myimage.id | Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018 merupakan sebuah perayaan hari Suci bagi umat Buddha yang puncaknya dilaksanakan di Candi Borobudur. Sebelum perayaan puncak ini, umat Buddha melaksanakan rangkaian Tri Suci Waisak yang diawali dengan pengambilan Api Suci di Mrapen dan Prosesi Air Suci di Umbul Jumprit yang keduanya di semayamkan di Candi Mendut yang kemudian pada puncaknya di bawa ke Candi Borobudur untuk dipersembahkan kepada Dewa dan Bodhisatva.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Tahun ini Perayaan Waisak 2562 BE / 2018 memakai tema “Transformasikan Kesadaran Delusi Menjadi Kesadaran Murni” dengan sub tema “Marilah Kita Bersama-sama Berjuang Mengalahkan Sang Ego” tepatnya dilaksanakan pada tangal 29 Mei 2018.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Budhisme memiliki posisi yang unik di dalam sejarah kehidupan manusia. Keinginan, keegoisan, napsu angkara merupakan sumber dari segala kesulitan hidup manusia di dunia ini. Semua kejahatan dan keburukan dapat ditelusuri dari pandangan buruk manusia dengan segala perbedaannya, yang harus disikapi dengan kebaikan terhadap diri kita sebagai manusia seutuhnya.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Delusi adalah penyebab penderitaan dan kepalsuan yang harus dihindari dengan pikiran yang bijaksana, karena ini merupakan proses dalam kehidupan. Banyak hal-hal negartif  yang tumbuh subur di lingkungan kita yang pada jaman sekarang muncul di dunia media social, banyak sekali berita –berita negatip yang munculkan masalah-masalah buruk.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Sesuai ajaran Sang Buddha Gautama, umat Buddha harus menghilangkan perkataan dan perbuatan yang negatif, menuju kesempurnaan kebajikan yang dilakukan  di dalam dirinya dengan cara menghilangkan derita dan kebodohan yang ada di masyarakat dengan cinta kasih tulus di dalam hati dan pikirannya.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Momentum Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018 ini merupakan momentum yang sangat baik sekali untuk merenungkan diri kita secara keseluruhan. Dengan demikian kita mampu mengendalikan jati diri kita serta akan menemukan substansi diri kita. Ajaran kebaikan Sang Buddha Gautama memberikan gagasan karakter bangsa Indonesia melalui umat Buddha Indonesia untuk lebih mengedepankan jati dirinya yang nantinya bisa menjadi manusia sejati, sehingga menimbulkan  rasa perdamaian.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Dengan Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018 ini juga mengharapkan suasana kebatinan yang ada di manusia Indonesia akan selalu melekat rasa perdamaian untuk menuju kepada kesejahteraan bangsa Indonesai secara keseluruhan.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Dengan tema kali inilah maka segala ego yang ada di dalam diri kita harus dikendalikan sehingga kita perlu menghindari kekerasan, pelecehan, provokatif dan penyebaran berita negative itu hilang, digantikan dengan rasa saling menyayangi sesama manusia.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018Candi Borobudur merupakan peninggalan bersejarah yang menjadi sentral penyelenggaraan Waisak selama ini, yang sangat berpegaruh terhadap penyebaran dan perkembangan agama Buddha di Indonesia, serta memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap bangsa Indonesia.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur 2018, culture, waisak 2018

Dengan pikiran murni manusia yang di ajarkan Sang Buddha maka semua kejahatan dan keburukan yang ada di dalam manusia akan bisa dihindari yang diwujudkan dengan tindakan-tindakan baik kepada bangsa, masyarakat, keluarga dan diri kita, sehingga akan terwujud situasi batin yang indah dan nyaman bagi kita manusia. (Soebijanto/reog biyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here