myimage.id | Om Swastiastu, Namo Buddhaya. Sugeng enjang sedherek-sedherek. “Suro” dalam istilah budaya Jawa merupakan pergantian tahun yang bagi orang Jawa menjadi sebuah momentum untuk mawas diri dan intropeksi dengan melakukan tirakat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Semua ini terlihat dalam Suro Bulan Kebudayaan 2019 yang merupakan sebuah event yang dilaksanakan pada bulan Suro melalui kegiatan seni budaya yang dilakukan oleh para seniman yang ada di Kota Solo.Suro Bulan Kebudayaan 2019Rangkain acara ini dimulai dari awal bulan Suro (Mapag Suro) dengan event Srawung Seni Sakral, kemudian dipertengahan di bulan purnamasuro tanggal 15 suro diisi dengan Festival Semarak Singo Barong dan kemudian ditutup dengan event Nutup Suro dengan pagelaran Suro Bulan Kebudayaan.Suro Bulan Kebudayaan 2019Pada pagelaran ini sajian pertunjukan tidak hanya dari seni tradisi saja, tetapi ada juga dari sisi kontemporer juga sajian seni rakyat. Ini semua merupakan bentuk usaha Pemkot Surakarta dalam mewujudkan Kota Solo sebagai Kota Kebudayaan melalui program 3WMP (Waras, Wasis, Wareg, Mapan dan Papan) sehingga menjadi kota yang mandiri, adil dan sejahtera.Suro Bulan Kebudayaan 2019Nutup Suro dalam event Suro Bulan Kebudayaan 2019 diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Kebudayaan di Halaman Balaikota Surakarta pada hari Senin, tanggal 30 Sepetember 2019, mulai pukul 19.30 wib sampai selesai.Suro Bulan Kebudayaan 2019Acara di buka oleh Walikota Surakarta yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim, SH, MM yang dalam sambutannya menyatakan, “melestarikan, mengembangkan, memanfaatkan dan membina seni budaya tradisi merupakan kewajiban bagi Pemkot Surakarta, salah satunya dengan menyelenggarakan event ini tiap tahunnya, dengan harapan Kota Solo semakin maju dan masyarakatnya peduli terhadap seni budaya tradisi”.Suro Bulan Kebudayaan 2019Suro Bulan Kebudayaan 2019 pada tahun ini lebih menekankan pada pertunjukan “Pagelaran Kesenian Rakyat” dalam artian, apa yang ditampilkan dievent ini semua merupakan kesenian tradisi yang sering sekali ditampilkan di masyarakat khususnya Jawa Tengah. Makna dan filosofisnya dilakukan agar kesenian rakyat ini benar-benar ada, berkat dorongan dari masyarakat.Suro Bulan Kebudayaan 2019Pagelaran Kesenian Rakyat yang ditampilkan diantaranya Tari Dolalak dari Kabupaten Purworejo, Kethek Ogleng dari Kabupaten Wonogiri, Tari Zippin dari Kabupaten Demak, Sintren dari Kabupaten Pekalongan, Barongan dari Kabupaten Blora dan didukung oleh seniman-seniman dari Kota Surakarta.Suro Bulan Kebudayaan 2019Event ini digelar yang pada tahun ini memasuki tahun ke 8, sejak pertama kali diselenggarakan pertama kali pada tahun 2011. Sebuah event yang layak mendapat apresiasi dari semua pihak. Apresiasi penonton sangat besar dalam pertunjukan ini, semakin malam penontonnya malah semakin banyak, mereka datang tidak hanya dari Kota Solo saja tetapi banyak juga dari luar kota seperti Semarang, Ungaran, Boyolali, Sragen dan Yogyakarta.Suro Bulan Kebudayaan 2019Sebuah event yang melibatkan seluruh potensi yang ada di Kota Solo khususnya yang berhubungan dengan seni budaya. Kesadaran masyarakat untuk memiliki seni budaya dapat dikembangkan terus, walaupun bulan Suro hari ini sudah berakhir, namun kegiatan untuk eksplore seni budaya jangan sampai berhenti.Suro Bulan Kebudayaan 2019Dukungan penuh terhadap pemerhati dan penggiat seni budaya tidak hanya dari Pemkot Surakarta, tetapi juga dari masyarakat umum, hal ini sangat penting karena semua harus melakukan inovasi dan kreasi yang semuanya ini berdampak pada sektor Pariwisata khususnya Kota Surakarta.Suro Bulan Kebudayaan 2019Selain itu, event ini juga bisa diambil nilai dan manfaatnya sebagai bagian dari inspirasi untuk berkreatifitas yang inovatif terutama dari para seniman maupun masyarakat Kota Surakarta yang mempunyai spirit untuk melakukan semua ini.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here