myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddaya. Dalam istilah Budaya Jawa ada istilah pergantian tahun yang dikenal dengan nama bulan “Suro” yang selalu menjadi momentum untuk mawas diri maupun intropeksi terhadap pribadi kita, bahkan memasuki bulan Suro banyak masyarakat Jawa melakukan tirakat untuk mencari apa yang diinginkan. Salah satunya dengan mengadakan  kegiatan Suro Bulan Kebudayaan 2018 yang merupakan penutup seluruh rangkaian kegiatan selama bulan Suro melalui acara seni dan budaya yang dilakukan oleh para pemerhati dan penggiat seni yang ada di Kota Solo.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureAcara ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 11 Oktober 2018 pada pukul 19.30 wib sampai selesai di Museum Radya Pustaka, Jl. Slamet Riyadi 275 Solo, yang pada tahun ini mengambil tema “Nutup Bulan Suro”.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureDalam filosofi Jawa selalu menginginkan keharmonisan dan keselarasan dalam kehidupan yang berkonsep mamahayu hayuning bawono dan selalu menjadi landasan budi pekerti dalam setiap tindakan yang dilakukan manusia di dunia ini.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureSuro Bulan Kebudayaan 2018 merupakan sebuah tradisi budaya Jawa yang dari dulu sampai sekarang masih terpelihara dan berjalan dengan baik di dalam masyarakat Jawa terutama Solo.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureSetiap tindakan manusia terutama orang Jawa selalu bermuara dalam membawa kebahagiaan dan keselarasan dunia. Dalam konteks inilah kita harus dapat mengolah rasa dan budi yang mempunyai arti kita mengambil hikmah dalam setiap kejadian di dunia ini.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureMasyarakat harus memiliki spirit dan motivasi untuk menjaga dan melestarikan budaya sebagai roh di bulan Suro, sebagai symbol Bulan Budaya sehingga akan menciptakan kecintaan akan Budaya Indonesia khususnya Budaya Jawa.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureDalam satu bulan penuh di Pagelaran Seni Suro Bulan Kebudayaan 2018, gaungnya dapat dirasakan bersama, dimana masyarakat ikut dalam seni dan budaya, sehingga kesadaran masyarakat untuk memiliki seni dan budaya dapat dikembangkan terus, walaupun bulan Suro pada hari ini berakhir, namun kegiatan untuk eksplorasi budaya jangan berhenti.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureSuro Bulan Kebudayaan 2018 ini sangat berguna bagi masyarakat dalam mengekspresikan para penggiat dan pemerhati seni budaya yang memiliki konsistensi dan konsekuensi yang tinggi dalam mengisi kegiatan-kegiatan yang telah dialokasikan tiap tahunnya dalam Bulan Suro yang dicanangkan sebagai Bulan Budaya.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureKegiatan ini sangat bermanfaat bagi Kota Solo sebagai Kota Budaya yang memiliki kreatifitas dan inovasi terhadap kegiatan-kegiatan sebi budaya sehingga Kota Solo yang sesungguhnya banyak diisi oleh even-even budaya yang telah berlangsung selama ini.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureDiharapkan di Bulan Suro ini banyak diisi oleh kegiatan-kegiatan yang berbasis tradisi, baik dari penggiat seni dan pemerhati budaya yang berkolaborasi sehingga kegiatan budaya ini terkondisi di dalam masyarakat. Makna dan filosofinya harus dilestarikan agar seni dan budaya benar-benar ada berkat dorongan masyarakat.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureDukungan penuh terhadap para pemerhati dan penggiat budaya tidak hanya dari pemerintah Solo saja tapi juga dari masyarakat umum, ini yang lebih penting, dimana harus melakukan inovatif dan kreasinya tanpa henti yang berdampak luas terhadap pariwisata.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureBagaimana menarik wisatawan lokal maupun asing dengan kegiatan-kegiatan seni dan budaya ini dalam bulan Suro sebagai bulan kebudayaan. Ini adalah satu hal yang sangat istimewa di kota Solo yang mungkin tidak ada di kota lain.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureSuro Bulan Kebudayaan 2018 diramaikan dengan pertunjukan seni dan budaya yang sudah lama hadir maupun baru lahir di kota Solo, seperti Srihadi Bismo, Boby Independent Expression, Retno “Eno” Sulistyorini, Diego Leonard De Olivera, Wisnu HP, Nungki Nurcahyani, Barong UNISRI dan Otnil Tasman “Seblaka Sesutane”.Suro Bulan Kebudayaan 2018, cultureApa yang dilakukan dengan seni dan budaya ini dapat diambil nilai-nilai dan manfaatnya, baik dari segi bidang pariwisata maupun yang lainnya, selain itu juga sebagai bagian dari inspirasi bagi kreatifitas terutama bagi seniman maupun masyarakat Solo, ujar Kinkin Sultanul Hakim, SH, MM selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta. (Soebijanto/reog biyan)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here