Api Abadi Mrapen 2018 merupakan sebuah rangkaian dalam Tri Suci Waisak 2562 BE/2018 yang dilaksanakan di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan atau lebih familiar dimata masyarakat sebagai api abadi Mrapen yang tahun ini dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2018.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Acara Ritual Api Abadi Mrapen 2018 Tri Suci Waisak 2562 BE/ 2018 juga merupakan Puja Bhakti pensakralan Api Alam yang diikuti oleh para Sangha dan Rohaniwan-Rohaniwan serta Majelis-Majelis Agama Budha dan LKBI secara bergantian.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Majelis-majelis Agama Budha yang datang dalam prosesi kali ini antara lain:

  1. Parasadha Buddha Dhrama Michiren Shosu Indonesia (PBDNSI)
  2. Bhiksuni Maitari Kusala Mahayana.
  3. Tridharma Martrisia
  4. Kasogatah
  5. Majelis Umat Buddha Theravada (Majubuthi)
  6. Majelis Buddha Maharikaya Indonesia (MBMI)
  7. Majelis Pandita Buddha Maitreya

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Rangkaian prosesi doa dilakukan mulai pukul 10.00 wib hingga memasuki puncak acara pengambilan Api Dhamma Tri Suci Waisak 2562 BE/ 2018 sekitar pukul 12.00 wib yang berlangsung khitmat serta sesuai jadwal yang di acarakan oleh panitia.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Tahun ini perayaan Waisak 2562 BE / 2018 memakai tema “Transformasikan Kesadaran Delusi Menjadi Kesadaran Murni” dengan sub tema “Marilah Kita Bersama-sama Berjuang Mengalahkan Sang Ego”

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Tema dan sub tema tersebut mengandung makna dan pengharapan yang besar bagi Bangsa Indonesia agar selalu menjaga kebersamaan sehingga kita menjadi bangsa yang utuh dan damai. Bangsa Indonesia adalah bangsa multi culture yang mempunyai ragam agama, salah satunya agama Budha, sehingga kita membutuhkan kerukunan, kedamaian dan kesejahteraan untuk rakyat Bangsa Indonesia.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Api dalam ritual Agama Buddha senantiasa melahirkan pencerahan dan kesadaran dalam kehidupan ini, dengan lambang apai ini Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) berupaya menjadikan kebersamaan dan kerukunan hidup umat beragama yang dilandasi oleh cinta kasih dan welas asih sehingga menjadi lambang semangat pada aktivitas Buddha Dharma di Indonesia.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Pengambilan Api Abadi Mrapen kali ini dilakukan secara bersamaan antara lain, Majelis-Majelis Agama Buddha, LKBI beserta para pejabat Pemerintahan Grobogan.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Setelah Ritual Api Abadi Mrapen 2018 ini, Api Alam Tri Suci Waisak 2562 BE/2018 ini akan disemanyamkan di candi Mendut yang nantinya bersamaan dengan Air Suci dari Umul Jumprit, Kabupaten Temanggung disakralkan oleh para Shangha dan Rohaniwan, Majelis-Majelis Agama Buddha dan LKBI yang nantinya akan dipersembahkan di candi Borobudur.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Makna yang terkandung dalam Tri Suci Waisak kali ini mengingatkan kembali kepada kita, bahwa Buddha mengajarkan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan dan perjuangan menuju kesempurnaan. Jalan kesempurnaan ini adalah jalan utama  yang harus ditempuh tanpa tipu daya, keserakahan, kebencian dan tanpa kebodohan.

Ritual Api Abadi Mrapen 2018, Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, culture, api suci

Tak ada yang sia-sia, jika hidup kita selalu dimaknai dengan perjuangan untuk mencapai kebahagian dan kebebasan sempurna, seperti yang dicontohkan oleh Sang Buddha. Jalan yang penuh kebijaksanaan, penuh cinta kasih, kasih sayang, simpati terhadap kebahagiaan orang lain serta jiwa dan rohani yang seimbang. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here