myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Salam hangat, sehat dan sejahtera. Keberagaman seni budaya yang dimiliki Bangsa Indonesia memang tiada batas dan terus berkembang sampai sekarang, dan ini merupakan kekayaan alam Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain di muka bumi ini. Semua keberagaman ini diperlihatkan dalam sebuah pagelaran di Semarang bertajuk Semarang Night Carnival 2019 yang merupakan sebuah pagelaran seni budaya dalam wujud pawai budaya yang diikuti oleh 69 difile yang terdiri dari anggota Asosiasi Pemerintah Kota se Indonesia (Apeksi) maupun BUMN/BUMD.Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019Pagelaran ini ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang yang digelar pada tanggal 3 Juli 2019, mulai pukul 18.30 wib sampai selesai. Sedangkan rutenya mulai dari Jl. Imam Bonjol, Jl. Piere Tendean menuju Jl. Pemuda dan berakhir di gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda Semarang.Semarang Night Carnival 2019Pada tahun ini Semarang Night Carnival 2019 mengusung tema “Pelangi Nusantara” yang mempunyai makna gambaran tentang keberagaman seni budaya yang di miliki oleh Bangsa Indonesia mulai dari suku,ras, agama dan golongan. Walaupun Bangsa Indonesia berbeda-beda tetapi tetap satu dalam satu naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam wujud Bhineka Tunggal Eka.Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019“Acara Semarang Night Carnival 2019 ini merupakan event yang ke 9 kali, yang 3 tahun terakhir sudah berlabel International, yang kali ini juga diikuti oleh negara-negara luar negeri seperti Tiongkok, Belanda, Jerman dan Australia dan yang lebih keren lagi pagelaran ini dikuti oleh 98 anggota Apeksi”, ujar Hendrar Prihadi selaku Walikota Semarang.Semarang Night Carnival 2019Jumlah partisipasi peserta meningkat tajam dari tahun ketahun, dimana tahun kemarin hanya diikuti oleh 786 peserta, tahun ini diikuti oleh 4028 peserta. Sebuah lonjakan tajam yang sangat menguntungkan bagi pagelaran ini. Dan ini di yakini trend jumlah peserta akan terus meningkat tiap tahunnya.Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019Kota Semarang menjadi kota yang lebih baik, dengan pagelaran ini kota Semarang membuat tontonan di malam hari tentang keberagaman seni budaya Indonesia yang menjadi ajang pertukaran budaya dari Sabang sampai Merauke”, ujar Airin Rachmi Diany selaku ketua Apeksi dan Walikota Tangerang Selatan.

Semarang Night Carnival 2019Pada tahun ini kebetulan ada Rakernas Apeksi yang dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 6 Juli 2019, sehingga Semarang Night Carnival 2019 mempunyai keuntungan dari jumlah pesertanya, dimana semua anggota Apeksi ikut serta dalam pagelaran ini disamping dari BUMN/BUMD.Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019Sedangkan peserta dari luar itu semua, ada dari Kota Salatiga, Jember, Jepara, Menado, Papua dan Pemalang. Dari ini semua membuat Semarang Night Carnival 2019 mampu menuju tarap Internastional, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing/lokal terhadap kota Semarang.Semarang Night Carnival 2019Peserta Semarang Night Carnival 2019 terbagi menjadi 4 defile atau tema, dimana ada defile Wayang yang terdiri dari Pulau Jawa dan Bali, kemudian defile Indonesia Timur yang diwakili Pulau Sulawesi, NTB dan Papua, kemudian defile Sumatra dan defile Burung Enggang (Pulau Kalimantan).Semarang Night Carnival 2019

 Semarang Night Carnival 2019“Keberagaman seni budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke dipertontonkan di Semarang Night Carnival 2019 ini, yang tidak hanya menggambarkan perbedaan suku,ras, agama dan golongan tetapi yang terlihat jelas adalah keberagaman busana adat, lagu maupun tari-tariannya. Semua ini adanya hanya di Indonesia”, ungkap Eleonora Sulistiyani, salah satu pengunjung pagelaran ini. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here