myimage.id | Sesaji rewanda dan napak tilas Sunan Kalijaga merupakan suatu tradisi budaya yang di lakukan oleh warga Desa Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah yang intinya adalah mengingatkan kembali akan perjuangan Sunan Kalijaga dalam sejarahnya mencari kayu jati yang di gunakan untuk soko guru bangunan Masjid Demak yang dalam perjalanannya di bantu oleh para kera.

sesaji rewandaAcara ini sudah di lakukan oleh warga desa Kandri selama puluhan tahun dan dengan hasil swadaya sendiri, baru pada tahun 2002 pemerintah Kota Semarang membantu mewujudkan acara ini menjadi lebih bagus dan tertata rapi, bahkan acara ini menjadi bagian dari ikon budaya Kota Semarang. Acara ini biasanya di lakukan setelah sepekan hari Raya Idul Fitri atau tiga hari setelah Syawalan yang pada tahun ini di laksanakan pada tanggal 5 Juli 2017 jam 9.00 wib.

sesaji rewanda

Sebelum acara  sesaji rewanda dan napak tilas Sunan Kalijaga di mulai dilakukan semacam doa yang dipimpin oleh salah satu budayawan kota Semarang (Marsudiono) yang mengharapkan agar acara ini berlangsung sesuai dengan harapan mereka tanpa ada aral merintang dari awal sampai akhir.

sesaji rewanda

Acara sesaji rewanda dan napak tilas Sunan Kalijaga di tandai dengan arak-arakan yang diawali dengan replica kayu jati sepanjang kurang lebih 8 meter yang disamping kanan kirinya digambarkan diusung oleh para kawan Sunan Kalijaga beserta anak-anak dengan dandanan monyet.

sesaji rewanda

Di belakangnya ada empat gunungan. Pertama gunungan yang terbuat dari buah-buahan dan hasil panen pertanian desa kandri. Disini di gambarkan bahwa warga desa Kandri mengucapkan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa bahwa hasil pertanian mereka melimpah.

sesaji rewanda

Kemudian diikuti oleh gunungan tumpeng dari nasi kuning lengkap dengan lauk pauknya. Setelah itu gunungan berupa kupat dan lepet dan di belakangnya kembali gunungan dari buah-buahan dan hasil pertanian. Terakhir gunungan sego ketek yang berisi nasi dan lauk pauk tahu dan tempe yang di bungkus dengan daun jati.

sesaji rewanda

sesaji rewanda

 

Kesemua gunungan ini di bawa ke pelataran tempat wisata Gua Kreo di mana disini nanti semua gunungan ini akan di bagikan oleh masyarakat yang mengikuti acara ini. Sebelum acara itu semua diawali dengan tari-tarian yang menggambarkan perjalanan Sunan Kalijaga atau napak tilas Sunan Kalijaga dalam mencari pohon jati yang mau digunakan sebagai soko guru di Masjid Demak dengan segala rintangannya yang dalam perjalanannya di bantu oleh para kera hitam, merah kuning dan putih.

sesaji rewanda

sesaji rewanda

Setelah itu di lakukan pemotongan tumpeng dan di lanjutkan rebutan gunungan nasi ketek yang ramai sekali di perebutkan oleh warga dan penikmat acara ini.

sesaji rewanda

sesaji rewanda

sesaji rewanda

Acara sesaji rewanda dan napak tilas Sunan Kalijaga terakhir berupa peletakan gunungan buah-buahan dan hasil pertanian untuk para kera. Ini di lakukan untuk menjaga keseimbangan alam dengan manusia.

sesaji rewanda

Tujuan dari semua rangkaian acara ini adalah sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan keselamatan desa Kandri, napak tilas Sunan kalijagamencari kayu jati untuk Masjid Demak serta memberikan makan monyet untuk menjaga keseimbangan alam di Gua Kreo. (Soebijanto/reog biyan)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here